<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291</id><updated>2011-12-11T18:22:27.564-08:00</updated><category term='PENGETAHUAN'/><category term='TUTORIAL BLOG'/><category term='HEALTH'/><category term='INFO BISNIS'/><category term='GALLERY LUKISAN'/><title type='text'>jhonkarto</title><subtitle type='html'>bisnis, tutorials, gallery, deabetes, service, ranking, tools</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>67</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-5320855800705247262</id><published>2009-11-10T07:55:00.000-08:00</published><updated>2009-11-10T08:01:54.416-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TUTORIAL BLOG'/><title type='text'>CARA MEMBUAT AUTO BLOG</title><content type='html'>Cara membuat auto blog memang tidak gampang, jika kita tidak tahu bagaimana cara membuatnya.
sesuai namanya,dengan autoblog tentu kita gak usah capek capek mikir atau nulis,tinggal masukkan target keyword yang kita inginkan,dan semua sudah berjalan otomatis dengan autoblog,bahkan walau saat kita tidur atau jongkok ditoilet pun blog kita akan terisi konten otomatis.
yang lebih menggembirakan adalah fasilitas ini 100% gratis.
sangat cocok untuk orang malas kayak saya hehehe
Yang perlu di siapkan adalah sebuah domain.
ingat.Domain gratisan tidak diperbolehkan
selanjutnya,kita gunakan layanan gratis dari &lt;a href="http://seoparking.com/"&gt;seoparking.com&lt;/a&gt;
silahkan meluncur untuk register
proses registrasinya juga cukup mudah kok
setelah proses registrasi selesai,silahkan login
dan memulai langkah langkah setting&lt;span class="fullpost"&gt;1. park new domain
   2. park single domain
   3. domain category silahkan pilih kategori
   4. domain: silahkan isi nama domain mu.Tanpa http dan tanpa www
   5. domain acces: pilih both method
   6. site title: pilih judul webmu
   7. auto post keyword: isi dengan keyword pilihanmu.Artikel nya nanti akan menyesuaikan dengan keyword
   8. selanjutnya isi diskripsi blogmu
   9. pilih templat
  10. contac email: isi aja dengan emailmu
  11. show contact form,show rss feed,show site map,show privacy :untuk pilihan ini terserah anda,boleh dicenteng atau enggak
  12. blogroll untuk menambah blogroll
  13. sidebar ad code,top ad code dan bottom ad code bisa di isi javascribt atau code html/ untuk iklan
  14. google verify webmaster tool: bisa dikosongkan dulu,atau isi langsung meta tag verify dari webmaster tool
  15. langkah selanjutnya silahkan pilih sesuai kebutuhan,berapa artikel perhari misalnya.,

nanti bisa di edit lagi
langkah terakhir tekan parkdomain Nah sekarang untuk mengetahui arah ns server untuk domain kita,
lihat sidebar sebelah kiri dan pilih my parket domain
cari tulisan verifi dns
nah arahkan ns server di pengaturan domain ke ns server tersebut.
selesai
contoh hasilnya,silahkan lihat &lt;a href="http://theclaycoopershow.com/"&gt;disini&lt;/a&gt;
selamat mencoba

    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-5320855800705247262?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/5320855800705247262/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/11/cara-membuat-auto-blog.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/5320855800705247262'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/5320855800705247262'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/11/cara-membuat-auto-blog.html' title='CARA MEMBUAT AUTO BLOG'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-3683190636133091473</id><published>2009-08-14T11:57:00.000-07:00</published><updated>2009-08-14T12:31:17.887-07:00</updated><title type='text'>Gathering crew ok ( bedah sentral )</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SoW6NAjaPII/AAAAAAAAAI0/gQJsui7B7DY/s1600-h/iskak.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SoW6NAjaPII/AAAAAAAAAI0/gQJsui7B7DY/s320/iskak.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5369902863358770306" /&gt;&lt;/a&gt;
Pada tanggal 8 – 9 Agustus 2009 ada acara ngumpul bareng crew ok rsu dr. iskak tulungagung bekerja sama dengan kalbe, yang bertempat di villa agrowisata batu – malang. &lt;span class="fullpost"&gt;
berangkat  tanggal 8 sore berangkat ke kota batu terbagi menjadi 5 rombongan. Adapun agenda acara dalam pertemuan ini antara lain : sambutan, pemaparan produk dari kalbe oleh bapak riko, Tanya jawab dan yang terakhir game. Walaupun di suasana pegunungan yang dingin tapi acara ini sangat meriah sekali. 

    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-3683190636133091473?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/3683190636133091473/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/08/gathering-crew-ok-bedah-sentral.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/3683190636133091473'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/3683190636133091473'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/08/gathering-crew-ok-bedah-sentral.html' title='Gathering crew ok ( bedah sentral )'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SoW6NAjaPII/AAAAAAAAAI0/gQJsui7B7DY/s72-c/iskak.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-3151365300534847117</id><published>2009-07-13T08:40:00.000-07:00</published><updated>2009-07-13T08:43:35.905-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENGETAHUAN'/><title type='text'>Wuku Jawa</title><content type='html'>Wuku adalah perlambang dari sifat-sifat manusia yang dilahirkan pada hari-hari tertentu seperti layaknya horoskop atau perbintangan yang kita kenal, Dalam satu wuku, pertemuan antara hari pasaran dan hari pekan sudah pasti. Misalkan hari Sabtu-Pon terjadi dalam wuku Wugu. Menurut kepercayaan tradisional orang Bali dan Jawa, semua hari-hari ini memiliki makna khusus.
1. Sinta ..dewanya sangyang Yamadipati = seperti pendita, wataknya seperti raja,  tingkahnya banyak, keras, bahagia, kaya harta benda. Memanggul tunggul = mempunyai kesenangan hidup. Kaki belakang direndam dalam air = perintahnya panas depan dingin belakang. Pohonnya : Kendayakan = jadi pelindung orang sakit, orang sengsara dan orang minggat.Burungnya : Gagak = mengerti petunjuk gaib. Gedungnya didepan = memperlihatkan kekayaannya, pradah hanya lahir. Bahayanya : Setengah umur. Tangkalnya : selamatan nasi pulen beras sepitrah dikukus, lauknya daging kerbau seharga 21 keteng dimasak pindang, membelinya tidak menawar. Selawatnya 4 keteng. Doanya : Tolak bilahi. Candranya : Endra = gemar bertapa brata, angkuh, suka kepada kepanditan. Ketika kala wuku berada ditimu laut, selama 7 hari tak boleh mendatangi tempat kala.&lt;span class="fullpost"&gt;
2. Landep .dewanya sangyang Mahadewa = bagus rupanya, terang hatinya, gemar bersemadi. Kakinya direndam dalam air  = perintahnya keras didepan kendur  dibelakang, kasih sayang. Pohonnya : Kendajakan = jadi pelindung orang sakit, orang sengsara dan orang minggat. Burungnya : Atatkembang = jadi kesukaan para agung, jika menghambakan diri jadi kesayangan. Gedungnya didepan = memperlihatkan kekayaannya, pradah hanya lahir. Bahayannya : korobohan pohon. Tangkalnya : Selamatan tumpeng beras sepitrah dikukus. Lauknya daging rusa dicacah lalu dibakar. Selawatnya 4 keteng. Doanya : Kabul. Candranya : Surating raditya = tajam ingatannya, dapat mengerjakan segala pekerjaan, dapat menggrirangkan hati orang lain

3. Wukir .dewanya sangyang Mahayekti = besar hatinya, menghendaki lebih dari sesama. Tunggalnya : didepan = akhirnya hidup senang. Menghadapi air di jembung besar = baik budi pekertinya. Pohonnya : Nagasari = bagus rupaya, sopan-santun, jika bekerja dicintai oleh majikannya. Burungnya : Manyar = tak mau kalah dengan sesama, dapat mengerjakan segala pekerjaan. Gedungnya didepan = memperlihatkan kekayaannya, pradah hanya lahir. Bahayanya : dianiaya. Penangkalnya : selamatan nasi uli, beras sepritah dikukus, daging ayam ayam putih dimasak pakai santan dan sayur lima macam. Selawatnya 4 keteng. Doanya rajukna. Candranya : Gunung artinya jika didekati sulit dan berbahaya jika dilihat dari jauh menyedapkan pemandangan. Ketika kolo wuku berada ditenggara, dalam 7 hari tidak boleh mendatangi tempat kolo.

4. Kurantil .dewanya sangyang Langsur = pemarah. Memanggul tunggal = akhirnya mendapat kesenangan hidup. Air dalam jimbung besar disebelah kiri = serong hatinya. Pohonnya : Ingas = tak dapat untuk berlindung, karena panas. Burungnya : Salinditan = tangkas. Gedungnya terbalik didepan = murah hati. Bahayanya : jatuh memanjat. Penangkalnya : selamatan tumpeng beras sepitrah dikukus, lauknya daging ayam lereng dipecal. Selawatnya 7 keteng. Doanya : rajukna dan pina. Candranya : Woh-wohan = tak tentu rejekinya.Ketika kolo wuku berada dibawah, dalam 7 hari tak boleh turun dari gunung dan tak boleh menggali tanah.

5. Tolu. dapat menyenangkan hati orang lain, kalau marah berbahaya, tak dapat dicegah, Tunggulnya : dibelakang = kebahagiannya terdapat dibelakang hari. Pohonnya : Wijayamulya = sangat indah rupanya, tajam roman mukanya, tinggi adat-istiadatnya, teliti, suka pada kesunyian, selamat hatinya. Burungnya : Branjangan = riang tangan, cepat bekerjanya. Gedungnya didepan = suka memperlihatkan kekayaannya, pradah hanya lahir. Bahayanya = ditanduk atau disiung. Penangkalnya : selamatan nasi uduk beras sepitrah dikukus, lauknya daging ayam dimasak dengan santan. Selawatnya 3 keteng. Doanya : Kabul. Candranya : Wangkawa = angkuh, tidak tetap, suka bohong.Ketika kolo wuku berada dibarat-laut, dalam 7 hari tak boleh mendatangi tempat kala.

6. Gumbreg .dewanya sangyang cakra = keras budinya, segala yang dikehendakinya segera tercapai, tak mau dicegah, pengasih. Kakai sebelah yang didepan direndam dalam air = perintahnya dingin didepan, panas dibelakang. Pohonnya : beringin = jadi pelindung keluarganya, budinya tinggi. Burungnya : ayam hutan = liar, dicintai oleh para agung, suka tinggal ditempat sunyi. Gedungnya dikirikan = penyayang, jika marah taka sayang kepada harta bendanya. Bahayanya : tenggelam atau kejatuhan dalam. Tangkalnya : selametan nasi pulen beras sepitrah dikukus, lauknya daging ayam berumbun yang masih muda dan daun-daun 9 macam. Selawatnya 4 keteng. Doanya : Rajukna. Candranya : Geter nekger ing wijati = hening pikirannya, perkataannya nyata redhoan.Ketika “kala wuku” berada di Selatan menghadap utara, dalam 7 hari tidak boleh memandang wajah kala.

7.  Warigalit,  dewanya sangyang asmara = bagus rupanya sering lawin, cemburuan, sedihan hati, sulit dijalani, tidak mau berhenti. Pohonnya : sulastri = bagus rupanya, banyak yang cinta. Burungnya : kepodong – cemburuan, tak suka berkumpul dengan orang banyak. Bahayanya : tersangkut suatu perkara. Tangkalnya : selametan nasi urap beras sepitrah dikukus, lauknya daging kerbau ranjapan (pembelian bersama-sama), dimasak getjok. Selawatnya 8 keteng. Doanya : tolak bilahi. Candranya : kaju kemladean ngajak sempal = dimana-mana dapat tumbuh. Ketika “kala wuku” berada diatas, dalam 7 hari tidak boleh mendatangani tempat kala.

8.  Warigagung , dewanya sanghyang mahajekti = berat tanggungannya, berkeinginan. Tunggulnya : dibelakang – rejekinya dibelakang hari. Pohonnya : cemara = rame bicaranya, lemah lembut perintahnya dan dihormati. Burungnya : betet = keras kemauannya, pandai mencari kehidupan. Gedungnya dua buah dibelakang  dan didepan = ichlasnya hanya setengah. Bahayanya : dimarahi temannya.Penangkalnya : selamatan nasi uduk bers sepitrah dikukus, lauknya daging bebek dimasak gurih dan daun-daunan 5 macam. Selawatnya 5 keteng. Doanya : rasul. Candranya : Ketug lindu = menepati perkataannya, jika marah menakutkan, tidak mau menerima takdir. Ketika “kala wuku” berada di utara menghadap ke selatan, dalam 7 hari tidak boleh mendatangani tempat kala.

9.  Julungwangi , dewanya sanghyang sambu = tinggi perasaannya, tidak boleh disamai. Mengahadap air dijembung = pradah ikhlasan, akan tetapi harus diperlihatkan harum = dicintai oleh orang banyak. Burungnya kutilang = banyak bicara dan perkataannya dipercayai orang, dicintai para pembesar. Bahayanya : diterkam harimau. Tangkalnya : selamatan nasi pulen beras sepitrah dikukus, lauknya daging ayam brumbun dan uang suwang (+/- 81 ½ sen). Selawatnya : kucing. Doanya Tolak bilahi. Candranya : kasturi arum angambar = segala kehendaknya belum terjadi telah tersiar banyak yang cinta.

10. Sungsang , dewanya sanghyang gana = pemaranh, gelap hati. Air dijebung didepannya +/- pradah, ikhlasan, harus diperlihatkan pemberiannya, banyak rejekinya. Pohonnya : tanganan = tak suka menganggur, keras budinya, suka kepada kepunyaan orang lain. Burungnya : nori = pemboros, jauh kebahagiaannya, murka. Gedungnya terbalik dibelakang = ikhlasan dengan tidak pakai perhitungan.  Bahayanya : kena besi. Tangkalnya : selamatan nasi megana dan tumpeng betas 2 pitrah, daun-daunan 9 macam dicampur dalam tumpeng. Selawatnya 10 keteng. Doanya : Kabul. Candranya : sekar wora-wari bang = besar amarahnya, tetapi mudah dicegah. Ketika “kala wuku” berada di timur dalam 7 hari tidak boleh mendatangani tempat kala.

11. Galungan , dewanya sangyang Komajaya = tetap hatinya, dapat melegakan hati susah, cinta pada perbuatan baik, jauh kepada perbuatan jahat. Memangku air dalam bokor =suka bersedekah, pengasih, sedikit rejekinya. Pohonnya : Tanganan  = ringan tangan, tak mau berhenti, keras budinya, suka kepada kepunyaan orang lain. Burungnya : Bido = besar nafsunya, murka. Bahayanya : berselisih.Penangkalnya : selamatan nasi beras sepitrah dikukus, lauknya daging kambing. Doanya : Selamat pina. Candranya : peksi wonten ing luhur = jika mencari hasil dengan menundukkan kepala, sebab gora-goda. Ketika kolo wuku berada di selatan daya, dalam 7 hari tak boleh mendatangi tempat kala.  

12. Kuningan, dewanya sangyang Indra = melebihi sesama, tinggi derajatnya. Pohonnya : Wijayakusuma = rupanya sangat indah, sangat puaka, tinggi budinya dan teliti, menghindari keramaian, selamat hatinya. Burungnya : Urang-urangan = cepat bekerjanya, lekas marah, pemalu. Gedungnya dibelakang, jendelanya tertutup = hemat. Bahayanya = diamuk..Penangkalnya : selamatan nasi punar beras sepitrah dikukus, lauknya daging kerbau membelinya beramai-ramai, digoreng. Selawatnya 11 keteng. Doanya : Kabul. Candranya : Garojogan = rame bicaranya, banyak bohong.Ketika kolo wuku berada di Barat, dalam 7 hari tak boleh mendatangi tempat kala.

13. Langkir, dewanya sangyang Kala menggigit bahunya sendiri = besar nafsunya, tidak sayang kepada badannya sendiri, yang melihat takut, buruk adat-istiadatnya, tidak mau menurut, murka, banyak larangan. Pohonnya : Ingas dan cemara tumbang = panas hati, tak boleh didekati orang, Penangkalnya : selamatan nasi uduk beras sepitrah dikukus, lauknyadaging kambing dan ikan dimasak pakai santan, sayuran secukupnya. Selawatnya 5 keteng. Doanya : Slametpina. Candranya : Redi gumaludug = bicaranya menakutkan, tetapi tidak mengapa. Ketika kolo wuku berada di selatan daya, dalam 7 hari tak boleh mendatangi tempat kala.  

14. Mandasia, dewanya sangyang Brama, kuat budinya, pemaran, tak mau memberi ampun, jika marah tak dapat dicegah, tegaan. Pohonnya : Asam = kuat dan dicintai orang banyak, jadi pelindung sengsara. Burungnya : Platukbawang = kuat budinya, cepat pekerjaannya, tidak sabaran. Gedungnya terguling didepan = hemat dan banyak rejekinya. Bahayanya : Kena api dan dijahili orang. Penangkalnya : selamatan nasi merah beras sepitrah dikukus, sayur bayam merah, daging ayam merah dipindang dan bunga setaman yang merah. Selawatnya uang baru 40 keteng. Doanya : Slamat. Candranya : Watu item munggeng papreman lan wreksa gung lebet tancepnya = sabar, tetapi jika marah kejam.Ketika kolo wuku berada diatas, dalam 7 hari tak boleh mendatangi tempat kala.  

15. Djulungpujut, dewanya sangyang guretno, = suka kepada keramaian, tersiar baik, mempunyai kedudukan yang lumayan. Menghendaki bukit = besar kemaunnya, tak suka diatasi, menghendaki memerintah. Pohonnya : Rembuknya = indah warnanya, tidak berbau, dimana-mana jadi kunjungan orang. Burung : Prijohan = besar kemauannya, halus budinya. Bahayanya : diteluhPenangkalnya : selamatan tumpeng beras sepitrah dikukus, daging ayam merah dipanggang, daun- daunan 9 macam. Selawatnya 30 keteng. Doanya : Balasrewu dan Kunut. Candranya : Palwa ing samodra = kesana-kemari mencari nafkah, rejekinya tidak kurang.Ketika kolo wuku, berada di utara dan selatan, dalam 7 hari tak boleh mendatangi tempat kala. 

16. Pahang, dewanya sangyang tantra = perkataannya melebihi sesama, tidak sabaran menepati janji. Jembungnya disebelah kiri dibelakangnya = suka jalan serong. Memanggul senjata tajam = waspada, kasar perkataannya, panas hati, suka bertikai. Pohonya : Kendayaan = jadi pelindung orang sakit, orang sengsara dan orang minggat. Burung : Cocak = gelatak bicaranya. Gedung telentang = boros.  Bahayanya : dianiaya.Penangkalnya : selamatan nasi uduk beras sepitrah, lauknya daging ayam dimasak sansan, daun-daunan 11 macem. Selawatnya 9 keteng. Doanya : Rasul.Candranya : Pulo katinggal saking tebih = tersiar semua tingkah lakunya, lahirnya suci, batinnya kotor, angkuh, selalu susah.Ketika kolo wuku berada di Barat-Laut dalam 7 hari tak boleh mengunjungi tempat kala.

17. Kuruwelut, dewanya sanhyang wisnu : tajam ciptanya, tinggi dan selamat budinya, melebihi sesama dewa. Memanggul : cakra = tajam hatinya, berhati-hati. Pohonnya : parijata = jadi pelindung dan besar kebahagiaannya. Burungnya : puter = jika berbicara mula-mula kalah, akhirnya menang, tidak pernah bohong, tidak suka terhadap perkataan yang remeh. Gedungnya didepan = memperlihatkan kekayaannya, puaka tak dapat dipermudah. Bahayanya : kena racun daun. Tangkalnya : selamatan bermacam-macam sayuran, jajan pasar, sekar boreh, tindihnya uang lama sebaranDoanya : tawil. Candranya : tirta wening = sedikit bicaranya, suci hatinya, diturut perintahnya, jadi tempat pengungsian. Ketika “kala wuku” berada diatas, dalam 7 hari tidak boleh mendatangi tempat kala. 

18. Mrakeh, dewanya sangsyang surenggana = tawakal hatinya, agak ingatan, berkesanggupan, berani kepada kesulitan. Tunggulnya membalik = lekas hidup senang. Pohonnya : Trengguli = buahnya tidak berguna. Tak mempunyai burung = tak boleh disuruh jauh, tentu mendapat bahaya. Gedungnya dipanggul = memperlihatkan pemberian. Bahayanya : tenggelam. Tangkalnya : selamatan nasi uduk, daging ayam mulus dimasak dengan santan dan bermacam-macam ketan. Selawatnya 100 keteng.Doanya : tolak bilahi. Candranya : pandam ageng amerapit = tawakal, mempunyai hati kasihan kepada orang miskin. Ketika “kala wuku” berada di utara, dalam 7 hari tak boleh mendatangi tempat kala.  

19. Tambir, dewanya sanghyang siwa = lahir dan batinnya berlainan. Pohonnya : Upas = tak dapat untuk berlindung, panas perkataannya. Burungnya : prenjak = sombong, suka membuat perkabaran yang mengherankan, tahu petunjuk gaib. Gedungnya 3 tertutup semua = lokek dan dengki, tak bisa kaya hanya cukup saja. Bahayanya : terkena pasangan. Tangkalnya : selamatan nasi pulen beras sepitrah diliwet, lauknya daging bebek dan ayam dipindang, kuah merah dan putih dan ketimun 25 buah. Selawatnya : pisau baja dan jarum satu. Doanya : slamet pina. Candranya : idune lir upas ratjun = dihargai semua perkataannya. Ketika “kala wuku” berada di barat daya, dalam 7 hari tidak boleh mengunjungi tempat kala.

20. Madangkungan, dewanya sanghyang basuki : ahli bicara, tawakal, tetap hatinya. Pohonnya : plasa = hanya jadi perhiasan hutan, tidak ada gunanya. Burungnya : pelug = suka tinggal di air, suka tinggal ditempat sunyi. Gedungnya di atas = mendewa-dewakan kekayaannya, tawakal, hemat. Bahayanya : dibunuh pada waktu malam. Tangkalnya selamatan nasi punar beras sepitrah dikukus, lauknya daging ayam kuning (wiring kuning) dan berumbun, digoreng, jenang merah pada waktu hari kelahirannya. Selawatnya : 5 keteng. Doanya : ngumur. Candranya : umajang kang tetabuhan = menepati perkataan, dan dapat menyenangkan hati orang lain. Ketika “kaa wuku” berada di timur, dalam 7 hari tak boleh mendatangi kala.

21. Maktal, dewanya sanghyang sakri = burus hatinya, baik pekerjaannya. Pohonnya : nagasari = bagus rupanya, lemah lembut tutur katanya, dicintai oleh pembesar. Burungnya : ayam hutan = liar dan tinggi budinya, banyak tanda-tandanya akan mendapat bahagia, suka tinggal ditempat sunyi. Gedungnya ditumpangi tunggal = kaya benda dan dihormati. Bahayanya = bertikai. Tangkalnya : selamatan nasi uduk, daging ayam dan bebek dimasak 2 macam, dipindang dan dimasak dengan santan, niatnya : ngrasul. Selawatnya 4 keteng. Doanya : rasul. Candranya : lesus awor lan pancawara = lebar pemandangannya, dalam pikirannya. Ketika “kala wuku” berada di timur laut, dalam 7 hari tak boleh mendatangi kala.

22. Wuje, dewanya betara kuwera = menggirangkan hati orang lain, perkataannya lurus dan mengherankan, singkat hati, tetapi sebentar baik. Memasang keris terhunus disebelak kaki = waspada dan tajam hatinya. Pohonnya : Tal = panjang umurnya, besar tanda kebahagiannya, kuat dan tetap hatinya. Burungnya : gogik = cemburuan, tak suka kepada keramaian. Gedungnya terlentang didepan = pengasih. Bahayanya : diteluh. Tangkalnya : selamatan jajan pasar secukupnya dan bermacam-macam ketan seharga sataksawe (+/- 10 sen). Yang dibeli dahulu madu untuk selanunggal rum arum = peteng hati, sukar dijalani, suka kepada bau harum, besar kehendaknya. Ketika “kala wuku “ berada di barat, dalam 7 hari tak boleh mendatangi tempat kala.

23. Manahil, dewanya sangyang Citragatra = menjunjung diri sendiri, dapat berkumpul ditempat ramai, angkuh, selalu bersedia-sedia untuk membela diri. Air dijembung dibelakangnya = Arum perintahnya, akan tetapi tak mempunyai pangkat. Memangku tombak terhunus = waspada dan tajam hatinya. Pohonnya : Tageron = sedikit faedahnya, liat hatinya. Burungnya : Sepahan = liar budinya, tajam pikirannya. Bahayannya : terkena senjata tajam.Penangkalnya : selamatan nasi liwet beras sepitrah, lauknya daging ayam dan ikan, sayuran secukupnya, sambal gepeng. Selawatnya 8 keteng. Doanya : Selamat tolak bilahi. Candranya : Trenggana abra ing wijit = sabar segala kemauannya, tak suka menganggur, banyak kemauannya.Ketika kala wuku berapa di Tenggara, dalam 7 hari tak boleh mendatangi tempat kala.

24. Prangbakat, dewanya sangyang Bisma = pemarah, tangkas, pemalu, memperlihatkan watak prajurit, menghendaki jadi pemimpin orang, lurus pembicaraannya, segala yang dikehendaki tak ada sukarnya. Kakinya kanan direndam dalam air jembung = perintahnya dingin didepan panas dibelakang. Pohonnya : Tirisan = panjang umurnya, cukup rejekinya, tetap pikiranya. Burungnya : urang-urangan = cepat kerjanya. Bahayanya : memanjat atu karena tingkahnya sendiri. Tangkalnya : selamatan nasi tumpeng beras sepitrah, lauknya daging sapi, dimasak bumbu manis, sayuran secukupnya. Selawatnya : pacul. Doanya : aelamat pina. Candranya : wesi trate pulasani = keras hatinya, cepat kerjanya, pemberi, jujur, belas kasihan. Ketika “kala wuku” berada dibawah, dalam 7 hari tak boleh turun dari gunung dan menggali tanah.

25. Bala, dewanya batari Durga = suka berbuat huru-hara, takut yang mendengar, jahil, suka bercampur dengan kejahatan, tak asa yang ditakuti, pandai sekali bertindak jahat. Pohonnya : cemara = ramai bicaranya, lemah lembut perintahnya dan dihormati. Burungnya : Ayam hutan = liar budinya, dicintai oleh pembesar, tinggi budinya, banyak tanda-tanda akan mendapat bahagia, suka tinggal ditempat yang sunyi. Gedungnya didepan = memperlihatkan kekayaannya, pradah dilahir. Bahayanya : diteluh dan kena upas.Penangkalnya : selamatan nasi tumpeng beras sepitrah dikukus, sayur 7 macam, panggang ayam hitam. Selawatnya 40 keteng. Doanya : Rajukna : Udan salah mangsa = rejekinya dari jual beli.Ketika kala wuku berada di Barat-Laut, dalam 7 hari tak boleh mendatangi tempat kala. 

26. Wugu, dewanya sangyang Singajala = banyak akal, lekas mengerti, baik budinya. Pohonya : Wuni sedang berbuah = siapa yang melihat bagaikan mengidam, akantetapi jika telah makan, mencela, banyak rejekinya. Burungnya : Podang = cemburuan, tidak suka berkumpul. Gedungnya tertutup dibelakang = hemat dan pendia. Bahayanya : digigit ular dan disia-sia. Penangkalnya : selamatan nasi pulen beras sepitrah dikukus dan bermacam-macam ketan, jajan pasar, lauknya daging bebek putih sejodoh dimasak dengan santan. Selawatnya 10 keteng. Doanya: Selamat. Candranya : awang-uwung = baik budinya.Ketika kala wuku berada di sebelah Selatan, dalam 7 hari tak boleh mendatangi tempat kala.  

  27. Wayang, dewanya batari Sri = banyak rejekinya, pradah, bakti, teliti, dingin perintahnya dicintai oleh orang banyak. Jembung berisi air didepan dan duduk disitu = sejuk hatinya, sabar, rela hati, akan tetapi harus diperlihatkan pemberiannya. Pasang keris terhunus = perintahnya mudah didepan, sukar dibelakang. Pohonnya = Cempaka = dicintai oleh orang banyak. Burungnya = Ayam hutan = dicintai oleh pembesar, liar budinya, angkuh, senang tinggal ditempat yang sunyi. Bahayanya : kenah tulah dan difitnah.Penangkalnya : selamatan nasi tumpeng beras sepitrah dikukus, daging kambing kendit dimasak macam-macam ketan, ayam dimasak sesukanya, sayuran secukupnya. Selawatnya 40 keteng. Doanya : selamat. Candranya : damar murub, bumi langit = selamat, banyak ilmunya.Ketika kolo wuku berada diatas, dalam 7 hari tak boleh naik.

28. Kulawu, dewanya sangyang Sadana = kuat budinya, besar harapannya. Duduk dijembung berisi air ditepi kolam = sejuk hatinya, dingin perintahnya. Membelakangi senjata tajam = pikirannya terdapat dibelakang, agak tumpul. Pohonnya : Tal = panjang umurnya, besar harapannya, kuat budinya. Burungnya : Nuri, boros, murka. Gedungnya didepan = memperlihatkan kekayaannya, pradah hanya lahir. Bahayanya : terkena bisa. Penangkalnya : selamatan nasi golong beras sepitrah dikukus, lauknya daging ayam dan bebek yang berwarna merah, ikan dan daging burung, dimasak sekehendahnya. Selawatnya 5 keteng. Doanya : Kabula. Candranya : Bun tumetes ing sendang = ketika kecil miskin, akhirnya besar kebahagiannya, banyak rejekinya.Ketika kala wuku berada di Utara, dalam 7 hari tak boleh mendatangi tempat kala.  

29. Dukut, dewanya sangyang Sakri = keras hatinya. Menghadapi keris terhunus = waspada, tajam pikirannya, segala yang dilihatnya ingin mempunyainya. Pohonnya : Pandan wangi = kiri tempatnya, dengki, tak boleh didekati. Burungnya : Ayam hutan = dicintai oleh para pembesar, liar dan tinggi budinya, besar harapannya, suka tinggal ditempat sunyi.   Membelakangi gedungnya = hemat dan pendiam. Bahayanya : dimedan perang.Penangkalnya : selamatan nasi tumpeng beras sepitrah dikukus, lauknya panggang ayam putih mulus dan ayam brumbun. Selawatnya satakswawe. Doanya : Slamet. Candranya : tunggul asri sesengkeraning nata = bagus rupanya, penakut.Ketika kala wuku berada di Barat, dalam 7 hari tak boleh mendatangi tempat kala.

30. Watugunung, dewanya sangyang Antaboga dan batari Nagagini. Antaboga = senang tinggal dilaur kota untuk bertapa. Nagagini = gemar kepada asmara. Menghendaki janji = suka berapa ditempat yang sunyi, jika menjadi pendita, mendapat kehormatan, gemar bersemedi, sedihan hati. Pohonnya : Wijayakusuma = indah warnanya, sangat puaka, tinggi budinya, tidak suka pada keramaian, selamat hatinya, angkuh, teliti. Burungnya : Gogik = cemburu. Bilahinya : dianiaya. Penangkalnya : selamatan beras sepitrah dikukus, lauknya daging binatang yang diburu, binatang berliang, burung, semuanya yang halal, dimasak bermacam-macam jenang, daun-daunan 7 macam. Selawatnya 9 keteng. Doanya : Mubarak. Candranya : Lintang wulan keraianan = terang hatinya, tetapi tidak bercahaya.Ketika kala wuku berapa di timur, dalam 7 hari tak boleh mendatangi tempat kolo

( sumber heritageof jawa dan wikipedia ) 


    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-3151365300534847117?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/3151365300534847117/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/07/wuku-jawa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/3151365300534847117'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/3151365300534847117'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/07/wuku-jawa.html' title='Wuku Jawa'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-8289811391611391392</id><published>2009-07-13T08:34:00.000-07:00</published><updated>2009-07-13T08:37:21.943-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENGETAHUAN'/><title type='text'>Neptu Manusia</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Wasesa  - segara&lt;/strong&gt; : permulaan hidup sejak lahir  dari rahim sang ibu sudah dibekali budi, budi yang berwenang menjangkau tingkatan kehidupan yang luhur di alam dunia ini.( luas budinya tapi derajadnya kecil ) 
&lt;strong&gt;Tunggak – semi ( patah tumbuh ) &lt;/strong&gt;; hasil prestasi dari para budi menjelmakan budaya. Lahirnya budaya disebabkan oleh tercapainya cita – cita hidup dialam dunia ini.( berhati baik rezekinya sedikit ) 
&lt;strong&gt;Satria – wibawa&lt;/strong&gt; ; terpenuhinya cita – cita hidup di dunia ini 
&lt;span class="fullpost"&gt;
&lt;strong&gt;Satria – wirang :&lt;/strong&gt; ( hidup berceermin bangkai ) hidup senantiasa berusaha mencapai kesempurnaan dalam tingkatan utama, agar tidak sampai jatuh sengsara yang menjadi sasaran penghinaan 
&lt;strong&gt;Bumi – kapetak&lt;/strong&gt; ( mati berkalang tanah ) akhir kehidupan dimuka bumi ini.
Lebu katiup angina Hidup tanpa arti sampai tesusul kematian 


    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-8289811391611391392?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/8289811391611391392/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/07/neptu-manusia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/8289811391611391392'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/8289811391611391392'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/07/neptu-manusia.html' title='Neptu Manusia'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-7182085958907777755</id><published>2009-07-12T08:11:00.000-07:00</published><updated>2009-07-12T08:17:31.940-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HEALTH'/><title type='text'>Posisi SEX Yang Memuaskan</title><content type='html'>Dalam berhubugan sex, posisi manakah yang paling banyak mendatangkan kepuasan? sebenarnya semua posisi bercinta yang di maksud untuk mencapai kepuasan seks yang maksimal bagi para pelakunya. 

Posisi mana yang paling memuaskan, semua itu tergantung pada yang melakukannya. 

Banyak pria yang lebih menyukai pasangannya berada di atas, namun, para wanita kebanyakan lebih suka berada dibawah. Mereka bilang berbaring di ranjang lebih santai dan bebas menatap wajah pria yang dicintai, juga kenimatan pendahuluan. Apalagi tanpa harus banyak usaha ( keluar tenaga ), kepuasan seks bisa tercapai. 

Untuk para wanita, bila posisinya di bawah, membuat mereka: 

Bisa dengan bebas memandang pasangannya. Wanita juga bisa melihat ekspresi wajah pasangan, dan merasa sangat dicintai bila ekspresinya tercapai. 

Memberi rasa feminin dan erotis, dengan rambut yang terurai di bantal. 

Posisi ini sangat indah secara estetika, Beberapa wanita mengatakan bahwa posisi di bawah membuat mereka lebih mudah mencapai orgasme kerena merasa lebih nikmat. 

&lt;span class="fullpost"&gt;
Variasi lainnya dalam rangka menemukan kepuasan berhubungan seks. Misalnya pada posisi misionaris ini, wanita bisa menaruh 1 atau 2 bantal di bawah pinggulnya, mencondongkan tulang panggul agar terjadi penetrasi lebih dalam, maka akan terasa suatu kenikmatan yang lain. 

Juga bisa dengan kedua kaki direntangkan lebih lebar, melingkari pinggang atau bahu pasangan. 

Posisi yang lain merupakan posisi menahan busur, ini adalah posisi spesifik yang sangat mudah dilakukan, posisi ini memiliki ciri gerakan yang khusus, yaitu ; Tumpuan tubuh wanita, kaki kanan diangkat dan kaki kiri lurus, paha dibuka sedikit agar lebar, lelaki melakukan penetrasi diatas. 

Bila sang wanita cukup bugar, boleh juga mencoba variasi yang lain. Dengan cara menarik lutut ke arah dada, lalu rentangkan sedemikian rupa sampai sang pria bisa berada di antara mereka. Dengan posisi betis berada di sisi punggung sang pria, paha menahan tubuhnya, dengan posisi ini keuntungannya dapat memberikan keleluasaan untuk mengendalikan permainan, menahan berat tubuh sang pria, orgasme pun akan lebih mudah tercapai. 

Tetapi, yang perlu perhatikan adalah, bagaimana pun posisinya, kunci permainannya adalah aliran adrenalin. Artinya, bila merasa denyut nadi bertambah cepat, peluh mulai keluar, dan adrenali mengalir lebih deras, barulah seks akan memuaskan . Bila pasangan menganggap seks hanya rutinitas, posisi apa pun tak akan dapat memuaskan. Jadi dalam mempertahankan aliran adrenalin adalah hal yang mutlak harus dilakukan guna tercapainya kepuasan  

Selain itu situasi dan kondisi juga sagat berpengaruh dalam berhubungan sex, dengan situasi dan kondisi yang romantis akan mudah tercapainya suatu orgasme


    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-7182085958907777755?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/7182085958907777755/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/07/dalam-berhubugan-sex-posisi-manakah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/7182085958907777755'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/7182085958907777755'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/07/dalam-berhubugan-sex-posisi-manakah.html' title='Posisi SEX Yang Memuaskan'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-7982765497255020478</id><published>2009-04-22T07:56:00.001-07:00</published><updated>2009-04-22T08:14:40.480-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO BISNIS'/><title type='text'>Info Bisnis Pulsa Murah Transaksi Cepat Stok Selalu Ready</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Pulsa pada sekarang ini bagaikan kebutuhan pokok, hal ini disebabkan karena semakin hari celular telephone  sangat berguna sekali bagi kehidupan sehari - hari, &lt;/span&gt; saya rekomendasikan bisnis yang paling mudah, yaitu bisnis pulsa. &lt;a href="http://www.tkios.com" title="Bisnis Pulsa | Warungkoe.Com"&gt;Bisnis pulsa&lt;/a&gt; merupakan salah satu bisnis internet yang terus berkembang, info bisnis pulsa yang mulai diminati  orang adalah &lt;a title="Plazapulsa.com | Web Support Binsis Pulsa Vnet" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview ('/outbound/plazapulsa.com');" href="http://www.tkios.com/"&gt;bisnis pulsa tkios.com&lt;/a&gt;&lt;a title="Plazapulsa.com | Web Support Bisnis Pulsa Vnet" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview ('/outbound/plazapulsa.com');" href="http://warungkoe.com/go/plazapulsa.php"&gt;&lt;/a&gt; hadir sebagai web support &lt;a href="http://www.tkios.com" title="Bisnis Pulsa | Warungkoe.Com" target="_blank"&gt;bisnis pulsa&lt;/a&gt; . Simak info dan peluang bisnis pulsa yang mudah dan menghasilkan. Jadikan Belanja &lt;em&gt;Pulsa&lt;/em&gt; Anda sebagai Modal Peluang &lt;em&gt;Bisnis&lt;/em&gt;.  Manfaatkan peluang &lt;em&gt;bisnis pulsa&lt;/em&gt; murah ini sebagai income tambahan. Sebagai referensi tambahan Anda bisa mencoba bisnis pulsa dari &lt;a title="Bonus Pulsa | Warungkoe.Com" href="http://www.tkios.com/"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;tkios&lt;/span&gt;.Com&lt;/a&gt;. Info tentang tentang &lt;a title="Bonus Pulsa | Warungkoe.Com" href="http://www.tkios.com/"&gt;pulsamurah, transaksi cepat stok selalu ready&lt;/a&gt; bisa anda simak di&lt;a href="http://www.tkios.com/"&gt; www.tkios.com&lt;/a&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;

  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-7982765497255020478?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/7982765497255020478/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/04/info-bisnis-pulsa-murah-transaksi-cepat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/7982765497255020478'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/7982765497255020478'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/04/info-bisnis-pulsa-murah-transaksi-cepat.html' title='Info Bisnis Pulsa Murah Transaksi Cepat Stok Selalu Ready'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-8170520986967113312</id><published>2009-03-28T12:20:00.000-07:00</published><updated>2009-03-28T14:18:43.050-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TUTORIAL BLOG'/><title type='text'>SETTING DIAL UP INTERNET KARTU TELKOMSEL, IM3, MENTARI, XL, MATRIX, AXIS</title><content type='html'>&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Tentukan HP yang akan anda pakai.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Instalasi perangkat driver handphone anda. Lakukan cara ini, jika Operating System anda tidak dapat mengenali handphone anda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Setelah penginstalan driver. Klik Start &gt; Control Panel &gt; Phone and Modem Options (Control Menu, Display as a Menu). Ini untuk Display as a Link, Klik Start &gt; Control Panel &gt; Printer and Other Hardware &gt; Phone and Modem Options&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Setelah terbuka window “Phone and Modem Options”, pilih Tab Modems dan klik Add…&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Di window “Add Hardware Wizard”, centang (ceklis)-kan pilihan “Don’t detect my modem; I will select it from a list” &gt; Next&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Di bagian “Install New Modem”, pilih (Standard Modem Types) di Manufacturer dan pilih Standard 56000 bps Modem di Models &gt; Next&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lalu pilih Ports yang akan di install. Biar lebih gampang pilih saja All ports &gt; Next. Catatan : Jika anda tahu port USB (COM-x) yang sedang nempel dengan handphone anda. Pilih Port tersebut saja. Membuat lebih gampang dalam menyetting. Dan jangan lupa untuk selalu memasang kabel USB ke port tersebut bila akan melakukan koneksi internet.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Finish
&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;Setting pada modem handphone anda&lt;/span&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Di Tab “Modems”, pilih Modem Standard 56000 bps Modem &gt; Properties&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pilih Tab “Advanced”, isikan Extra initialization commands format: at+cgdcont=1,”IP”,”[APN]“. APN yang dimaksud adalah Access Point Name untuk kartu GSM-nya. Berikut daftar Access Point Name Kartu GSM :&lt;/span&gt;
&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;table border="1"&gt;
&lt;tbody&gt;&lt;tr style="font-family: arial;"&gt;
&lt;td&gt;Telkomsel Flash&lt;/td&gt; &lt;td&gt;Telkomsel GPRS&lt;/td&gt; &lt;td&gt;Indosat(Matrix/Mentari)&lt;/td&gt; &lt;td&gt;Indosat(Im3)&lt;/td&gt; &lt;td&gt;AXIS&lt;/td&gt; &lt;td&gt;XL (Xplor/Bebas/Jempol)&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;
&lt;td style="font-family: arial;"&gt;FLASH&lt;/td&gt; &lt;td style="font-family: arial;"&gt;TELKOMSEL&lt;/td&gt; &lt;td style="font-family: arial;"&gt;www.satelindogprs.com&lt;/td&gt; &lt;td style="font-family: arial;"&gt;www.indosat-m3.net&lt;/td&gt; &lt;td style="font-family: arial;"&gt;AXIS&lt;/td&gt; &lt;td style="font-family: arial;"&gt;www.xlgprs.net&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;table border="1"&gt;&lt;tbody&gt;    &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;Jadi, untuk memasukkan data di Extra initialization caranya seperti ini:
Jika mau memasang im3 berarti extra initializationnya : at+cgdcont=1,”IP”,”www.indosat-m3.net”
Beda halnya jika menggunakan Telkomsel GPRS, extra initialization : at+cgdcont=1,”IP”,”internet”Lakukan hal tersebut pada setiap COM. Tidak dianjurkan. Lakukan ini jika anda mencobanya untuk konek tapi gagal. Dianjurkan untuk tidak melakukan setting ini di COM1.4.Jika sudah selesai. Klik OK untuk mengakhirinya.
Buat Koneksi Dial-up
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Start &gt; Control Panel &gt; klik kanan di Network Connection &gt; Open &gt; pilih “Create a new connection” &gt; Next &gt; pilih “Connect to the network at my workplace” (Display as a menu) ATAU Start &gt; Control Panel &gt; Network and Internet Connections &gt; Pilih “Create a connection to the network at your workplace” (Display as a link).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pilih Dial-up Connection &gt; Pilih Modem - Standard 5600 bps Modem #x (COMx) &gt;
&lt;/li&gt;&lt;li&gt;NextMasukkan Company Name anda. Saya sarankan untuk mengisinya dengan Nama kartu yang anda pakai. Next&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Masukkan Phone Number dengan *99***1# karena untuk semua operator GSM menggunakan nomor telepon ini.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Finish
&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;
Akhirnya, Koneksi dengan Internet
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Start &gt; Control Panel &gt; klik kanan di Network Connection &gt; Open (Display as a Menu) atau Start &gt; Control Panel &gt; Network and Internet Connections &gt; Network Connection (Display as a Link).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dibagian Dial-up pilih Settingan yang baru anda buat (Company Name yang anda pilih) dengan klik dua kali atau enter.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dan berikut UserName dan Password untuk masing-masing provider GSM&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;table border="1"&gt;
&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;
&lt;td&gt;Kartu GSM&lt;/td&gt; &lt;td&gt;Username&lt;/td&gt; &lt;td&gt;Password&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;
&lt;td&gt;Telkomsel (Durasi)&lt;/td&gt; &lt;td&gt;kosongkan&lt;/td&gt; &lt;td&gt;kosongkan&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;
&lt;td&gt;Telkomsel (Data)&lt;/td&gt; &lt;td&gt;wap&lt;/td&gt; &lt;td&gt;wap123&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;
&lt;td&gt;Matrix (Data)&lt;/td&gt; &lt;td&gt;kosongkan&lt;/td&gt; &lt;td&gt;kosongkan&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;
&lt;td&gt;Mentari (Data)&lt;/td&gt; &lt;td&gt;indosat&lt;/td&gt; &lt;td&gt;indosat&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;
&lt;td&gt;IM3 (Data)&lt;/td&gt; &lt;td&gt;gprs&lt;/td&gt; &lt;td&gt;im3&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;
&lt;td&gt;IM3 (Durasi)&lt;/td&gt; &lt;td&gt;indosat@durasi&lt;/td&gt; &lt;td&gt;indosat@durasi&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;
&lt;td&gt;XL (Data)&lt;/td&gt; &lt;td&gt;xlgprs&lt;/td&gt; &lt;td&gt;proxl&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;
&lt;td&gt;AXIS&lt;/td&gt; &lt;td&gt;AXIS&lt;/td&gt; &lt;td&gt;123456&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Dan KLIK DIAL…....
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-8170520986967113312?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/8170520986967113312/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/03/setting-dial-up-internet-kartu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/8170520986967113312'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/8170520986967113312'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/03/setting-dial-up-internet-kartu.html' title='SETTING DIAL UP INTERNET KARTU TELKOMSEL, IM3, MENTARI, XL, MATRIX, AXIS'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-5654012153943333071</id><published>2009-03-18T06:40:00.000-07:00</published><updated>2009-03-18T06:43:05.841-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HEALTH'/><title type='text'>Infeksi, Patofisiologi, Gambaran klinis, Etiologi</title><content type='html'>Infeksi adalah berhubungan dengan berkembang-biaknya mikroorganisme dalam tubuh manusia yang disertai dengan reaksi tubuh terhadapnya  (Zulkarnain Iskandar, 1998 ).&lt;span class="fullpost"&gt;
Patofisiologi Infeksi.
Reaksi tubuh dapat berupa reaksi lokal dan dapat pula terjadi reaksi umum. Pada infeksi dengan reaksi umum akan melibatkan syaraf dan metabolik pada saat itu terjadi reaksi ringan limporetikularis disuluru tubuh, berupa proliferasi sel fagosit dan sel pembuat antibodi (limfosit B). Kemudian reaksi lokal yang disebut inflamasi akut, reaksi ini terus berlangsung selama menjadi proses pengrusakan jaringan oleh trauma. Bila penyebab pengrusakan jaringan bisa diberantas, maka sisa jaringan yang rusak disebut debris akan difagositosis dan dibuang oleh tubuh sampai terjadi resolusi dan kesembuhan. Bila trauma berlebihan, reksi sel fagosit kadang berlebihan sehingga debris yang berlebihan terkumpul dalam suatu rongga membentuk abses atau bekumpul dijaringan tubuh yang lain membentuk flegman (peradangan yang luas dijaringan ikat).           (Sjamsuhidajat R,  1997 ).

Gambaran klinis.
Gambaran klinis infeksi pasca bedah adalah : Rubor (kemerahan), kalor (demam setempat) akibat vasodilatasi dan tumor (benngkak) karena eksudasi. Ujung syaraf merasa akan terangsang oleh peradangan sehingga terdapat rasa nyeri (dolor). Nyeri dan pembengkan akan mengakibatkan gangguan faal, dan reaksi umum antara lain berupa sakit kepala, demam dan peningkatan denyut jantung (Sjamsuhidajat R. 1997.).

Etiologi Infeksi 
Beberapa kuman gram positif (stroptokokus, stapilokokus) garam negatif (Enterobakrerium, pseudomonas) kuman anaerob (klostrodium, bakriodes, blasto-mikosis) dan virus (Hepatitis, herpes, poliomyelitis) .(Sjamsuhidajat,1997 ).


    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-5654012153943333071?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/5654012153943333071/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/03/infeksi-patofisiologi-gambaran-klinis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/5654012153943333071'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/5654012153943333071'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/03/infeksi-patofisiologi-gambaran-klinis.html' title='Infeksi, Patofisiologi, Gambaran klinis, Etiologi'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-1039986956636277580</id><published>2009-03-01T09:30:00.000-08:00</published><updated>2009-03-01T09:32:57.560-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HEALTH'/><title type='text'>Anatomi dan Fisiologi  Pernapasan</title><content type='html'>Menurut Price SA, Wilson LM, 1946, anatomi pernafasan agar udara bisa mencapai paru-paru adalah hidung, laring,  trakhea, bronkhus dan bronkhiolus. Fungsi masing-masing bagian ini sebagai berikut:
1)  Fungsi hidung
Terdapat bentukan-bentukan yang berfungsi untuk :
-Bulu-bulu hidung berguna untuk menyaring udara yang baru masuk, debu dengan diameter &gt; 5 mikron akan tertangkap.
-Selaput lendir hidung berguna untuk menangkap debu dengan diameter lebih besar, kemudian melekat pada dinding rongga hidung.
-Anyaman vena (Flexus venosus) berguna untuk menyamakan kondisi udara yang akan masuk paru dengan kondisi udara yang ada di dalam paru.
-Konka (tonjolan dari tulang rawan hidung) untuk memperluas permukaan, agar proses penyaringan, pelembaban berjalan dalam suatu bidang yang luas, sehingga proses diatas menjadi lebih efisien.
&lt;span class="fullpost"&gt;
2) Pharing
Terdapat persimpangan antara saluran napas dan saluran pencernaan. Bila menelan makanan glotis dan epiglotis menutup saluran napas, untuk mencegah terjadinya aspirasi. Pada pemasangan endotrakeal tube glotis tidak dapat menutup sempurna, sehingga mudah terjadi aspirasi.

3) Laring
Terdapat pita suara / flika vokalis, bisa menutup dan membuka saluran napas, serta melebar dan menyempit. 
Gunanya:
-Membantu dalam proses mengejan
-Membuka dan menutup saluran napas secara intermitten pada waktu batuk.
Pada waktu mau batuk flika vokalis menutup, saat batuk membuka, sehingga benda asing keluar.
-Secara reflektoris menutup saluran napas pada saat menghirup udara yang tidak dikehendaki.
-Untuk proses bicara. 

4) Trakea 
Dikelilingi tulang rawan berbentuk tapal kuda (otot polos dan bergaris) sehingga bisa mengembang dan menyempit. Trakea bercabang menjadi 2 bronkus utama.


5) Bronkus
Merupakan percabangan trakea, terdiri dari bronkus kanan dan kiri. Antara percabangan ini terdapat karina yang memiliki banyak saraf dan dapat menyebabkan bronkospasme dan batuk yang kuat jika dirangsang. Bronkus kiri dan kanan tak simetris. Yang kanan lebih pendek, lebih lebar dan arahnya hampir vertikal. Yang kiri lebih panjang dan lebih sempit dengan sudut lebih tajam. Bronkus ini kemudian bercabang menjadi bronkus lobaris, bronkus segmentasi, bronkus terminalis, asinus yang terdiri dari bronkus respiratorius yang terkadang mengandung alveoli, duktus alveolaris dan sakus alveolaris terminalis.

6)  Paru
Terdiri dari paru kanan dan kiri yang kanan terdiri dari 3 lobus, kiri 2 lobus. Dibungkus oleh selaput yang disebut pleura viseralis sebelah dalam dan pleura parietalis sebelah luar yang menempel pada rongga dada. Diantara kedua pleura terdapat cavum interpleura yang berisi cairan. 
Di dalam saluran napas selain terdapat lendir, juga bulu-bulu getar / silia yang berguna untuk menggerakkan lendir dan kotoran ke atas. 

Fisiologi Pernapasan
Menurut Guyton. Ae, respirasi meliputi 2 bidang yakni respirasi eksterna dan respirasi interna. Respirasi eksterna adalah pengangkutan oksigen dari atmosfer sampai ke jaringan tubuh dan pengangkutan karbon dioksida  dari jaringan sampai ke atmosfer. Sementara bagaimana oksigen digunakan oleh jaringan dan bagaimana karbon dioksida dibebaskan oleh jaringan disebut respirasi internal.
Proses respirasi merupakan proses yang dapat dibagi menjadi 5 tahap yaitu :
1)Ventilasi
Udara bergerak masuk dan keluar paru-paru karena ada selisih tekanan yang terdapat antara atmosfer dan alveolus akibat kerja mekanik dari otot-otot. Selama inspirasi, volume toraks bertambah besar karena diafragma turun dan iga terangkat akibat kontraksi beberapa otot yaitu otot sternokleidomastoideus mengangkat sternum ke atas dan otot seratus, skalenus dan interkostalis eksternus mengangkat iga-iga. Toraks membesar ke tiga arah : anteroposterior, lateral dan vertikal. Peningkatan volume ini menyebabkan penurunan tekanan intrapleura, dari sekitar -4 mm Hg (relatif terhadap tekanan atmosfer) menjadi sekitar -8 mm Hg bila paru-paru mengembang pada waktu inspirasi. Tekanan saluran udara menurun sampai sekitar -2 mm Hg (relatif terhadap tekanan atmosfer) dari 0 mm Hg pada waktu mulai inspirasi. Selisih tekanan antara saluran udara dan atmosfer menyebabkan udara mengalir ke dalam paru-paru sampai tekanan saluran udara pada akhir inspirasi sama lagi dengan tekanan atmosfer.
Selama pernapasan tenang, ekspirasi merupakan gerakan pasif akibat elastisitas dinding dada dan paru-paru atau saat ekspirasi dinding dada turun dan lengkung diafragma naik ke atas menyebabkan volume toraks berkurang. Pengurangan volume toraks ini meningkatkan tekanan intrapleura maupun tekanan intrapulmonal. Selisih tekanan antara saluran udara dan atmosfer menjadi terbalik, sehingga udara mengalir keluar dari paru-paru sampai tekanan saluran udara dan tekanan atmosfer menjadi sama kembali pada akhir ekspirasi.
2)Difusi
Tahap kedua dari proses pernapasan mencakup proses difusi gas-gas melintasi membran alveolus-kapiler yang tipis (tebalnya kurang dari 0,5 m). Kekuatan pendorong untuk pemindahan ini adalah selisih tekanan parsial antara darah dan fase gas. Pada waktu oksigen diinspirasi dan sampai di alveolus maka tekanan parsial ini akan mengalami penurunan sampai sekitar 103 mm Hg. Penurunan tekanan parsial ini terjadi berdasarkan fakta bahwa udara inspirasi tercampur dengan udara dalam ruang sepi anatomik saluran udara dan dengan uap air. 
Ruang sepi anatomik ini dalam keadaan normal mempunyai volume sekitar 1 ml udara per pound berat badan. Hanya udara bersih yang mencapai alveolus yang merupakan ventilasi efektif, tekanan parsial oksigen dalam darah vena campuran (PVO2) di kapiler paru kira-kira sebesar 40 mm Hg. Karena tekanan parsial oksigen dalam kapiler lebih rendah daripada tekanan dalam alveolus (PAO2 = 103 mm Hg), maka oksigen dapat dengan mudah berdifusi ke dalam aliran darah. Perbedaan tekanan CO2 antara darah dan alveolus yang jauh lebih rendah (6 mm Hg) menyebabkan karbon dioksida berdifusi ke dalam alveolus. Karbon dioksida ini kemudian dikeluarkan ke atmosfer, dimana konsentrasinya pada hakekatnya nol kendatipun selisih CO2 antara darah dan alveolus amat kecil. 
3) Hubungan antara ventilasi-perfusi
Pemindahan gas secara efektif antara alveolus dan kapiler paru-paru membutuhkan distribusi merata dari udara dalam paru-paru dan perfusi (aliran darah) dalam kapiler. Dengan perkataan lain, ventilasi dan perfusi dari unit pulmonar harus sesuai.
Nilai rata-rata rasio antara ventilasi terhadap perfusi (V/Q) adalah 0,8. Angka ini didapatkan dari rasio rata-rata laju ventilasi alveolar normal (4 L/menit).
Ketidak-seimbangan antara proses ventilasi-perfusi terjadi pada kebanyakan penyakit pernapasan. Tiga unit pernapasan abnormal secara teoritis menggambarkan unit ruang sepi yang mempunyai ventilasi normal, tetapi tanpa perfusi, sehingga ventilasi terbuang percuma (V/Q = tidak terhingga). Unit pernapasan abnormal yang kedua merupakan uniit pirau, dimana tidak ada ventilasi tetapi perfusi normal, sehingga perfusi terbuang sia-sia (V/Q = 0). Unit yang terakhir merupakan unit diam, dimana tidak ada ventilasi dan perfusi. 
4) Transpor oksigen dalam darah
Oksigen dapat diangkut dari paru-paru ke jaringan-jaringan melalui dua jalan: secara fisik larut dalam plasma atau secara kimia berikatan dengan hemoglobin sebagai oksihemoglobin (HbO2). Ikatan kimia oksigen dengan hemoglobin ini bersifat reversibel. Dalam keadaan normal jumlah O2 yang larut secara fisik sangat kecil karena daya larut oksigen dalam plasma yang rendah. Hanya sekitar 1% dari jumlah oksigen total yang diangkut. Cara transpor seperti ini tidak memadai untuk mempertahankan hidup. Sebagian besar oksigen diangkut oleh hemoglobin yang terdapat dalam sel-sel darah merah. Dalam keadaan tertentu (misalnya : keracunan karbon monoksida atau hemolisis masif dimana terjadi insufisiensi hemoglobin) maka oksigen yang cukup untuk mempertahankan hidup dapat ditranspor dalam bentuk larutan fisik dengan memberikan oksigen dengan tekanan yang lebih tinggi dari tekanan atmosfer (ruang oksigen hiperbarik).
Satu gram hemoglobin dapat mengikat 1,34 ml oksigen. Pada tingkat jaringan oksigen akan berdisosiasi dari hemoglobin dan berdifusi ke dalam plasma. Dari plasma oksigen berdifusi ke sel-sel jaringan tubuh untuk memenuhi kebutuhan jaringan yang bersangkutan. Meskipun kebutuhan jaringan bervariasi, namun sekitar 75% dari hemoglobin masih berikatan dengan oksigen pada waktu hemoglobin kembali ke paru-paru dalam bentuk darah vena campuran. Jadi sesungguhnya hanya sekitar 25% oksigen dalam darah arteria yang digunakan untuk keperluan jaringan.
5) Pengendalian Pernapasan
 Yang disebut pusat pernapasan adalah suatu kelompok neuron yang terletak bilateral di dalam substansia retikularis medula oblongata dan pons.
Dibagi menjadi 3 daerah utama yaitu :
(1)Kelompok neuron medula oblongata dorsalis, yang merupakan area inspirasi. Letak neuronnya sangat dekat dan berhubungan rapat dengan traktus solitarius yang merupakan ujung sensorik nervus vagus dan gloso varingeus. Sebaliknya masing-masing saraf ini menghantarkan isyarat-isyarat sensorik dari kemo reseptor perifer, dengan cara ini membantu ventilasi paru.
(2)Kelompok neuron medula oblongata ventralis, yang merupakan area ekspirasi. Merupakan kelompok neuron respirasi ventralis yang bila terangsang merangsang otot-otot ekspirasi. Area ekspirasi selama pernapasan tenang dan normal bersifat pasif. Bila dorongan ekspirasi menjadi  jauh lebih besar dari normal maka isyarat-isyarat tertumpah ke area ekspirasi dari mekanisme osilasi dasar area inspirasi, meningkatkan tenaga kontraktil yang kuat ke proses ventilasi paru.
(3)Area di dalam pons yang membantu kecepatan pernapasan yang disebut area pneumotaksis. Pusat pneumotaksis menghantarkan isyarat penghambat ke area inspirasi, yang mempunyai efek membatasi isyarat inspirasi. Efek sekundernya terjadi bila pembatasan inspirasi memperpendek masa pernapasan, maka siklus pernapasan berikut akan terjadi lebih dini. Jadi isyarat pneumotaksis yang kuat dapat meningkatkan kecepatan pernapasan 30-40 x per menit. Sementara yang lemah hanya beberapa kali per menit. 


    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-1039986956636277580?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/1039986956636277580/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/03/anatomi-danfisiologi-pernapasan.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/1039986956636277580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/1039986956636277580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/03/anatomi-danfisiologi-pernapasan.html' title='Anatomi dan Fisiologi  Pernapasan'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-3794942464381537746</id><published>2009-02-28T07:19:00.000-08:00</published><updated>2009-03-23T10:09:15.850-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TUTORIAL BLOG'/><title type='text'>Google Rankings</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/Salg873lukI/AAAAAAAAAGM/hyiqnqZlI4U/s1600-h/keyword.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/Salg873lukI/AAAAAAAAAGM/hyiqnqZlI4U/s320/keyword.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5307880235812108866" /&gt;&lt;/a&gt;
Anda punya blog atau web tapi belum tahu artikel atau posting – postingannya sudah tercium oleh google atau belum anda bisa mengecek blog atau web anda dapat rangking berapa di search engine google, &lt;a href="http://www.seoserp.com/web_tools/google_top_1000_serps_checker.asp"&gt;klik disini&lt;/a&gt; untuk mengeceknya   
&lt;span class="fullpost"&gt;
selanjutnya masukkan keyword pada kotak yang tersedia dan masukkan alamat blog/web kamu pada kotak yang disediakan selamat mencoba ...

    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-3794942464381537746?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/3794942464381537746/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/ranking-di-google.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/3794942464381537746'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/3794942464381537746'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/ranking-di-google.html' title='Google Rankings'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/Salg873lukI/AAAAAAAAAGM/hyiqnqZlI4U/s72-c/keyword.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-7178615759368821183</id><published>2009-02-25T11:39:00.000-08:00</published><updated>2009-02-25T11:41:45.415-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HEALTH'/><title type='text'>Episiotomi</title><content type='html'>Menggunting perineum untuk melebarkan lingkaran lobang liang sanggama, sehingga memudahkan/mempercepat persalinan.
Tujuan Episiotomi
•Mempercepat kelahiran janin bila didapatkan gawat janin.
•Mempercepat proses kelahiran bila didapatkan kegawatan ibu.
•Mempermudah proses kelahiran jika perinium yang menyebabkan hambatan pada kemajuan persalinan (Bila didapatkan jaringan parut pada perineum) (Dwiyanti Ocvyana dkk, 2001).
&lt;span class="fullpost"&gt;
Menurut Ida Bagus Gde Manuaba, 1998, tindakan upaya episiotomi merupakan salah satu upaya :
1)Mempercepat persalinan dengan memperlebar jalan lahir lunak
2)Mengendalikan robekan perineum untuk memudahkan menjahit
3)Menghindari robekan perineum spontan
4)Memperlebar jalan lahir pada operasi persalinan pervaginam.
Waktu yang tepat melakukan episiotomi :
1)Pada waktu puncak his dan mengejan
2)Perineum sudah tipis
3)Lingkaran kepala pada perineum sekitar 5 cm
Indikasi melakukan episiotomi dilakukan pada :
1)Hampir pada semua primigravida
2)Pada multigravida dengan perineum yang kaku
3)Pada persalinan prematuritas atau letak sungsang
4)Pada persalinan dengan tindakan pervaginam
Macam-macam episiotomi, ada tiga pilihan untuk arah incisi.
1)Episiotomi median.
Disini perineum diincisi dari komisura posterior sepanjang  garis tengahg ke bawah menuju muskularis spincter ani.
2)Episiotomi mediolateral
Varian ini juga dimulai pada komisura posterior tetapi kemudian diteruskan agak ke lateral.
3)Episiotomi lateral
Dimulai pada sisi komisura posterior, episiotomi lateral berjalan ke arah tuberositas iskii.
Masing-masing bentuk episiotomi mempunyai keuntungan dan kerugian :
Episiotomi medialis Episiotomi mediolateralis
1.Mudah dijahit
2.Anatomis maupun fungsional sembuh dengan baik
3.Nyeri dalam nifas tak seberapa
4.Dapat menjadi ruptura perinei totalis 1. Lebih sulit dijahit
2.Anatomis maupun fungsional penyembuhan kurang sempurna.
3.Nyeri pada hari I nifas.
4.Jarang menjadi ruptura perinei totalis.
 
Prosedur Pelaksanaan
1)Jangan lakukan episiotomi terlalu dini. Waktu yang paling tepat adalah ketika perineum tipis dan pucat. Alasan : Hilangnya darah paling sedikit jika dilakukan pengguntingan sesaat sebelum kelahiran.
2)Gunakan guting tajam. Selipkan dua jari di dalam vagina. Alasan : untuk melindungi kepala janin dari gunting.
3)Saat his, lakukan pengguntingan dari garis tengah dengan sudut 450 ke arah kiri dalam satu atau dua langkah.
4)Jika kepala janin tidak lahir dengan segera, tekan luka episiotomi diantara his. Alasan : Melakukan tekanan pada tempat episiotomi akan mengurangi perdarahan


    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-7178615759368821183?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/7178615759368821183/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/penyembuhan-luka.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/7178615759368821183'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/7178615759368821183'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/penyembuhan-luka.html' title='Episiotomi'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-2858801233089523491</id><published>2009-02-25T11:36:00.000-08:00</published><updated>2009-03-23T10:26:29.917-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HEALTH'/><title type='text'>Persalinan Normal</title><content type='html'>suatu proses pengeluaran hasil konsepsi yang dapat hidup dari dalam uterus melalui vagina ke dunia luar (Sarwono, 1999).
Persalinan adalah proses pengeluaran hasil konsepsi (janin dan uri) yang telah cukup bulan atau dapat hidup di luar kandungan melaui jalan lahiratau melalui jalan lain, dengan bantuan atau tanpa bantuan (kekuatan sendiri).(Ida Bagus Gde Manuaba, 1998).
Serangkaian kejadian yang berakhir dengan pengeluaran bayi yang cukup bulan atau hampir cukup bulan, disusul dengan pengeluaran plasenta dan selaput janin dari tubuh ibu (Sulaiman, 1983)
&lt;span class="fullpost"&gt;
Jenis – jenis persalinan
Manuaba, (1998) mengkategorikan persalinan dalam tiga bentuk : 
1)Persalinan spontan 
Bila persalinan seluruhnya berlangsung dengan kekuatan ibu sendiri.
2)Persalinan buatan 
Bila proses persalinan dengan bantuan tenaga dari luar.
3)Persalinan anjuran
Bila kekuatan yang diperlukan untuk persalinan ditimbulkan dari luar dengan jalan rangsangan.
 
Proses terjadinya persalinan
Bagaimana terjadinya persalinan belum diketahui dengan pasti, sehingga menimbulkan beberapa teori yang berkaitan dengan mulai terjadinya kekuatan his. Beberapa teori yang yang menyatakan kemungkinan proses persalinan (Ida Bagus Gde Manuaba, 1998) :
1)Teori keregangan
Otot rahim mempunyai kemampuan meregang dalam batas tertentu. Setelah melewati batas tersebut terjadi kontraksi sehingga persalinan dapat mulai. Contohnya pada hamil ganda sering terjadi kontraksi setelah keregangan tertentu, sehingga menimbulkan porses persalinan.
2)Teori penurunan progesteron
Proses penuaan plasenta terjadi mulai umur hamil 28 minggu, dimana terjadi penimbunan jaringan ikat, pembuluh darah mengalami penyempitan dan buntu. Produksi progesteron mengalami penurunan, sehingga otot rahim lebih sensitif terhadap oksitosin. Akibatnya otot rahim mulai berkontraksi setelah tercapai tingkat penurunan progesteron tertentu. 
3)Teori oksitosin internal
Oksitosin dikeluarkan oleh kelelenjar hipofisis pars posterior. Perubahan keseimbangan estrogen dan progesteron dapa mengubah sensitifitas otot rahim, sehingga sering terjadi kontraksi Braxton Hicks. Menurunnya konsentrasi progesteron akibat tuanya kehamilan maka oksitosin dapat meningkatkan aktifitas, sehingga persalinan dapat mulai. 
4)Teori prostaglandin
Konsentrasi prostaglandin meningkat sejak umur hamil 15 minggu, yang dikeluarkan oleh decidua. Pemberian prostaglandin saat hamil dapat menimbulkan kontraksi otot rahim sehingga hasil konsepsi dikeluarkan. Prostaglandin dianggap dapat merupakan pemicu terjadinya persalinan.
5)Teori hipotalamus-pituitari dan glandula suprarenalis
Teori ini menunjukkan pada kehamilan dengan anencefalus sering terjadi kelambatan persalinan karena tidak terbentuk hipotalamus. Glandula supra renal merupakan pemicu terjadinya persalinan. 
Mekanisme persalinan
Mekanisme persalinan dibagi dalam 4 kala (Sarwono,2001) yaitu
1)Kala I
Dimulai dari saat persalinan mulai sampai pembukaan lengkap (10 cm). Proses ini terbagi dalam 2 fase; fase Latent (8 jam) serviks membuka sampai 3 cm dan fase aktif (7) jam serviks membuka dari 3 sampai 10 cm. Kontraksi lebih kuat dan sering selama fase aktif.
2)Kala II
Dimulai dari pembukaan lengkap (10 cm) sampai bayi lahir. Proses ini biasanya berlangsung 2 jam pada primi dan 1 jam pada multi.
3)Kala III
Dimulai segera setelah bayi lahir sampai lahirnya placenta, yang berlangsung tidak lebih dari 30 menit.
4)Kala IV
Dua sampai empat jam pertama setelah melahirkan, waktu dimana kemungkinan terjadinya bahaya terbesar hemoragi.
Faktor-faktor penting dalam persalinan (Manuaba, 1998) adalah :
1)Power.
a)His (kontraksi otot rahim)
b)Kontraksi otot dinding perut.
c)Kontraksi otot diafragma atau kekuatan mengejan
d)Ketegangan dan kontraksi ligametum rotundum.
2)Pasanger
Janin dan plasenta.
3)Passage
Jalan lahir lunak dan jalan lahir tulang


    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-2858801233089523491?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/2858801233089523491/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/proses-persalinan-normal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/2858801233089523491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/2858801233089523491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/proses-persalinan-normal.html' title='Persalinan Normal'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-433608847741040633</id><published>2009-02-25T10:50:00.001-08:00</published><updated>2009-02-25T10:53:59.734-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GALLERY LUKISAN'/><title type='text'>Lukisan Menggendong Ayam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaWTQVzqSnI/AAAAAAAAAEs/C1AmVX5IWCM/s1600-h/kakek+dan+jago.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 180px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaWTQVzqSnI/AAAAAAAAAEs/C1AmVX5IWCM/s320/kakek+dan+jago.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306809644867013234" /&gt;&lt;/a&gt;
Judul : Menggendong Ayam , Ukuran Kanvas : 50X70, Cat : Minyak, Pelukis : Sunardi, Harga : 2.000.000 idr, Telephone : +6285736504157, Keterangan : Sudah Terjual 
&lt;span class="fullpost"&gt;


    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-433608847741040633?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/433608847741040633/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-menggendong-ayam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/433608847741040633'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/433608847741040633'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-menggendong-ayam.html' title='Lukisan Menggendong Ayam'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaWTQVzqSnI/AAAAAAAAAEs/C1AmVX5IWCM/s72-c/kakek+dan+jago.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-9049810525932852775</id><published>2009-02-25T10:30:00.000-08:00</published><updated>2009-02-25T10:33:14.271-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GALLERY LUKISAN'/><title type='text'>Lukisan Bunga</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaWOjlZQ7cI/AAAAAAAAAEk/iS-JZ-W6sCw/s1600-h/flower.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 180px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaWOjlZQ7cI/AAAAAAAAAEk/iS-JZ-W6sCw/s320/flower.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306804477910642114" /&gt;&lt;/a&gt;
Judul : Bunga, Ukuran Kanvas : 50X40, Cat : Minyak, Pelukis : Soeharto, Harga : 1.500.000 idr, Telephone : +6285736504157, Keterangan : Sudah Terjual 
&lt;span class="fullpost"&gt;


    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-9049810525932852775?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/9049810525932852775/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-bunga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/9049810525932852775'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/9049810525932852775'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-bunga.html' title='Lukisan Bunga'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaWOjlZQ7cI/AAAAAAAAAEk/iS-JZ-W6sCw/s72-c/flower.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-4142134482986371732</id><published>2009-02-25T10:27:00.001-08:00</published><updated>2009-02-25T10:30:17.860-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GALLERY LUKISAN'/><title type='text'>Lukisan Kakekku</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaWN5kPQ6HI/AAAAAAAAAEc/76vsy9JBic4/s1600-h/kakek_ku.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 180px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaWN5kPQ6HI/AAAAAAAAAEc/76vsy9JBic4/s320/kakek_ku.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306803756045756530" /&gt;&lt;/a&gt;
Judul : Kakekku, Ukuran Kanvas : 40X50, Cat : Minyak, Pelukis : Soeharto, Harga : 1.500.000 idr, Telephone : +6285736504157, Keterangan : Sudah Terjual 
&lt;span class="fullpost"&gt;


    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-4142134482986371732?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/4142134482986371732/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-kakekku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/4142134482986371732'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/4142134482986371732'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-kakekku.html' title='Lukisan Kakekku'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaWN5kPQ6HI/AAAAAAAAAEc/76vsy9JBic4/s72-c/kakek_ku.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-4511580122764078512</id><published>2009-02-25T10:23:00.000-08:00</published><updated>2009-02-25T10:30:37.805-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GALLERY LUKISAN'/><title type='text'>Lukisan Kakek</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaWNEe2fnWI/AAAAAAAAAEU/Ogp7BzpUx30/s1600-h/kakek.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 180px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaWNEe2fnWI/AAAAAAAAAEU/Ogp7BzpUx30/s320/kakek.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306802844066618722" /&gt;&lt;/a&gt;
Judul : Kakek, Ukuran Kanvas : 50X40, Cat : Minyak, Pelukis : Matdung, Harga : 2.000.000 idr, Telephone : +6285736504157, Keterangan : Sudah Terjual 
&lt;span class="fullpost"&gt;


    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-4511580122764078512?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/4511580122764078512/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-kakek.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/4511580122764078512'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/4511580122764078512'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-kakek.html' title='Lukisan Kakek'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaWNEe2fnWI/AAAAAAAAAEU/Ogp7BzpUx30/s72-c/kakek.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-4260179513791831171</id><published>2009-02-25T10:08:00.001-08:00</published><updated>2009-02-25T10:15:21.524-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GALLERY LUKISAN'/><title type='text'>Lukisan Sabung Ayam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaWJYZ_Du-I/AAAAAAAAAEE/B4Sv99-2HN8/s1600-h/sabung+ayam.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 180px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaWJYZ_Du-I/AAAAAAAAAEE/B4Sv99-2HN8/s320/sabung+ayam.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306798788311235554" /&gt;&lt;/a&gt;
Judul : Sabung Ayam , Ukuran Kanvas : 60X80, Cat : Minyak, Pelukis : Sunardi, Harga : 2.500.000 idr, Telephone : +6285736504157
&lt;span class="fullpost"&gt;


    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-4260179513791831171?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/4260179513791831171/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-sabung-ayam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/4260179513791831171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/4260179513791831171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-sabung-ayam.html' title='Lukisan Sabung Ayam'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaWJYZ_Du-I/AAAAAAAAAEE/B4Sv99-2HN8/s72-c/sabung+ayam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-2613539349408454438</id><published>2009-02-25T09:53:00.000-08:00</published><updated>2009-02-25T10:07:47.193-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GALLERY LUKISAN'/><title type='text'>Lukisan Kuda</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaWGVBJPOyI/AAAAAAAAAD0/xcbTFEINryc/s1600-h/kuda.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 180px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaWGVBJPOyI/AAAAAAAAAD0/xcbTFEINryc/s320/kuda.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306795431568554786" /&gt;&lt;/a&gt;
Judul : Kuda, Ukuran Kanvas : 70X50, Cat : Minyak, Pelukis : Sunardi, Harga : 2.000.000 idr, Telephone : +6285736504157

&lt;span class="fullpost"&gt;


    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-2613539349408454438?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/2613539349408454438/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-kuda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/2613539349408454438'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/2613539349408454438'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-kuda.html' title='Lukisan Kuda'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaWGVBJPOyI/AAAAAAAAAD0/xcbTFEINryc/s72-c/kuda.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-4140485291549984568</id><published>2009-02-25T09:46:00.001-08:00</published><updated>2009-02-25T09:48:49.904-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GALLERY LUKISAN'/><title type='text'>Lukisan Buah Nangka</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaWEPV3jVII/AAAAAAAAADk/Pn6BLz1xLE0/s1600-h/nangka.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 180px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaWEPV3jVII/AAAAAAAAADk/Pn6BLz1xLE0/s320/nangka.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306793135029048450" /&gt;&lt;/a&gt;
Judul : Nangka, Ukuran Kanvas : 60X50, Cat : Minyak, Pelukis : Sunardi, Harga : 1.500.000 idr, Telephone : +6285736504157
&lt;span class="fullpost"&gt;


    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-4140485291549984568?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/4140485291549984568/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-buah-nangka.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/4140485291549984568'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/4140485291549984568'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-buah-nangka.html' title='Lukisan Buah Nangka'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaWEPV3jVII/AAAAAAAAADk/Pn6BLz1xLE0/s72-c/nangka.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-3624576703926396522</id><published>2009-02-25T09:43:00.000-08:00</published><updated>2009-02-25T09:46:24.183-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GALLERY LUKISAN'/><title type='text'>Lukisan Buah Durian</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaWDe-1WyvI/AAAAAAAAADc/lRS0yz8YZH8/s1600-h/durian.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 180px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaWDe-1WyvI/AAAAAAAAADc/lRS0yz8YZH8/s320/durian.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306792304212101874" /&gt;&lt;/a&gt;
Judul : Durian , Ukuran Kanvas : 60X50, Cat : Minyak, Pelukis : Sunardi, Harga : 1.500.000 idr, Telephone : +6285736504157
&lt;span class="fullpost"&gt;


    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-3624576703926396522?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/3624576703926396522/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-buah-duren.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/3624576703926396522'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/3624576703926396522'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-buah-duren.html' title='Lukisan Buah Durian'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaWDe-1WyvI/AAAAAAAAADc/lRS0yz8YZH8/s72-c/durian.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-8604880091072391745</id><published>2009-02-25T09:39:00.000-08:00</published><updated>2009-02-25T09:43:07.613-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GALLERY LUKISAN'/><title type='text'>Lukisan Ikan Koki dan Koi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaWCdogfGeI/AAAAAAAAADU/Qouhy8u09og/s1600-h/koki+dan+koi.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 180px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaWCdogfGeI/AAAAAAAAADU/Qouhy8u09og/s320/koki+dan+koi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306791181527488994" /&gt;&lt;/a&gt;
Judul : Koki dan Koi , Ukuran Kanvas : 120X70, Cat : Minyak, Pelukis : Sunardi, Harga : 1.500.000 idr, Telephone : +6285736504157

&lt;span class="fullpost"&gt;


    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-8604880091072391745?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/8604880091072391745/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-ikan-koki-dan-koi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/8604880091072391745'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/8604880091072391745'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-ikan-koki-dan-koi.html' title='Lukisan Ikan Koki dan Koi'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaWCdogfGeI/AAAAAAAAADU/Qouhy8u09og/s72-c/koki+dan+koi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-8069361300196503729</id><published>2009-02-25T09:27:00.001-08:00</published><updated>2009-02-25T09:33:16.960-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GALLERY LUKISAN'/><title type='text'>Lukisan Ikan Koi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaV_yg8C0pI/AAAAAAAAADM/E0oZ-LACxiE/s1600-h/koi.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 180px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaV_yg8C0pI/AAAAAAAAADM/E0oZ-LACxiE/s320/koi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306788241737962130" /&gt;&lt;/a&gt;
Judul : Koi , Ukuran Kanvas : 40X60, Cat : Minyak, Pelukis : Sunardi, Harga : 1.500.000 idr, Telephone : +6285736504157
&lt;span class="fullpost"&gt;


    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-8069361300196503729?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/8069361300196503729/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-ikan-koi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/8069361300196503729'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/8069361300196503729'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-ikan-koi.html' title='Lukisan Ikan Koi'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaV_yg8C0pI/AAAAAAAAADM/E0oZ-LACxiE/s72-c/koi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-6379084473636735678</id><published>2009-02-25T09:23:00.001-08:00</published><updated>2009-02-25T09:34:42.916-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GALLERY LUKISAN'/><title type='text'>Lukisan Susur</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaV-4drszAI/AAAAAAAAADE/_8HRQuohLps/s1600-h/nyusur.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 180px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaV-4drszAI/AAAAAAAAADE/_8HRQuohLps/s320/nyusur.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306787244431690754" /&gt;&lt;/a&gt;
Judul : Nyusur, Ukuran Kanvas : 50X40, Cat : Minyak, Pelukis : Sunardi, Harga : 1.500.000 idr, Telephone : +6285736504157
&lt;span class="fullpost"&gt;


    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-6379084473636735678?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/6379084473636735678/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-susur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/6379084473636735678'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/6379084473636735678'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-susur.html' title='Lukisan Susur'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaV-4drszAI/AAAAAAAAADE/_8HRQuohLps/s72-c/nyusur.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-5895871289612891308</id><published>2009-02-25T09:16:00.000-08:00</published><updated>2009-02-25T09:35:47.332-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GALLERY LUKISAN'/><title type='text'>Lukisan Tarung</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaV9Vk9OLFI/AAAAAAAAAC8/HsOdvh5PXBo/s1600-h/tarung.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 180px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaV9Vk9OLFI/AAAAAAAAAC8/HsOdvh5PXBo/s320/tarung.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306785545577180242" /&gt;&lt;/a&gt;
Judul : Tarung, Ukuran Kanvas : 60X80, Cat : Minyak, Pelukis : Soeharto, Harga : 2.000.000 idr, Telephone : +6285736504157, Keterangan : Sudah Terjual 
&lt;span class="fullpost"&gt;


    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-5895871289612891308?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/5895871289612891308/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-tarung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/5895871289612891308'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/5895871289612891308'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-tarung.html' title='Lukisan Tarung'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaV9Vk9OLFI/AAAAAAAAAC8/HsOdvh5PXBo/s72-c/tarung.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-4032534440334778012</id><published>2009-02-25T09:14:00.001-08:00</published><updated>2009-02-25T09:35:55.874-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GALLERY LUKISAN'/><title type='text'>Lukisan Gendong</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaV8oF1cY9I/AAAAAAAAAC0/iwDT1if9nVs/s1600-h/gendong.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 180px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaV8oF1cY9I/AAAAAAAAAC0/iwDT1if9nVs/s320/gendong.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306784764128945106" /&gt;&lt;/a&gt;
Judul : Gendong, Ukuran Kanvas : 50X60, Cat : Minyak, Pelukis : Sunardi, Harga : 2.000.000 idr, Telephone : +6285736504157
&lt;span class="fullpost"&gt;


    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-4032534440334778012?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/4032534440334778012/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-gendong.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/4032534440334778012'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/4032534440334778012'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-gendong.html' title='Lukisan Gendong'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaV8oF1cY9I/AAAAAAAAAC0/iwDT1if9nVs/s72-c/gendong.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-458968682757544909</id><published>2009-02-25T09:11:00.000-08:00</published><updated>2009-02-25T09:36:04.063-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GALLERY LUKISAN'/><title type='text'>Lukisan Panen Padi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaV8GrjLGLI/AAAAAAAAACs/O413rSARCes/s1600-h/panen+padi.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 180px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaV8GrjLGLI/AAAAAAAAACs/O413rSARCes/s320/panen+padi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306784190137309362" /&gt;&lt;/a&gt;
Judul : Panen Padi , Ukuran Kanvas : 90X60, Cat : Minyak, Pelukis : Sunardi, Harga : 3.000.000 idr, Telephone : +6285736504157
&lt;span class="fullpost"&gt;


    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-458968682757544909?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/458968682757544909/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-panen-padi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/458968682757544909'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/458968682757544909'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-panen-padi.html' title='Lukisan Panen Padi'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaV8GrjLGLI/AAAAAAAAACs/O413rSARCes/s72-c/panen+padi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-2455240766524674735</id><published>2009-02-25T09:09:00.001-08:00</published><updated>2009-02-25T09:36:09.902-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GALLERY LUKISAN'/><title type='text'>Lukisan Bunga Alamanda</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaV7jk80jnI/AAAAAAAAACk/0UsJmBhii-s/s1600-h/alamanda.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 180px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaV7jk80jnI/AAAAAAAAACk/0UsJmBhii-s/s320/alamanda.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306783587070414450" /&gt;&lt;/a&gt;
Judul : Alamanda, Ukuran Kanvas : 50X70, Cat : Minyak, Pelukis : Sunardi, Harga : 2.000.000 idr, Telephone : +6285736504157
&lt;span class="fullpost"&gt;


    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-2455240766524674735?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/2455240766524674735/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-bunga-alamanda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/2455240766524674735'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/2455240766524674735'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-bunga-alamanda.html' title='Lukisan Bunga Alamanda'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaV7jk80jnI/AAAAAAAAACk/0UsJmBhii-s/s72-c/alamanda.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-710207382122032297</id><published>2009-02-25T08:43:00.000-08:00</published><updated>2009-02-25T09:36:32.209-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GALLERY LUKISAN'/><title type='text'>Lukisan Pemandangan Alam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaV1c9bNbvI/AAAAAAAAACM/-U2mHZ-W2g4/s1600-h/pemandangan+alam.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 180px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaV1c9bNbvI/AAAAAAAAACM/-U2mHZ-W2g4/s320/pemandangan+alam.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306776876311473906" /&gt;&lt;/a&gt;
Judul : Pemandangan Alam , Ukuran Kanvas : 90X60, Cat : Minyak, Pelukis : Sunardi, Harga : 2.000.000 idr, Telephone : +6285736504157
&lt;span class="fullpost"&gt;


    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-710207382122032297?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/710207382122032297/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-pemandangan-alam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/710207382122032297'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/710207382122032297'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-pemandangan-alam.html' title='Lukisan Pemandangan Alam'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaV1c9bNbvI/AAAAAAAAACM/-U2mHZ-W2g4/s72-c/pemandangan+alam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-2103143476455434910</id><published>2009-02-25T08:40:00.000-08:00</published><updated>2009-02-25T09:36:38.757-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GALLERY LUKISAN'/><title type='text'>Lukisan Barong Bali</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaV0-XL-DMI/AAAAAAAAACE/FvnyvZ46fs4/s1600-h/barong.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 180px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaV0-XL-DMI/AAAAAAAAACE/FvnyvZ46fs4/s320/barong.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306776350650928322" /&gt;&lt;/a&gt;
Judul : Barong , Ukuran Kanvas : 60X80, Cat : Minyak, Pelukis : Sunardi, Harga : 3.000.000 idr, Telephone : +6285736504157
&lt;span class="fullpost"&gt;


    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-2103143476455434910?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/2103143476455434910/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-barong-bali.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/2103143476455434910'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/2103143476455434910'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-barong-bali.html' title='Lukisan Barong Bali'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaV0-XL-DMI/AAAAAAAAACE/FvnyvZ46fs4/s72-c/barong.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-1872462947512885101</id><published>2009-02-25T08:38:00.001-08:00</published><updated>2009-02-25T08:40:35.988-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GALLERY LUKISAN'/><title type='text'>Lukisan Buah Jambu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaV0QAr4JkI/AAAAAAAAAB8/xwyrNi4DTQQ/s1600-h/jambu.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 180px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaV0QAr4JkI/AAAAAAAAAB8/xwyrNi4DTQQ/s320/jambu.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306775554336761410" /&gt;&lt;/a&gt;
Judul : Jambu, Ukuran Kanvas : 60X70, Cat : Minyak, Karya : Sunardi, Harga : 2.000.000 idr, Telephone : +6285736504157
&lt;span class="fullpost"&gt;


    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-1872462947512885101?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/1872462947512885101/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-buah-jambu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/1872462947512885101'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/1872462947512885101'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-buah-jambu.html' title='Lukisan Buah Jambu'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaV0QAr4JkI/AAAAAAAAAB8/xwyrNi4DTQQ/s72-c/jambu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-7584221115577846423</id><published>2009-02-25T08:26:00.000-08:00</published><updated>2009-02-25T08:37:56.469-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GALLERY LUKISAN'/><title type='text'>Lukisan 2 Kuda</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaVxoc_aWfI/AAAAAAAAAB0/4pfFnBdR2fY/s1600-h/2+kuda.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 180px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaVxoc_aWfI/AAAAAAAAAB0/4pfFnBdR2fY/s320/2+kuda.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306772675716864498" /&gt;&lt;/a&gt;
Judul : 2 Kuda, Ukuran Kanvas : 60X80, Cat : Minyak, Karya : Sunardi, Harga : 2.000.000 idr, Telephone : +6285736504157
&lt;span class="fullpost"&gt;


    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-7584221115577846423?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/7584221115577846423/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-2-kuda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/7584221115577846423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/7584221115577846423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lukisan-2-kuda.html' title='Lukisan 2 Kuda'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SaVxoc_aWfI/AAAAAAAAAB0/4pfFnBdR2fY/s72-c/2+kuda.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-4513183556038264664</id><published>2009-02-22T07:09:00.000-08:00</published><updated>2009-02-22T07:10:58.991-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HEALTH'/><title type='text'>Endokarditis</title><content type='html'>penyakit yang disebabkan oleh infeksi mikroorganisme pada endokard atau katub jantung. Infeksi endokarditid biasanya terjadi pada jantung yang telah mengalami kerusakan. Penyakit ini didahului dengan endokarditis, biasanya berupa penyakit jantung bawaan, maupun penyakit jantung yang didapat. Dahulu Infeksi pada endokard banyak disebabkan oleh bakteri sehingga disebut endokariditis bakterial. Sekarang infeksi bukan disebabkan oleh bakteri saja, tetapi bisa disebabkan oleh mikroorganisme lain, seperti jamur, virus, dan lain-lain.&lt;span class="fullpost"&gt;
Etiologi
Endokarditis paling banyak disebabkan oleh streptokokus viridans yaitu mikroorganisme yang hidup dalam saluran napas bagian atas. Sebelum ditemuklan antibiotik, maka 90 - 95 % endokarditis infeksi disebabkan oleh strptokokus viridans, tetapi sejak adanya antibiotik streptokokus viridans 50 % penyebab infeksi endokarditis yang merupakan 1/3 dari sumber infeksi. Penyebab lain dari infeksi endokarditis yang lebih patogen yaitu stapilokokus aureus yang menyebabkan infeksi endokarditis subakut. Penyebab lainnya adalah streptokokus fekalis, stapilokokus, bakteri gram negatif aerob/anaerob, jamur, virus, ragi, dan kandida.

Faktor-faktor predisposisi dan faktor pencetus.
Faktor predisposisi diawali dengan penyakit-penyakit kelainan jantung dapat berupa penyakit jantung rematik, penyakit jantung bawaan, katub jantung prostetik, penyakit jantung sklerotik, prolaps katub mitral, post operasi jantung, miokardiopati hipertrof obstruksi.

Endokarditi infeksi sering timbul pada penyakit jantung rematik dengan fibrilasi dan gagal jantung. Infeksi sering pada katub mitral dan katub aorta. Penyakit jantung bawaan yang terkena endokarditis adalah penyakit jantung bawaan tanpa ciyanosis, dengan deformitas katub dan tetralogi fallop. Bila ada kelainan organik pada jantung, maka sebagai faktor predisposisi endokarditis infeksi adalah akibat pemakaian obat imunosupresif atau sitostatik, hemodialisis atau peritonial dialisis, serosis hepatis, diabetis militus, penyakit paru obstruktif menahun, penyakit ginjal, lupus eritematosus, penyakit gout, dan penyalahan narkotik intravena.

Faktor pencetus endokarditis infeksi adalah ekstrasi gigi atau tindakan lain pada gigi dan mulut, kateterisasi saluran kemih, tindakan obstretrik ginekologik dan radang saluran pernapasan.

Patofisiologi
Kuman paling sering masuk melalui saluran napas bagian atas selain itu juga melalui alat genital dan saluran pencernaan, serta pembuluh darah dan kulit. Endokard yang rusak dengan permukaannya tidak rata mudah sekali terinfeksi dan menimbulakan vegetasi yang terdiri atas trombosis dan fibrin. Vaskularisasi jaringan tersebut biasanya tidak baik, sehingga memudahkan mikroorganisme berkembang biak dan akibatnya akan menambah kerusakan katub dan endokard, kuman yang sangat patogen dapat menyebabkan robeknya katub hingga terjadi kebocoran. Infeksi dengan mudah meluas ke jaringan sekitarnya, menimbulkan abses miokard atau aneurisme nekrotik. Bila infeksi mengenai korda tendinae maka dapat terjadi ruptur yang mengakibatkan terjadinya kebocoran katub. 

Pembentukan trombus yang mengandung kuman dan kemudian lepas dari endokard merupakan gambaran yang khas pada endokarditis infeksi. Besarnya emboli bermacam-macam. Emboli yang disebabkan jamur biasanya lebih besar, umumnya menyumbat pembuluh darah yang besar pula. Tromboemboli yang terinfeksi dapat teranggkut sampai di otak, limpa, ginjal, saluran cerna, jantung, anggota gerak, kulit, dan paru. Bila emboli menyangkut di ginjal. akan meyebabkan infark ginjal, glomerulonepritis. Bila emboli pada kulit akan menimbulkan rasa sakit dan nyeri tekan.

Gejala-gejala
Sering penderita tidak mengetahui dengan jelas. Sejak kapan penyakitnya mulai timbul , misalnya sesudah cabut gigi, mulai kapan demam, letih-lesu, keringat malam banyak, nafsu makan berkurang, berat badan menurun, sakit sendi, sakit dada, sakit perut, hematuria, buta mendadak, sakit pada ekstremitas (jari tangan dan kaki), dan sakit pada kulit.

Gejala umum
Demam dapat berlangsung terus-menerus retermiten / intermiten atau tidak teratur sama sekali. Suhu 38 - 40 C terjadi pada sore dan malam hari, kadang disertai menggigil dan keringat banyak. Anemia ditemukan bila infeksi telah berlangsung lama. pada sebagian penderita ditemukan pembesaran hati dan limpha.

Gejala Emboli dan Vaskuler
Ptekia timbul pada mukosa tenggorok, muka dan kulit (bagian dada). umumya sukar dibedakan dengan angioma. Ptekia di kulit akan berubah menjadi kecoklatan dan kemudian hilang, ada juga yang berlanjut sampai pada masa penyembuhan. Emboli yang timbul di bawah kuku jari tangan (splinter hemorrhagic).

Gejala Jantung
Tanda-tanda kelainan jantung penting sekali untuk menentukan adanya kelainan katub atau kelainan bawaan seperti stenosis mitral, insufficiency aorta, patent ductus arteriosus (PDA), ventricular septal defect (VCD), sub-aortic stenosis, prolap katub mitral. Sebagian besar endocarditis didahului oleh penyakit jantung, tanda-tanda yang ditemukan ialah sesak napas, takikardi, palpasi, sianosis, atau jari tabuh (clubbing of the finger). Perubahan murmur menolong sekali untuk menegakkan diagnosis, penyakit yang sudah berjalan menahun, perubahan murmur dapat disebabkan karena anemia . Gagal jantung terjadi pada stadium akhir endokarditis infeksi, dan lebih sering terjadi pada insufisiensi aorta dan insufisiensi mitral, jarang pada kelainan katub pulmonal dan trikuspid serta penyakit jantung bawaan non valvular .

Endokarditis infeksi akut
Infeksi akut lebih sering timbul pada jantung yang normal, berbeda dengan infeksi sub akut, penyakitnya timbul mendadak, tanda-tanda infeksi lebih menonjol, panas tinggi dan menggigil, jarang ditemukan pembesaran limfa, jari tabuh, anemia dan ptekia . Emboli biasanya sering terjadi pada arteri yang besar sehingga menimbulkan infark atau abses pada organ bersangkutan. Timbulnya murmur menunjukkan kerusakan katub yang sering terkena adalah katub trikuspid berupa kebocoran, tampak jelas pada saat inspirasi yang menunjukkan gagal jantung kanan, vena jugularis meningkat, hati membesar, nyeri tekan, dan berpulsasi serta udema. Bila infeksi mengenai aorta akan terdengar murmur diastolik yang panjang dan lemah. Infeksi pada aorta dapat menjalar ke septum inter ventricular dan menimbulkan abses. Abses pada septum dapat pecah dan menimbulkan blok AV . Oleh karena itu bila terjadi blok AV penderita panas tinggi, kemungkinan ruptur katub aorta merupakan komplikasi yang serius yang menyebabkan gagal jantung progresif. Infeksi katub mitral dapat menjalar ke otot papilaris dan menyebabkan ruptur hingga terjadi flail katub mitral.

Laboratorium
Leukosit dengan jenis netrofil, anemia normokrom normositer, LED meningkat, immunoglobulin serum meningkat, uji fiksasi anti gama globulin positf, total hemolitik komplemen dan komplemen C3 dalam serum menurun, kadar bilirubin sedikit meningkat.

Pemeriksaan umum urine ditemukan maka proteinuria dan hematuria secara mikroskopik. Yang penting adalah biakan mikro organisme dari darah . Biakan harus diperhatikan darah diambil tiap hari berturut-turut dua / lima hari diambil sebanyak 10 ml dibiakkan dalam waktu agak lama (1 - 3 minggu) untuk mencari mikroorganisme yang mungkin berkembang agak lambat. biakkan bakteri harus dalam media yang sesuai. NB: darah diambil sebelum diberi antibiotik . Biakan yang positif uji resistansi terhadap antibiotik.

Echocardiografi
Diperlukan untuk:
- Melihat vegetasi pada katub aorta terutama vegetasi yang besar ( &gt; 5 mm)
- Melihat dilatasi atau hipertrofi atrium atau ventrikel yang progresif
- Mencari penyakit yang menjadi predisposisi endokarditis ( prolap mitral, fibrosis, dan calcifikasi katub mitral )
- Penutupan katub mitral yang lebih dini menunjukkan adanya destrruktif katub aorta dan merupakan indikasi untuk melakukan penggantian katub

Diagnosis
Diagnosis endokarditis infeksi dapat ditegakkan dengan sempurna bila ditemukan kelainan katub, kelainan jantung bawaan, dengan murmur , fenomena emboli, demam dan pembiakan darah yang positif. Diagnosis dapat ditegakkan bila memenuhi kriteria diatas.

Endokarditis paska bedah dapat diduga bilamana terjadi panas, leukositosis dan anemia sesudah operasi kardiovaskuler atau operasi pemasangan katub jantung prostetik.

Pengobatan
Pemberian obat yang sesuai dengan uji resistensi dipakai obat yang diperkirakan sensitif terhadap mikroorganisme yang diduga. Bila penyebabnya streptokokus viridan yang sensitif terhadpa penicillin G , diberikan dosis 2,4 - 6 juta unit per hari selama 4 minggu, parenteral untuk dua minggu, kemudian dapat diberikan parenteral / peroral penicillin V karena efek sirnegis dengan streptomicin, dapat ditambah 0,5 gram tiap 12 jam untuk dua minggu . Kuman streptokokous fecalis (post operasi obs-gin) relatif resisten terhadap penisilin sering kambuh dan resiko emboli lebih besar oleh karena itu digunakan penisilin bersama dengan gentamisin yang merupakan obat pilihan. Dengan dosis penisilin G 12 - 24 juta unit/hari,dan gentamisin 3 - 5 mg/kgBB dibagi dalam 2 - 3 dosis. Ampisilin dapat dipakai untuk pengganti penisilin G dengan dosis 6 - 12 gr/hari . Lama pengobatan 4 minggu dan dianjurkan sampai 6 minggu. Bila kuman resisten dapat dipakai sefalotin 1,5 gr tiap jam (IV) atau nafcilin 1,5 gr tiap 4 jam atau oksasilin 12 gr/hari atau vankomisin 0,5 gram/6 jam, eritromisin 0,5 gr/8 jam lama pemberian obat adalah 4 minggu. Untuk kuman gram negatif diberikan obat golongan aminoglikosid : gentamisin 5 - 7 mg/kgBB per hari, gentamisin sering dikombinsaikan dengan sefalotin, sefazolia 2 - 4 gr/hari , ampisilin dan karbenisilin. Untuk penyebab jamur dipakai amfoterisin B 0,5 - 1,2 mg/kgB per hari (IV) dan flucitosin 150 mg/Kg BB per hari peroral dapat dipakai sendiri atua kombinasi. Infeksi yang terjadi katub prostetik tidak dapat diatasi oleh obat biasa, biasanya memerlukan tindakan bedah. Selain pengobatan dengan antibiotik penting sekali mengobati penyakit lain yang menyertai seperti : gagal Jantung . Juga keseimbangan elektrolit, dan intake yang cukup .

Pencegahan
Faktor predisposisi sebaiknya diobati (gigi yang rusak, karies,selulitis dan abses).


    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-4513183556038264664?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/4513183556038264664/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/endokarditis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/4513183556038264664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/4513183556038264664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/endokarditis.html' title='Endokarditis'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-4505057925352608983</id><published>2009-02-22T05:51:00.000-08:00</published><updated>2009-02-22T05:55:13.297-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HEALTH'/><title type='text'>Darah</title><content type='html'>•Fs darah:
–Transpor gas, nutrisi, hormon &amp; sampah metab
–Regulasi pH &amp; komposisi ion ICF
–Restriksi pelepasan cairan pd tempat jejas
•~ proses pembekuan
–Pertahanan thd toksin &amp; patogen
•~ lekosit, antibodi
–Stabilisasi suhu tubuh
&lt;span class="fullpost"&gt;
•Komposisi darah
–Plasma
–Elemen berbentuk
•Eritrosit
•Lekosit
•Trombosit

Plasma
•46 – 63 % vol darah
•Protein plasma
–Albumin ~ 60%  tek osmotik plasma
–Globulin ~ 35 %  
•Antibodi ~ imunoglobulin
•Globulin transpor 
–Thyroid binding globulin &amp; transthyretin  hormon tiroid
–Transcortin  ACTH
–Transcalciferin  calcitriol
–Metalloprotein e.g transferrin  Fe2+
–Apolipoprotein; + lipid  lipoprotein 
–Steroid binding protein e.g. testosteron binding globulin (TeBG)  testosteron
–Fibrinogen
•4% protein plasma
•Pembekuan darah ~ fibrin
–Lain: e.g. hormon
•Sumber protein plasma
–Liver (&gt;90%) albumin, globulin, fibrinogen, prohormon
–Sel plasma ~ antibodi
–Endokrin ~ hormon

Elemen berbentuk
•Hematopoiesis ~ proses pembentukan sel darah
•Sel darah embrio muncul pd usia kehamilan 3 minggu
•8 minggu pertama di bentuk dlm vasa pd yolk sac, dilanjutkan dlm liver, limpa, timus &amp; sutul
•2 – 5 bln di liver &amp; limpa
•5 dst di sutul
•Dewasa hy dlm sutul

Eritrosit
•99,9 % dr all sel darah
•Hematokrit  perbandingan komponen seluler thd plasma darah = PCV = VPRC
•Androgen ↑ produksi eritrosit
•Bentuk spt cakram bag tepinya lbh tebal
–Rasio luas : volume besar
•pertukaran gas di kapiler lbh cepat
–Dpt membentuk tumpukan, lbh mudah memasuki pemb darah yg sempit
–Elastis, lbh mdh melewati kapiler
•Tdk py organela
–Tdk dpt membelah diri or sintesa protein
–Krn itu tdk dpt repair  umur 120 hr
–Tdk py mitokondria  tdk konsumsi O2  O2 pasti mencapai jaringan perifer
 
Hemoglobin
•95 % prot intraseluler
•Hb dewasa rantai polipeptida  2 alfa &amp; 2 beta
•Mgd pigmen heme
•Hb + O2 ↔ HbO2 (oksihemoglobin)
•Hb + CO2 ~ carbaminohemoglobin
•Hb fetus lbh mdh mengikat O2  curi O2 drh ibu
•Konversi Hb fetus ke dws tjd saat lahir hingga bbrp thn
•Prod Hb fetus pd dws dpt dirangsang dgn hidroksiurea or butirat  tx talasemia or sickle cell
 
Eritropoiesis 
•Myeloid stem cell  proeritroblas  eritroblas  normoblas  retikulosit  eritrosit
•Diatur o/ eritropoetin  ↑ pd hipoksia
•Vitamin B6, B12, as folat, zat besi
–Anemia pernisiosa ~ def B12
–Anemia hipokrom normositer ~ def Fe

Golongan Darah
•Antigen ~ agglutinogen : tdp pd permukaan membran sel darah merah
•Antibodi : tdp dlm plasma
•Gol darah ABO
–A : antigen A; antibodi B
–B : antigen B; antibodi A
–AB : antigen A &amp; B; antibodi –
–O : antigen -; antibodi A &amp; B
•Gol darah Rhesus
–Rh -  tdk py antigen rhesus
•Antibodi thd Rh+ tdk selalu ada; bs if pernah kontak dgn Rh+
–Rh +  py antigen rhesus
 
    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-4505057925352608983?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/4505057925352608983/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/darah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/4505057925352608983'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/4505057925352608983'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/darah.html' title='Darah'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-1156097433724939515</id><published>2009-02-16T04:46:00.000-08:00</published><updated>2009-02-16T04:48:55.822-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TUTORIAL BLOG'/><title type='text'>Koneksi Internet dengan Handphone CDMA</title><content type='html'>Peralatan yang harus disiapkan :
•Phone Modem dengan menggunakan Handphone CDMA yang memiliki fasilitas GPRS 
•Kabel Data : untuk menghubungkan handphone dengan computer, banyak sekali kabel data, kabel ini nantinya disesuaikan dengan tipe handphone yang digunakan.
•Kartu CDMA : kita membutuhkan salah satu kartu CDMA untuk akses apapun kartu CDMA yang kita gunakan cara aksesnya sama yang mebedakan hanya pada login id dan password 
&lt;span class="fullpost"&gt;
Instalasi Driver 
Peralatan yang disiapkan harus dikenali oleh computer, agar computer dapat mengenalinya harus menginstal driver dari perangkat tersebut ke computer.setelah penginstalan kabel data selesai selanjutnya kita menginstal modem :
•Masuk ke control panel 
•Klik phone and modem option 
•Pilih modem kemudian klik add 
•Pilih don`t detect my modem kemudinan klik next
•Pilih have disk carilah diman letak file driver modem pada kotak browse
•Pilih folder driver modem lalu klik pada nmpCDMA1xRRT dan klik open 
•Klik OK 
•Pilih port yang akan kita gunakan untuk akses modem kemudian klik next 
•Klik continue anyway  dan biarkan proses instalasi berjalan sampai selesai
•Klik finish  
•Klik OK untuk mengakhiri proses 

Koneksi Internet 
Setelah semua peralatan terinstal dengan sempurna maka sudah siap untuk dilakukan koneksi internet, tahap untuk melakukan akses adalah terlebih dahulu kita harus membuat koneksi, memulai koneksi, mengakhiri koneksi 
•Membuat koneksi 
setiap  kartu CDMA yang kita gunakan sebaiknya kita selalu buatkan koneksi baru, hal ini 
akan memudahkan kita jika sering berganti – ganti operator. Membuat koneksi cukup dilakukan satu kali utnuk satu macam operator. 
Langkah – langkah membuat koneksi :
-masuk pada jendela control panel pilih network conections 
-klik create a new conections 
-klik next 
-pilih connect to the internet kemudian klik next 
-pilih set up my conection manually kemudian klik next 
-pilih connect using a dial-up modem kemudian next 
-isikan nama koneksi untuk memudahkan kita mencarinya diwaktu yang akan datang, nama bisa dipilih sesuai dengan operator yang kita gunakan.
-Isikan #777 pada phone number, semua operator CDMA menggunakan nomor yang sama untuk akses internet via gprs klik next
-Isikan user name dan password : FREN :user name : m8 pasword : m8, STARONE :username : starone  pasword : indosat, smart :user name : smart pasword : smart, kemudian klik next
-Koneksi sudah berhasil dibuat klik finish untuk mengakhiri.
•Cara memulai koneksi 
-klik start kemudian arahkan pointer pada connect to pilih koneksi yang tersedia.
-Setelah kita pilih salah satu koneksi yang dimiliki, maka kita akan melihat kotak dialog yang berisikan user name dan password kemudian klik dial 
-Jika sudah terkoneksi maka akan muncul konfirmasi di taskbar windows
Selamat mencoba …. 


    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-1156097433724939515?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/1156097433724939515/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/koneksi-internet-dengan-handphone-cdma.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/1156097433724939515'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/1156097433724939515'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/koneksi-internet-dengan-handphone-cdma.html' title='Koneksi Internet dengan Handphone CDMA'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-8647013223350957023</id><published>2009-02-15T14:45:00.001-08:00</published><updated>2009-02-15T14:53:42.614-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HEALTH'/><title type='text'>Malaria</title><content type='html'>Malaria adalah penyakit dapat bersifat akut amaupun kronis yang penyebabnya adalah plasmodium, plasmodium ini dibagi menjadi 4 spesies : plasmodium vivax, plasmodium falciparum, plasmodium malariae, plasmodium ovale adpun hospens perantaranya yaitu nyamuk anoples 

gejala 
•demam : demam ini berkaitan dengan saat pecahnya skizone matang ( sporulasi ) pada malaria tertiana ( p. vivax dan p.ovale ) biasanya demam peroidisitasnya  pada hari ke 3 dan pada malaria kuartana ( p.malariae ) periodisitas demamnya setia hari ke 4.. demam malaria khas terdiri atas 3 stadium : menggigil ( 15 menit – 1 jam ), puncak demam  ( 2 – 6 jam ) dan berkeringat ( 2 -4 jam ) demam akan turun secara bertahap karena adanya adaptasi terhadap parasit dalam tubuh dan proses respon imun. 
&lt;span class="fullpost"&gt;
•Splenomegali : ini terjadi pada malaria yang sudah kronis, limpa mengalami kongesti, menghitam dan mengalami keras karena timbunan pigmen eritrosit parasit dan jaringan ikat yang bertambah.
•Anemia : derajat anemia tergantung pada spesies penyebab yang paling berat adalah terjadi karena p.falciparum.
Penyebab anemia : penghancuran eritrosit yang berlebihan, eritrosit normal tidak dapat hidup lama, gangguan pembentukan eritrosit karena depresi eritropoesisi dalam sumsum tulang belakang 
•Ikterus : disebabkan karena hemolisis dan gangguan hepar.

Pemeriksaan :
Pemeriksaan darah tepi, pembuatan preparat darah tebal dan tipis dilakukan untuk melihat keberadaan parasit dalam darah tepi. 

Penatalaksanaan :
Pengobatan dengan obat anti malaria :
•Skizontisit jaringan primer yang membasmi parasit praeritrosit yaitu :proguanil , pirimetamin 
•Skizontisit jaringan sekunder yaitu primakuin 
•Skizontisit darah yang mebasmi parasit fase eritrosit yaitu kina, klorokuin dan amodiakuin 
Pada malaria tidak hanya terbatas pada pengobatan kuratif tetapi juga termasuk pengobatan pencegahan yang bertujuan mencegah terjadinya infeksi  atau timbulnya gejala klinis, pengobatan kuratif dapat dilakukan dengan pemberian obat malaria jenis skizontisid.


    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-8647013223350957023?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/8647013223350957023/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/malaria_15.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/8647013223350957023'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/8647013223350957023'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/malaria_15.html' title='Malaria'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-6197202095920848356</id><published>2009-02-08T09:09:00.000-08:00</published><updated>2009-02-08T09:11:28.763-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HEALTH'/><title type='text'>CEDERA KEPALA</title><content type='html'>Cedera kepala pada dasarnya dikenal dua macam mekanisme trauma yang mengenai kepala yakni benturan dan goncangan ( Gernardli and Meany  1996 ).
Mekanisme Cedera Kepala
 Berdasarkan besarnya gaya dan lamanya gaya yang bekerja pada kepala manusia maka mekanisme terjadinya cidera kepala tumpul dapat dibagi menjadi dua :
1. Static loading
Gaya langsung bekerja pada kepala, lamanya gaya yang bekerja lambat, lebih dari 200 milidetik. Mekanisme static loading ini jarang terjadi tetapi kerusakan yang terjadi sangat berat mulai dari cidera pada kulit kepala sampai pada kerusakan tulang kepala,  jaringan dan pembuluh darah otak. (Bajamal A.H , 1999).
&lt;span class="fullpost"&gt;

2. Dynamic loading
Gaya yang bekerja pada kepala secara cepat (kurang dari 50 milidetik). Gaya yang bekerja pada kepala dapat secara langsung (impact injury) ataupun gaya tersebut bekerja tidak langsung (accelerated-decelerated injury). Mekanisme cidera kepala dynamic loading ini paling sering terjadi (Bajamal A.H , 1999).
a. Impact Injury
 Gaya langsung bekerja pada kepala. Gaya yang terjadi akan diteruskan kesegala arah, jika mengenai jaringan lunak akan diserap sebagian dan sebagian yang lain akan diteruskan, sedangkan jika mengenai jaringan yang keras akan dipantulkan kembali. Tetapi gaya impact ini dapat juga menyebabkan lesi akselerasi-deselerasi. Akibat dari impact injury akan menimbulkan lesi :
Pada cidera  kulit kepala (SCALP) meliputi Vulnus apertum, Excoriasi, Hematom subcutan, 0Subgalea, Subperiosteum. Pada tulang atap kepala meliputi Fraktur linier, Fraktur distase, Fraktur steallete, Fraktur depresi. Fraktur basis cranii meliputi Hematom intracranial, Hematom epidural, Hematom subdural, Hematom intraserebral, Hematom intrakranial. Kontusio serebri terdiri dari Contra coup kontusio, Coup kontusio. Lesi difuse intrakranial, Laserasi serebri yang meliputi Komosio serebri, Diffuse axonal injury (Umar Kasan , 1998).
b. Lesi akselerasi – deselerasi
       Gaya tidak langsung bekerja pada kepala tetapi mengenai bagian tubuh yang lain tetapi kepala tetap ikut bergerak akibat adanya perbedaan densitas antara tulang kepala dengan densitas yang tinggi dan jaringan otak dengan densitas yang lebih rendah , maka jika terjadi gaya tidak langsung maka tulang kepala akan bergerak lebih dahulu sedangkan jaringan otak dan isinya tetap berhenti, sehingga pada saat tulang kepala berhenti bergerak maka jaringan otak mulai bergerak dan oleh karena pada dasar tengkorak terdapat tonjolan-tonjolan maka akan terjadi gesekan antara jaringan otak dan tonjolan tulang kepala tersebut akibatnya terjadi lesi intrakranial berupa Hematom subdural, Hematom intraserebral, Hematom intraventrikel, Contra coup kontusio. Selain itu gaya akselerasi dan deselerasi akan menyebabkan gaya terikan ataupun robekan yang menyebabkan lesi diffuse berupa Komosio serebri, Diffuse axonal injury (Umar Kasan , 1998).

Cidera Otak Primer
       Cidera otak primer adalah cidera otak yang terjadi segera cidera kepala baik akibat impact injury maupun akibat gaya akselerasi-deselerasi (cidera otak primer ini dapat berlanjut menjadi cidera otak sekunder) jika cidera primer tidak mendapat penanganan yang baik, maka cidera primer dapat menjadi cidera sekunder  (Bajamal A.H, Darmadipura : 1993).

Cidera pada SCALP
       Fungsi utama dari lapisan kulit kepala dengan rambutnya adalah melindungi jaringan otak dengan cara menyerap sebagian gaya yang akan diteruskan melewati jaringan otak. Cidera pada scalp dapat berupa Excoriasi, Vulnus, Hematom subcutan, Hematom subgaleal, Hematom subperiosteal. Pada excoriasi dapat dilakukan wound toilet. Sedangkan pada vulnus apertum harus dilihat jika vulnus tersebut sampai mengenai galea aponeurotika maka galea harus dijahit ( untuk menghindari dead space sedangkan pada subcutan mengandung banyak pembuluh darah demikian juga rambut banyak mengandung kuman sehingga adanya hematom dan kuman menyebabkan terjadinya infeksi). Penjahitan pada galea memakai benang yang dapat diabsorbsi dalam jangka waktu lama (tetapi kalau tidak ada dapat dijahit dengan benang noabsorbsable tetapi dengan simpul terbalik untuk menghindari terjadinya “druck necrosis” ), pada kasus terjadinya excoriasi yang luas dan kotor hendaknya diberikan anti tetanus untuk mencegah terjadinya tetanus yang akan berakibat yang sangat fatal. Pada kasus dengan hematom subcutaan sampai hematom subperiosteum dapat dilakukan bebat tekan kemudian berikan anlgesia, jika selama 2 minggu hematom tidak diabsorbsi dapat dilakukan punksi steril. Hati-hati cidera scalp pada anak-anak/bayi karena pendarahan begitu banyak dapat terjadi shock hipopolemik (Gennerellita ,1996).

Fraktur linier kalvaria
       Fraktur linier pada kalvaria dapat terjadi jika gaya langsung yang bekerja pada tulang kepala cukup besar tetapi tidak menyebabkan tulang kepala “bending” dan terjadi fragmen fraktur yang masuk kedalam rongga intrakranial, tetapi tidak ada terapi khusus pada fraktur linier ini tetapi gaya yang menyebabkan terjadinya fraktur tersebut cukup besar maka kemungkinan terjadinya hematom intrakranial cukup besar, dari penelitian di RS Dr. Soetomo Surabaya didaptkan 88% epidural hematom disertai dengan fraktur linier kalvaria. Jika gambar fraktur tersebut kesegala arah disebut “Steallete fracture”, jika fraktur mengenai sutura disebut diastase fraktur (Bajamal      AH ,1999).

Fraktur Depresi
       Secara definisi yang disebut fraktur depresi apabila fragmen dari fraktur masuk rongga intrakranial minimal setebal tulang fragmen tersebut, berdasarkan pernah tidaknya fragmen berhubungan dengan udara luar maka fraktur depresi dibagi 2 yaitu fraktur depresi tertutup dan fraktur depresi terbuka (Bajamal AH, 1999).

1.Fraktur Depresi Tertutup
       Pada fraktur depresi tertutup biasanya tidak dilakukan tindakan operatip         kecuali bila fraktur tersebut menyebabkan gangguan neurologis, misal kejang-kejang hemiparese/plegi, penurunan kesadaran. Tindakan yang dilakukan adalah mengangkat fragmen tulang yang menyebabkan penekanan pada jaringan otak, setelah mengembalikan dengan fiksasi pada tulang disebelahnya, sedangkan fraktur depresi didaerah temporal tanpa disertai adanya gangguan neurologis tidak perlu dilakukan operasi (Bajamal A.H ,1999).  


Fraktur Depresi Terbuka
       Semua fraktur depresi terbuka harus dilakukan tindakan operatif debridemant untuk mencegah terjadinya proses infeksi (meningoencephalitis ) yaitu mengangkat fragmen yang masuk, membuang jaringan devitalized seperti jaringan nekrosis benda-benda asing, evakuasi hematom, kemudian menjahit durameter secara “water tight”/kedap air kemudian fragmen tulang dapat dikembalikan ataupun dibuang, fragmen tulang dikembalikan jika Tidak melebihi “golden periode” (24 jam), durameter tidak tegang Jika fragmen tulang berupa potongan-potongan kecil maka pengembalian tulang dapat secara “mozaik” (Bajamal 1999).

Fraktur Basis Cranii
       Faktur basis cranii secara anatomis ada perbedaan struktur didaerah basis cranii dan kalvaria yang meliputi pada basis caranii tulangnya lebih tipis dibandingkan daerah kalvaria, Durameter daerah basis lebih tipis dibandingkan daerah kalvaria, Durameter daerah basis lebih melekat erat pada tulang dibandingkan daerah kalvaria. Sehingga bila terjadi fraktur daerah basis mengakibatkan robekan durameter klinis ditandai dengan Bloody otorrhea, Bloody rhinorrhea, Liquorrhea, Brill Hematom, Batle’s sign, Lesi nervus cranialis yang paling sering N I, NVII dan NVIII. Diagnose fraktur basis cranii secara klinis lebih bermakna dibandingkan dengan diagnose secara radiologis oleh karena foto basis cranii posisinya “hanging foto”, dimana posisi ini sangat berbahaya terutama pada cidera kepala disertai dengan cidera vertebra cervikal ataupun pada cidera kepala dengan gangguan kesadaran yang dapat menyebabkan apnea. Adanya gambaran fraktur pada foto basis cranii tidak akan merubah penatalaksanaan dari fraktur basis cranii, Pemborosan biaya perawatan karena penambahan biaya foto basis cranii (Umar Kasan , 2000).
PENANGANAN DARI FRAKTUR BASIS CRANII MELIPUTI :
a. Cegah peningkatan tekanan intrakranial yang mendadak, misal cegah batuk, mengejan, makanan yang tidak menyebabkan sembelit. 
b. Jaga kebersihan sekitar lubang hidung dan lubang telinga, jika perlu dilakukan tampon steril (Consul ahli THT) pada bloody otorrhea/otoliquorrhea.
c. Pada penderita dengan tanda-tanda bloody otorrhea/otoliquorrhea penderita tidur dengan posisi terlentang dan kepala miring keposisi yang sehat (Umar Kasan : 2000).

Komosio Serebri
       Secara definisi komosio serebri adalah gangguan fungsi otak tanpa adanya kerusakan anatomi jaringan otak akibat adanya cidera kepala. Sedangkan secara klinis didapatkan penderita pernah atau sedang tidak sadar selama kurang dari 15 menit, disertai sakit kepala, pusing, mual-muntah adanya amnesi retrogrde ataupun antegrade. Pada pemeriksaan radiologis CT scan  tidak didapatkan adanya kelainan (Bajamal AH : 1993).

Kontusio Serebri
       Secara definisi kontusio serebri didefinisikan sebagai gangguan fungsi otak akibat adanya kerusakan jaringan otak, secara klinis didapatkan penderita pernah atau sedang tidak sadar selama lebih dari 15 menit atau didapatkan adanya kelainan neurologis akibat kerusakan jaringan otak seperti hemiparese/plegi, aphasia disertai gejala mual-muntah, pusing sakit kepala, amnesia retrograde/antegrade, pada pemerikasaan CT Scan didaptkan daerah hiperdens di jaringan otak, sedangkan istilah laserasi serebri menunjukkan bahwa terjadi robekan membran pia-arachnoid pada daerah yang mengalami contusio serebri yang gambaran pada CT Scan disebut “Pulp brain” (Bajamal A.H &amp; Kasan H.U , 1993 ).

Epidural Hematom (EDH = Epidural Hematom)
       Epidural Hematom adalah hematom yang terletak antara durameter dan tulang, biasanya sumber pendarahannya adalah robeknya Arteri meningica media (paling sering), Vena diploica (oleh karena adanya fraktur kalvaria), Vena emmisaria, Sinus venosus duralis. Secara klinis ditandai dengan adanya penurunan kesadaran yang disertai lateralisasi (ada ketidaksamaan antara tanda-tanda neurologis sisi kiri dan kanan tubuh) yang dapat berupa Hemiparese/plegi, Pupil anisokor,Reflek patologis satu sisi. Adanya lateralisasi dan jejas pada kepala menunjukkan lokasi dari EDH. Pupil anisokor/dilatasi dan jejas pada kepala letaknya satu sisi dengan lokasi EDH sedangkan hemiparese/plegi lataknya kontralateral dengan lokasi EDH, sedangkan gejala adanya lucid interval bukan merupakan tanda pasti adanya EDH karena dapat terjadi pada pendarahan intrakranial yang lain, tetapi lucid interval dapat dipakai sebagai patokan dari prognosenya makin panjang lucid interval makin baik prognose penderita EDH (karena otak mempunyai kesempatan untuk melakukan kompensasi). Pada pemeriksaan radiologis CT Scan didapatkan gambaran area hiperdens dengan bentuk bikonvek diantara 2 sutura. Terjadinya penurunan kesadaran, Adanya lateralisasi, Nyeri kepala yang hebat dan menetap tidak hilang dengan pemberian anlgesia. Pada CT Scan jika perdarahan volumenya lebih dari 20 CC atau tebal lebih dari 1 CM atau dengan pergeseran garis tengah  ( midline shift ) lebih dari 5 mm. Operasi yang dilakukan adalah evakuasi hematom, menghentikan sumber perdarahan sedangkan tulang kepala dapat dikembalikan. Jika saat operasi tidak didapatkan adanya edema serebri sebaliknya tulang tidak dikembalikan jika saat operasi didapatkan duramater yang tegang dan dapat disimpan subgalea. Pada penderita yang dicurigai adanya EDH yang tidak memungkinkan dilakukan diagnose radiologis CT Scan maka dapat dilakukan diagnostik eksplorasi yaitu “Burr hole explorations” yaitu membuat lubang burr untuk mencari EDH biasanya dilakukan pada titik- titik tertentu yaitu  Pada tempat jejas/hematom, pada garis fratur, pada daerah temporal, pada daerah frontal (2 CM didepan sutura coronaria), pada daerah parietal, pada daerah occipital. Prognose dari EDH biasanya baik, kecuali dengan GCS datang kurang dari 8, datang lebih dari 6 jam umur lebih dari 60 tahun (Bajamal A.H , 1999).

Subdural hematom (SDH)
       Secara definisi hematom subdural adalah hematom yang terletak dibawah lapisan duramater dengan sumber perdarahan dapat berasal dari Bridging vein (paling sering), A/V cortical, Sinus venosus duralis. Berdasarkan waktu terjadinya perdarahan maka subdural hematom dibagi 3 meliputiSubdural hematom akut terjadi kurang dari 3 hari dari kejadian, Subdural hematom subakut terjadi antara 3 hari – 3 minggu, Subdural hematom kronis jika perdarahan terjadi lebih dari 3 minggu. Secara klinis subdural hematom akut ditandai dengan penurunan kesadaran, disertai adanya lateralisasi yang paling sering berupa hemiparese/plegi. Sedangkan pada pemeriksaan radiologis (CT Scan) didapatkan gambaran hiperdens yang berupa bulan sabit (cresent). Indikasi operasi menurut EBIC (Europebraininjuy commition) pada perdarahan subdural adalah Jika perdarahan tebalnya lebih dari 1 CM, Jika terdapat pergeseran garis tengah lebih dari 5 mm. Operasi yang dilakukan adalah evakuasi hematom, menghentikan sumber perdarahan. Bila ada edema serebri biasanya tulang tidak dikembalikan (dekompresi) dan disimpan subgalea. Prognose dari penderita SDH ditentukan dari GCS awal saat operasi, lamanya penderita datang sampai dilakukan operasi, lesi penyerta di jaringan otak serta usia penderita, pada penderita dengan GCS kurang dari 8 prognosenya 50 %, makin rendah GCS, makin jelek prognosenya makin tua pasien makin jelek prognosenya adanya lesi lain akan memperjelek prognosenya.

Intracerebral hematom (ICH)
       Perdarahan intracerebral adalah perdarahan yang terjadi pada jaringan otak biasanya akibat robekan pembuluh darah yang ada dalam jaringan otak. Secara klinis ditandai dengan adanya penurunan kesadaran yang kadang-kadang disertai lateralisasi, pada pemeriksaan CT Scan didapatkan adanya daerah hiperdens yang indikasi dilakukan operasi jika Single, Diameter lebih dari 3 CM, Perifer, Adanya pergeseran garis tengah, Secara klinis hematom tersebut dapat menyebabkan gangguan neurologis/lateralisasi. Operasi yang dilakukan biasanya adalah evakuasi hematom disertai dekompresi dari tulang kepala. Faktor-faktor yang menentukan prognosenya hampir sama dengan faktor-faktor yang menentukan prognose perdarahan subdural (Bajamal A.H , 1999).

CIDERA OTAK SEKUNDER
       Cidera otak sekunder yang terjadi akibat dari cidera otak primer yang tidak mendapat penanganan dengan baik (sehingga terjadi hipoksia) serta adanya proses metabolisme dan neurotransmiter serta respon inflamasi pada jaringan otak maka cidera otak primer berubah menjadi otak sekunder yang meliputi Edema serebri,  Infrark serebri, Peningkatan tekanan intra kranial (Bajamal A.H , 1999).
Edema serebri
       Adalah penambahan air pada jaringan otak / sel – sel otak, pada kasus cidera kepala terdapat 2 macam edema serebri Edema serebri vasogenik, Edema serebri sitoststik (Sumarmo Markam et.al ,1999).

Edema serebri vasogenik
       Edema serebri vasoganik terjadi jika terdapat robekan dari “ blood brain barrier” (sawar darah otak ) sehingga solut intravaskuler (plasma darah) ikut masuk dalam jaringan otak (ekstraseluler) dimana tekanan osmotik dari plasma darah ini lebih besar dari pada tekanan osmotik cairan intra seluler. Akibatnya terjadi reaksi osmotik dimana cairan intraseluler, yang tekanan osmotiknya lebih rendah akan ditarik oleh cairan ekstra seluler keluar dari sel melewati membran sel sehingga terjadi edema ekstra seluler sedangkan sel-sel otak mengalami pengosongan (“shringkage”) ( Sumarmo Markam et.al ,1999).
Edema serebri sitostatik
       Edema serebri sitostatik terjadi jika suplai oksigen kedalam jaringan otak berkurang (hipoksia) akibatnya terjadi reaksi anaerob dari jaringan otak (pada keadaan aerob maka metabolisme 1 mol glukose akan di ubah menjadi 38 ATP dan H2O). Sedangkan dalam keadaan anaerob maka 1 molekul glukose akan diubah menjadi 2 ATP dan H2O karena kekurangan ATP maka tidak ada tenaga yang dapat digunakan untuk menjalankan proses pompa Natrium Kalium untuk pertukaran kation dan anion antara intra selluler dan ekstraseluler dimana pada proses tersebut memerlukan ATP akibatnya Natrium (Na) yang seharusnya dipompa keluar dari sel menjadi masuk kedalam sel bersama masuknya natrium. Maka air (H2O) ikut masuk kedalam sel sehingga terjadi edema intra seluler (Sumarmo Markam et.al :1999). Gambaran CT Scan dari edema serebri Ventrikel menyempit, Cysterna basalis menghilang, Sulcus menyempit sedangkan girus melebar.

Tekanan intra krania
       Compartment rongga kepala orang dewasa rigid tidak dapat berkembang yang terisi 3 komponen yaitu Jaringan otak seberat 1200 gram, Cairan liquor serebrospinalis seberat 150 gram, Darah dan pembuluh darah seberat 150 gram. Menurut doktrin Monroe – kellie, jumlah massa yang ada dalam rongga kepala adalah konstan jika terdapat penambahan massa (misal hematom, edema, tumor, abses) maka sebagian dari komponen tersebut mengalami kompensasi/bergeser, yang mula – mula ataupun canalis centralis yang ada di medullaspinalis yang tampak pada klinis penderita mengalami kaku kuduk serta pinggang terasa sakit dan berat. Jika kompensasi dari cairan serebrospinalis sudah terlampaui sedangkan penambahan massa masih terus berlangsung maka terjadi kompensasi kedua yaitu kompensasi dari pembuluh darah dan isinya yang bertujuan untuk mengurangi isi rongga intrakranial dengan cara ialahVaso konstriksi yang berakibat tekanan darah meningkat, Denyut nadi menurun (bradikardia), yang merupakan tanda awal dari peningkatan tekanan intrakranial, kedua tanda ini jika disertai dengan ganguan pola napas disebut “trias cushing”. Jika kompensasi kedua komponen isi rongga intrakranial sudah terlampaui sedangkan penambahan massa masih terus berlangsung maka jaringan otak akan melakukan kompensasi yaitu berpindah ketempat yang kosong (“locus minoris”) perpindahan jaringan otak tersebut disebut herniasi cerebri. Tanda - tanda klinis herniasi cerebri tergantung dari macamnya, pada umumnya klinis dari peningkatan tekanan intrakranial adalah Nyeri kepala, Mual, Muntah, Pupil bendung (Sumarmo Markam et.al ,1999).

    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-6197202095920848356?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/6197202095920848356/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/cedera-kepala.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/6197202095920848356'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/6197202095920848356'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/cedera-kepala.html' title='CEDERA KEPALA'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-4831323948503554600</id><published>2009-02-08T09:07:00.000-08:00</published><updated>2009-02-08T09:09:41.672-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HEALTH'/><title type='text'>Tuberkulosis Paru ( TB PARU )</title><content type='html'>Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh  Mycobacterium tuberculosis yang terdapat di paru-paru, kebanyakan  infeksi terjadi melalui udara (air borne) yaitu melalui inhalasi droplet yang mengandung kuman-kuman basil tuberkel yang berasal dari orang yang terinfeksi. ( Price., Sylvia.A, 1995)
 Depkes RI (1999) mendefisikan tuberkulosis adalah suatu penyakit menular yang sebagian besar disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. Kuman tersebut biasanya masuk kedalam tubuh manusia malalui udara pernapasan  kedalam paru. Kemudian kuman tersebut menyebar dari paru kebagian  tubuh lainya, melalui sistem peredasaran darah, sistem saluran limpe, melalui saluran nafas (bronchus) atau penyebaran langsung ke bagian-bagian tubuh lainnya. Dalam pemberantasan penyakit tuberkulosis, ada 2 klasifikasi, yaitu:
&lt;span class="fullpost"&gt;

Tuberkulosis Paru
Tuberkulosis paru merupakan bentuk paling  sering dijumpai sekitar 80 % dari semua penderita. Tuberkulosis yang menyerang jaringan paru ini merupakan satu-satunya bentuk dari tuberkulosis yang mudah menular.
Tuberkulosis Ekstra Paru
Merupakan tuberkulosis yang menyerang organ tubuh lain selain paru, pleura, kelenjar lymfe, persendian, tulang belakang, saluran kencing, susunan saraf dan perut. Sebenarnya tuberkulosis dapat menyerang semua organ dari tubuh. (Depkes RI, 1999)
Tanda dan Gejala Penyakit Tuberkulosis
Tanda dan gejala yang paling umum pada penderita tuberkulosis paru adalah:
•Batuk yang terus-menerus dan berdahak selama 3 minggu atau lebih.
•Mengeluarkan dahak bercampur darah (haemoptysis), sesak nafas dan rasa nyeri pada dada.
•Lemah badan, kehilangan nafsu makan dan berat badan turun, rasa kurang enak badan (malaise), berkeringat malan tanpa disertai kegiatan dan demam meriang lebih dari sebulan. (Depkes RI, 1999)
 
Diagnosis Penyakit Tuberkulosis
Untuk menentukan  diagnosis tuberkulosis paru masa kini masih tetap dengan pemeriksaan mikroskopis. Hal ini karena pemeriksaan yang relatif mdah dan cepat, serta  hasil yang spesifik. (Urbazik, 1997)
Shrestha (1997), menyampaikan bahwa dalam program nasional tuberkulosis saat ini, perangkat diagnosis utama masih tetap  pemeriksaan mikroskopis, kultur dan radiologis. 
 
Pengobatan Penyakit Tuberkulosis Paru
Saat ini pengobatan dalam program pemberantasan tuberkulosis, menggunakan paduan Obat Anti Tuberkulosis  (OAT) jangka pendek selama 6 bulan yang terdiri dari Isoniazid (H), Rifampisin ®, Pyrazinamide (Z), Streptomicyn (S) dan Ethambutol (E).(Depkes RI, 1999). OAT yang disediakan oleh program ada 3 macam yaitu : kategori – 1, kategori – 2, kategori – 3 dan sisipan (HRZE), obat ini  diberikan kepada penderita  secara gratis. Untuk memudahkan pemberian dan menjamin kelangsungan pengobatan, obat ini disediakan dalam bentuk bilster kombipak, 1 paket untuk 1 penderita dalam masa pengobatan. (Yoga, Tjandra, 2000)
  Setiap kategori pengobatan terdiri atas 2 tahap pemberian yaitu fase awal intensif dan fase lanjutan berkala. Pada fase awal penderita minum obat tiap hari dengan pengawasan penuh, sedangkan fase intermitten penderita minum obat 3 kali seminggu. (Depkes RI, 1999).  Program AOT dibagi 3 kategori yaitu :
a.Kategori – 1 (2HRZE/4 H3R3), diberikan :
b.Penderita baru BTA positif
c.Penderita baru BTA negatif/ Rontgen positif yang sakit berat dan ekstra paru berat, yang belum pernah meminum OAT atau kalau pernah kurang dari 1 bulan.  

    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-4831323948503554600?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/4831323948503554600/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/tuberkulosis-paru-tb-paru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/4831323948503554600'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/4831323948503554600'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/tuberkulosis-paru-tb-paru.html' title='Tuberkulosis Paru ( TB PARU )'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-3006120906829448083</id><published>2009-02-08T09:05:00.000-08:00</published><updated>2009-02-08T09:07:32.874-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HEALTH'/><title type='text'>Gangren Diabetik  ( gejala, resiko, perawatan, pengobatan )</title><content type='html'>Gangren atau pemakan luka didefinisikan sebagaii jaringan nekrosis atau jaringan mati yang disebabkan oleh adanya emboli pembuluh darah besar arteri pada bagian tubuh sehingga suplai darah terhenti. Dapat terjadi sebagai akibat proses inflamasi yang memanjang; perlukaan (digigit serangga, kecelakaan kerja atau terbakar); proses degeneratif (arteriosklerosis) atau gangguan metabolik diabetes mellitus (Tabber, dikutip Gitarja, 1999).
Ganggren diabetik adalah nekrosis jaringan pada bagian tubuh perifer akibat penyakit diabetes mellitus. Biasanya gangren tersebut terjadi pada daerah tungkai. Keadaan ini ditandai dengan pertukaran sekulitis dan timbulnya vesikula atau bula yang hemoragik kuman yang biasa menginfeksi pada gangren diabetik adalah streptococcus (Soeatmaji, 1999).
&lt;span class="fullpost"&gt;

Faktor resiko terjadinya gangren diabetik 
Berbagai faktor resiko yang dapat mempengaruhi timbulnya gangren diabetik adalah neuropati, iskemia, dan infeksi. (Sutjahyo A, 1998 )
Iskemia disebabkan karena adanya penurunan aliran darah ke tungkai akibat makroangiopati ( aterosklerosis ) dari pembuluh darah besar di tungkai terutama pembuluh darah  di daerah betis. Angka kejadian gangguan pembuluh darah perifer lebih besar pada diabetes millitus dibandingkan dengan yang bukan diabetes millitus. Menurut Ari Sutjahjo  (1998 ) hal ini disebabkan karena beberapa faktor. Resiko lebih banyak dijumpai pada diabetes mellitus sehingga memperburuk fungsi endotel yang berperan terhadap terjadinya proses atherosklerosis. Kerusakan endotel ini merangsang agregasi platelet dan timbul trombosis, selanjutnya akan terjadi penyempitan pembuluh darah dan timbul hipoksia. Ischemia atau gangren pada kaki diabetik dapat terjadi akibat dari atherosklerosis yang disertai trombosis, pembentukan mikro trombin akibat infeksi, kolesterol emboli yang bersal dari plak atheromatous dan obat-obat vasopressor. Gambaran klinik yang tampak adalah penderita mengeluh nyeri tungkai bawah waktu istirahat, kesemutan, cepat lelah, pada perabaan terasa dingin, pulsasi pembuluh darah kurang kuat dan didapatkan ulkus atau gangren.
Adanya neurophaty perifer akan menyebabkan gangguan sensorik maupun motorik. Gangguan sensorik akan menyebabkan hilangnya atau menurunnya sensasi nyeri pada kaki, sehingga penderita akan mengalami trauma tanpa terasa, yang mengakibatkan terjadinya atropi pada otot kaki sehingga merubah titik tumpu yang mengakibatkan pula terjadinya ulkus pada kaki. Ulkus yang terjadi pada kaki diabetik umumnya diakibatkan karena trauma ringan, ulkus ini timbul didaerah-daerah yang sering mendapat tekanan atau trauma pada telapak kaki, hal ini paling sering terjadi, didaerah sendi metatarsofalangeal satu dan lima didaerah ibu jari kaki dan didaerah tumit. Mula-mula inti penebalan hiper keratotik dikulit telapak kaki, kemudian penebalan tersebut mengalami trauma disertai dengan infeksi sekunder. Ulkus terjadi makin lama makin dalam mencapai daerah subkutis dan tampak sebagaii sinus atau kerucut bahkan sampai ketulang.
Infeksi sendiri jarang merupakan faktor tunggal untuk terjadinya gangren. Infeksi lebih sering merupakan komplikasi yang menyertai gangren akibat ischemia dan neuropathy. Ulkus berbentuk bullae, biasanya berdiameter lebih dari satu sentimeter dan terisi masa, sisa-sisa jaringan tanduk, lemak pus dan krusta diatas dasar granulomatous. Ulkus berjalan progresif secara kronik, tidak terasa nyeri tetapi kadang-kadang ada rasa sakit yang berasal dari struktur jaringan yang lebih dalam atau lebih luar dari luka. Bila krusta dan produk-produk ulkus dibersihkan maka tampak ulkus yang dalam seperti kerucut, ulkus ini dapat lebih progresif bila tidak diobati dan dapat terjadi periostitis atau osteomyelitis oleh infeksi sekunder akibatnya timbul osteoporosis, osteolisis dan destruktif tulang.
Gejala Umum 
Penderita dengan gangren diabetik, sebelum terjadi luka keluhan yang timbul adalah berupa kesemutan atau kram, rasa lemah dan baal pada tungkai dan nyeri pada waktu istirahat. Akibat dari keluhan ini, maka apabila penderita mengalami trauma atau luka kecil hal tersebut tidak dirasakan. Luka tersebut biasanya disebabkan karena penderita tertusuk atau terinjak paku kemudian timbul gelembung-gelembung pada telapak kaki. Kadang menjalar sampai punggung kaki dimana tidak menimbulkan rasa nyeri, sehingga bahayanya mudah terjadi infeksi pada gelembung tersebut dan akan menjalar dengan cepat (Sutjahyo A, 1998 ). Apabila luka tersebut tidak sembuh-sembuh, bahkan bertambah luas baru penderita menyadari dan mencari pengobatan. Biasanya gejala yang menyertai adalah kemerahan yang makin meluas, rasa nyeri makin meningkat, panas badan dan adanya nanah yang makin banyak serta adanya bau yang makin tajam.
Pengobatan dan perawatan
 Pengobatan dari gangren diabetik sangat dipengaruhi oleh derajat dan dalamnya ulkus, apabila dijumpai ulkus yang dalam harus dilakukan pemeriksaan yang seksama untuk menentukan kondisi ulkus dan besar kecilnya debridement yang akan dilakukan. Dari penatalaksanaan perawatan luka diabetik ada beberapa tujuan yang ingin dicapai, antara lain :
•Mengurangi atau menghilangkan faktor penyebab
•Optimalisasi suanana lingkungan luka dalam kondisi lembab
•Dukungan kondisi klien atau host (nutrisi, kontrol DM, kontrol faktor penyerta)
•Meningkatkan edukasi klien dan keluarga
Perawatan luka diabetik
Mencuci luka
Mencuci luka merupakan hal pokok untuk meningkatkan, memperbaiki dan mempercepat proses penyembuhan luka serta menghindari kemungkinan terjaadinya infeksi. Proses pencucian luka bertujuan untuk membuang jaringan nekrosis, cairan luka yang berlebihan, sisa balutan yang digunakan dan sisa metabolik tubuh pada permukaan luka. Cairan yang terbaik dan teraman untuk mencuci luka adalah yang non toksik pada proses penyembuhan luka (misalnya NaCl 0,9%). Penggunaan hidrogenperoxida, hypoclorite solution dan beberapa cairan debridement lainnya, sebaliknya hanya digunakan pada jaringan nekrosis / slough dan tidak digunakan pada jaringan granulasi. Cairan antiseptik seperti provine iodine sebaiknya hanya digunakan saat luka terinfeksi atau tubuh pada keadaan penurunan imunitas, yang kemudian dilakukan pembilasan kembali dengan saline. (Gitarja, 1999 ).
Debridement
 Debridement adalah pembuangan jaringan nekrosis atau slough pada luka. Debridement dilakukan untuk menghindari terjadinya infeksi atau selulitis, karena jaringan nekrosis selalu berhubungan dengan adanya peningkatan jumlah bakteri. Setelah debridement, jumlah bakteri akan menurun dengan sendirinya yang diikuti dengan kemampuan tubuh secara efektif melawan infeksi. Secara alami dalam keadaan lembab tubuh akan membuang sendiri jaringan nekrosis atau slough yang menempel pada luka (peristiwa autolysis).  Autolysis adalah peristiwa pecahnya atau rusaknya jaringan nekrotik oleh leukosit dan enzim lyzomatik. Debridement dengan sistem autolysis dengan menggunakan occlusive dressing merupakan cara teraman dilakukan pada klien dengan luka diabetik. Terutama untuk menghindari resiko infeksi. (Gitarja W, 1999; hal. 16).
Terapi Antibiotika
 Pemberian antibiotika biasanya diberikan peroral yang bersifat menghambat kuman gram positip dan gram negatip. Apabila tidak dijumpai perbaikan pada luka tersebut, maka terapi antibiotika dapat diberikan perparenteral yang sesuai dengan kepekaan kuman. (Sutjahyo A, 1998 ).
Nutrisi
Faktor nutrisi merupakan salah satu faktor penting yang berperan dalam penyembuhan luka. Penderita dengan ganren diabetik biasanya diberikan diet B1 dengan nilai gizi : yaitu 60% kalori karbohidrat, 20% kalori lemak, 20% kalori protein. (Tjokroprawiro, A, 1998 ).
Pemilihan jenis balutan
Tujuan pemilihan jenis balutan adalah memilih jenis balutan yang dapat mempertahankan suasana lingkungan luka dalam keadaan lembab,  mempercepat proses penyembuhan hingga 50%, absorbsi eksudat / cairan luka yanag keluar berlebihan, membuang jaringan nekrosis / slough (support autolysis ), kontrol terhadap infeksi / terhindar dari kontaminasi, nyaman digunakan dan menurunkan rasa sakit saat  mengganti balutan dan menurunkan jumlah biaya dan waktu perawatan (cost effektive). Jenis balutan: absorbent dressing, hydroactive gel, hydrocoloid. (Gitarja, 1999 ).
Selain pengobatan dan perawatan diatas, perlu juga pemeriksaan Hb dan albumin minimal satu minggu sekali, karena adanya anemia dan hipoalbumin akan sangat berpengaruh dalam penyembuhan luka. Diusahakan agar Hb lebih 12 g/dl dan albumin darah dipertahankan lebih 3,5 g/dl. Dan perlu juga dilakukan monitor glukosa darah secara ketat, Karena bila didapatkan peningkatan glukosa darah yang sulit dikendalikan, ini merupakan salah satu tanda memburuknya infeksi yang ada sehingga luka sukar sembuh.
Untuk mencegah timbulnya gangren diabetik dibutuhkan kerja sama antara dokter, perawat dan penderita sehingga tindakan pencegahan, deteksi dini beserta terapi yang rasional bisa dilaksanakan dengan harapan biaya yang besar, morbiditas penderita gangren dapat ditekan serendah-rendahnya. Upaya untuk pencegahan dapat dilakukan dengan cara penyuluhan dimana masing-masing profesi mempunyai peranan yang saling menunjang.
Dalam memberikan penyuluhan pada penderita ada beberapa petunjuk perawatan kaki diabetik (Sutjahyo A, 1998 ):
•Gunakan sepatu yang pas dan kaos kaki yang bersih setiap saat berjalan dan jangan bertelanjang kaki bila berjalan
•Cucilah kaki setiap hari dan keringkan dengan baik serta memberikan perhatian khusus pada daerah sela-sela jari kaki
•Janganlah mengobati sendiri apabila terdapat kalus, tonjolan kaki atau jamur pada kuku kaki
•Suhu air yang digunakan untuk mecuci kaki antara 29,5 – 30 derajat celsius dan diukur dulu dengan termometer
•Janganlah menggunakan alat pemanas atau botol diisi air panas
•Langkah-langkah yang membantu meningkatkan sirkulasi pada ekstremitas bawah yang harus dilakukan, yaitu :
- Hindari kebiasaan merokok
- Hindari bertumpang kaki duduk
- Lindungi kaki dari kedinginan
- Hindari merendam kaki dalam air dingin
•Gunakan kaos kaki atau stoking yang tidak menyebabkan tekanan pada tungkai atau daerah tertentu
•Periksalah kaki setiap hari dan laporkan bila terdapat luka, bullae kemerahan atau tanda-tanda radang, sehingga segera dilakukan tindakan awal
•Jika kulit kaki kering gunakan pelembab atau cream

    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-3006120906829448083?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/3006120906829448083/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/gangren-diabetik-gejala-resiko.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/3006120906829448083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/3006120906829448083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/gangren-diabetik-gejala-resiko.html' title='Gangren Diabetik  ( gejala, resiko, perawatan, pengobatan )'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-7777334178767658663</id><published>2009-02-08T09:01:00.000-08:00</published><updated>2009-02-08T09:04:42.423-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HEALTH'/><title type='text'>Lansia ( Lanjut Usia )</title><content type='html'>Menurut  Organisasi Kesehatan Dunia ,lanjut usia dikelompokkan menjadi:
a.Usia pertengahan (middle age), ialah kelompok usia 45 sampai 59 tahun.
b.Lanjut usia (elderly) : antara 60 dan 74 tahun.
c.Lanjut usia tua (old) : antara 75 dan 90 tahun
d.Usia sangat tua (very old) : diatas 90 tahun
Permasalahan Pada Lanjut Usia
Berbagai permasalahan yang berkaitan dengan pencapaian kesejahteraan lanjut usia antara lain  (Setiabudhi,1999 ):
1.Permasalahan Umum :
-Makin besarnya jumlah lansia yang berada di bawah garis kemiskinan.
-Makin melemahnya nilai kekerabatan sehingga anggota keluarga yang berusia lanjut kurang diperhatikan, dihargai dan dihormati.
-Lahirnya kelompok masyarakat industri.
-Masih rendahnya kuantitas dan kualitas tenaga profesional pelayanan lanjut usia.
-Belum membudaya dan melembaganya kegiatan pembinaan kesejahteraan lansia
&lt;span class="fullpost"&gt;

2.Permasalahan khusus :
-Berlangsungnya proses menua yang berakibat timbulnya masalah baik fisik, mental maupun sosial.
-Berkurangnya integrasi sosial lanjut usia.
-Rendahnya produktivitas kerja lansia.
-Banyaknya lansia yang miskin, telantar dan cacat.
-Berubahnya nilai sosial masyarakat yang mengarah pada tatanan masyarakat individualistik.
-Adanya dampak negatif dari proses pembangunan yang dapat mengganggu kesehatan fisik lansia.
Teori Proses Menua
Teori-Teori Biologi
1.Teori Genetik dan Mutasi (Somatic Mutatie Theory)
Menurut teori ini menua telah terprogram secara genetik untuk spesies-spesies tertentu. Menua terjadi sebagai akibat dari perubahan biokimia yang diprogram oleh molekul-molekul/DNA dan setiap sel pada saatnya akan mengalami mutasi. Sebagai contoh yang khas adalah mutasi dari sel-sel kelamin. (terjadi penurunan kemampuan fungsional sel).
2."Pemakaian dan Rusak" kelebihan usaha dan stres menyebabkan sel-sel tubuh lelah (terpakai).
3.Reaksi dari kekebalan sendiri (Auto Immune Theory)
Di dalam proses metabolisme tubuh, suatu saat diproduksi suatu zat khusus. Ada jaringan tubuh tertentu yang tidak tahan terhadap zat tersebut sehingga jaringan tubuh menjadi lemah dan sakit.
4.Teori "Immunologi Slow Virus" (Immunology Slow Virus Theory)
Sistem immun menjadi efektif dengan bertambahnya usia dan masuknya virus ke dalam tubuh dapat menyebabkan kerusakan organ tubuh.
5.Teori Stres
Menua terjadi akibat hilangnya sel-sel yang biasa digunakan tubuh. Regenerasi jaringan tidak dapat mempertahankan kestabilan lingkungan internal, kelebihan usaha dan stres menyebabkan sel-sel tubuh lelah terpakai.
6.Teori Radikal Bebas
Radikal bebas dapat terbentuk di alam bebas, tidak stabilnya radikal bebas (kelompok atom) mengakibatkan oksidasi oksigen bahan-bahan organik seperti karbohidrat dan protein. Radikal ini menyebabkan sel-sel tidak dapat regenerasi.
7.Teori Rantai Silang
Sel-sel yang tua atau usang, reaksi kimianya menyebabkan ikatan yang kuat, khususnya jaringan kolagen. Ikatan ini menyebabkan kurangnya elastis, kekacauan, dan hilangnya fungsi.
8.Teori Program
Kemampuan organisme untuk menetapkan jumlah sel yang membelah setelah sel-sel tersebut mati.

Teori Kejiwaan Sosial
1.Aktivitas atau Kegiatan (Activity Theory)
a.Ketentuan akan meningkatnya pada penurunan jumlah kegiatan secara langsung. Teori ini menyatakan bahwa pada lanjut usia yang sukses adalah mereka yang aktif dan ikut banyak dalam kegiatan sosial.
b.Ukuran optimum (pola hidup) dilanjutkan pada cara hidup dari lanjut usia.
c.Mempertahankan hubungan antara sistem sosial dan individu agar tetap stabil dari usia pertengahan ke lnjut usia.
2.Kepribadian berlanjut (Continuity Theory)
Dasar kepribadian atau tingkah laku tidak berubah pada lanjut usia. Teori ini merupakan gabungan dari teori di atas. Pada teori ini menyatakan bahwa perubahan yang terjadi pada seseorang yang lanjut usia sangat dipengaruhi oleh tipe personality yang dimilikinya.
3.Teori Pembebasan (Disengagement Theory)
Teori ini menyatakan bahwa dengan bertambahnya usia, seseorang secara berangsur-angsur mulai melepaskan diri dari kehidupan sosialnya atau menarik diri dari pergaulan sekitarnya. Keadaan ini mengakibatkan interaksi sosial lanjut usia menurun, baik secara kualitas maupun kuantitas sehingga sering terjadi kehilangan ganda (Triple Loos), yakni :
a.Kehilangan peran (Loos of Role)
b.Hambatan kontak sosial (Restraction of Contact and Relation Ships)
c.Berkurangnya komitmen (Reduced commitment to Social Mores and Values)
Faktor-faktor yang mempengaruhi ketuaan
Faktor-faktor yang mempengaruhi ketuaan adalah (Nugroho, 2000 ):
-Hereditas = ketuaan genetik
-Nutrisi = makanan
-Status kesehatan
-Pengalaman hidup
-Lingkungan
-Stres

Perubahan-perubahan yang terjadi pada lansia
1.Perubahan-perubahan Fisik
Meliputi perubahan dari tingkat sel sampai ke semua sistem organ tubuh diantaranya sistem pernafasan, pendengaran, penglihatan, kardio vaskuler, sistem pengaturan temperatur tubuh, sistem respirasi, muskuloskletal, gastrointestinal, genitourinaria, endokrin dan integumen

Perubahan-perubahan mental
Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan mental
•Pertama-tama perubahan fisik, khususnya organ perasa
•Kesehatan umum
•Tingkat pendidikan
•Keturunan (Hereditas)
•Lingkungan
•Gangguan saraf panca indera, timbul kebutaan dan ketulian
•Gangguan gizi akibat kehilakngan jabatan
•Rangkaian dari kehilangan, yaitu kehilangan hubungan dengan teman-teman dan family
•Hilangnya kekuatan dan ketegapan fisik : perubahan terhadap gambaran diri, perubahan konsep diri.
Perkembangan Spiritual
•Agama atau kepercayaan makin terintegrasi dalam kehidupannya (Maslow, 1970).
•Lansia makin matur dalam kehidupan keagamaannya, hal ini terlihat dalam berfikir dan bertindak dalam sehari-hari. (Murray dan Zentner, 1970).

Penyakit yang sering dijumpai pada lansia
Menurut "The national Old People's Welfare Council"
Di Inggris mengemukakan bahwa penyakit atau gangguan umum pada lanjut usia ada 12 macam, yakni (Nugroho, 2000 ):
1.Depresi mental
2.Gangguan pendengaran
3.Bronkitis kronis
4.Gangguan pada tungkai / sikap berjalan
5.Gangguan pada koksa / sendi panggul
6.Anemia
7.Demensia

    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-7777334178767658663?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/7777334178767658663/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lansia-lanjut-usia.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/7777334178767658663'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/7777334178767658663'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/lansia-lanjut-usia.html' title='Lansia ( Lanjut Usia )'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-5842348690366853695</id><published>2009-02-08T08:58:00.000-08:00</published><updated>2009-02-08T09:00:35.927-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TUTORIAL BLOG'/><title type='text'>Yahoo!messenger tampil di blok</title><content type='html'>Waduh dengan tampilnya yahoo messenger di blok, blok kamu tambah keren dan sekaligus menambah interaktif suasana. Eh ngomong – ngomong bagaimana sich cara menampilkan status ym diblog begini caranya :
Pasang kode di bawah ini diblog kamu, trus ganti Id yahoo_mu dengan Id yahoo yang kamu miliki  depannya saja :
&lt;span class="fullpost"&gt;

&lt;a href="ymsgr:sendIM?Id_yahoo_mu"&gt; &lt;img src="http://opi.yahoo.com/online?u=Id_yahoo_mu&amp;amp;m=g&amp;amp;t=0&amp;amp;l=us"/&gt;
&lt;/a&gt;

Eh..ada yang kurang jika kamu ingin mengganti icon status ym,  ganti angka 0 dengan angka 0 – 16, coba satu persatu sesuai selera kamu selamat mencoba …..

    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-5842348690366853695?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/5842348690366853695/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/yahoomessenger-tampil-di-blok.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/5842348690366853695'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/5842348690366853695'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/yahoomessenger-tampil-di-blok.html' title='Yahoo!messenger tampil di blok'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-3153383284087825269</id><published>2009-02-06T09:10:00.000-08:00</published><updated>2009-02-06T09:16:57.597-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HEALTH'/><title type='text'>Gastroenteritis</title><content type='html'>Gastroenteritis merupakan keluarnya tinja/feses berbentuk cair sebanyak tiga kali atau lebih dalam 24 jam pertama dengan temperatur rectal diatas 380C, kolik dan muntah. (Arthur, 1992)
Gastroenteritis merupakan suatu keadaan dimana buang air besar tak normal, tinja mengandung air lebih banyak dibandingkan dengan normal dan dikeluarkan dengan banyak angin frekwensi 3x atau lebih dalam sehari. (Jody, A. 1996)
Gastroenteritis akut merupakan peningkatan kekerapan, bertambah cairnya atau bertambahnya tinja yang dikeluarkan relatif terhadap kebiasaan yang ada pada penderita dan berlangsung tidak lebih dari 1 minggu. (Soeparto, P. 1999)
&lt;span class="fullpost"&gt;

Gastroenteritis merupakan suatu keadaan dimana kebiasaan individu buang air besar tidak seperti biasanya, frekwensi, konsistensi, dan jumlahnya. (Johnson, 1988)
Diare merupakan gejala dari proses patofisiologi dalam saluran intestinal yang disebabkan oleh bakteri pathogen, dapat pula disebabkan oleh makanan yang terkontaminasi, diawetkan, makanan basi.
Gastroenteritis merupakan keadaan dimana individu mengalami atau beresiko mengalami pengeluaran feses cair atau tidak berbentuk dengan batasan karakteristik: 
a.Mayor (harus ada)
-pengeluaran feses cair dan atau
-peningkatan frekwensi (lebih dari 3x/hari)

b.Minor (mungkin ada)
-nyeri kram abdomen
-Peningkatan frekwensi bising usus
-Peningkatan feses cair atau jumlah feses
(Carpenito. 1998)

Penyebab Gastroenteritis
Penyebab gastroenteritis digolongkan sebagai berikut :
a.Infeksi intestinal, disebabkan oleh :
-Virus : Rotavirus, astrovirus, virus norwalk, corona virus, dan virus bulat
-Bakteri : Aeromonas, hydrophila, bacillus cereus, cophylobaxter
b.Non infeksi yaitu disebabkan bukan karena infeksi atau kuman apapun melainkan  oleh karena kurang gizi, alergi, maupun intoleran terhadap makanan, penyakit imunodefisiensi (gangguan dalam pembuatan zat antibodi, keracunan makanan oleh kuman dan faktor psikologis) (Misnadiarly. 1995)

Gejala dan Tanda Klinik
1.Gejala Klinik
a.Bertambahnya frekwensi BAB dengan bentuk dan konsistensi yang lain dari biasanya dapat cair berlendir, atau berdarah
b.Muntah dan disertai panas yang tidak terlalu tinggi
c.Anoreksia, Kembung

Tanda Klinik
-rasa haus
-turgor menurun
-bibir dan mulut kering
-mata cowong
-air mata tak keluar
-ubun-ubun besar cekung
-oligoria, bahkan anuria
-tensi menurun
-takikardia
-kesadaran menurun
(Duggan, C. 1994)

-Penatalaksanaan Medik
1.Pemberian cairan/Rehidrasi
a.jenis cairan 
-Cara rehidrasi oral 
Formula lengkap (NaCl, NaHCO3, KCl dan Glukosa) seperti oralit, pedyalit setiap kali diare.
Formula sederhana ( NaCl dan Sukrosa)
2)Cara parenteral
a)Cairan I  : RL dan NS
b)Cairan II : D5  ¼ salin,nabic. KCl
D5 : RL = 4 : 1  + KCl
D5 + 6 cc NaCl 15 % + Nabic (7 mEq/lt) + KCl
c)HSD (Half Strengh Darrow) D ½  2,5 NS cairan khusus pada diare usia &gt; 3 bulan.
Cara pemberian 
1)Oral  (dehidrasi sedang, anak mau minum, kesadaran baik)
2)Intra gastric ( bila anak tak mau minum, makan, kesadaran menurun)
c.Jumlah Cairan tergantung pada :
1)Defisit (derajat dehidrasi)
2)Kehilangan sesaat (concurrent less)
3)Rumatan (maintenance).

Jadwal/kecepatan cairan 
Pada anak usia 1- 5 tahun dengan pemberian 3 gelas bila berat badannya + 13 kg : maka pemberianya adalah :
a)  BB (kg) x 50 cc
b)  BB (kg) x 10 – 20 = 130 – 260 cc setiap diare = 1 gelas.
Terapi standar pada anak dengan diare sedang : + 50 cc/kg/3 jam  atau 5 tetes/kg/mnt

Terapi 
a.obat anti sekresi :  Asetosal, 25 mg/hari dengan dosis minimal 30 mg 
b.obat anti spasmotik : Papaverin, opium, loperamide
c.antibiotik :  bila penyebab jelas, ada penyakit penyerta

Dietetik
-Umur &gt; 1 tahun dengan BB &gt;7 kg, makanan  padat/makanan cair atau susu
-Dalam keadaan malabsorbsi berat serta alergi protein susu sapi dapat diberi elemen atau semi elemental formula.

Supportif 
Vitamin A 200.000. IU/IM, usia 1 – 5 tahun

    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-3153383284087825269?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/3153383284087825269/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/gastroenteritis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/3153383284087825269'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/3153383284087825269'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/gastroenteritis.html' title='Gastroenteritis'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-1948621149123946701</id><published>2009-02-06T08:58:00.000-08:00</published><updated>2009-02-06T09:07:20.973-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HEALTH'/><title type='text'>ASI Eksklusif</title><content type='html'>ASI Eksklusif atau lebih tepat pemberian ASI secara eksklusif    adalah bayi hanya diberi ASI saja pada usia 0 – 4 / 6 bulan, tanpa tambahan cairan lain seperti susu formula, jeruk, madu, air teh, air putih, dan tanpa tambahan makanan padat seperti pisang, pepaya, bubur susu, , biskuit, bubur nasi, dan nasi tim (Utami Roesli, 2000).
ASI Eksklusif adalah bahwa hanya ASI saja makanan yang diberikan pada bayi usia 0 – 4 bulan (Suryanah,1996).

Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi ASI (Suryanah, 1996).
&lt;span class="fullpost"&gt;

-Tata laksana menyusui yang benar
-Psikologi ibu
-Kelainan anatomi
-Hormonal dan kesehatan ibu
-Gizi ibu

Komposisi ASI (Roesli, 2000)
-Kolostrum
Yaitu ASI yang keluar dari hari pertama sampai hari ke-4 atau ke-7, berwarna kuning atau dapat pula jernih lebih menyerupai darah daripada susu,mengandung sel hidup yang menyerupai sel darah putih yang dapat membunuh kuman penyakit, juga merupakan pencahar yang ideal untuk membersihkan zat yang tidak terpakai dari usus bayi yang baru lahir.
-ASI transisi/peralihan
ASI yang keluar sejak hari ke-4/ke-7 sampai hari ke-10/ke-14, kadar protein makin rendah, sedangkan kadar karbohidrat dan lemak makin meningkat, volume juga semakin meningkat.
-ASI matang / mature
 ASI yang keluar setelah hari ke-14 dan seterusnya, komposisi relatif konstan.
-Lemak ASI
Lemak utama ASI adalah lemak ikatan panjang (omega-3, omega-6, DHA, arachidonic acid) suatu asam lemak esensial yang merupakan komponen penting untuk myelinisasi. Myelinisasi adalah pembentukan selaput isolasi yang mengelilingi serabut syaraf yang akan membantu rangsangan menjalar lebih cepat. Lemak berikutnya adalah kolesterol. Kolesterol juga meningkatkan pertumbuhan otak bayi. Kandungan kolesterol ASI tergolong tinggi . Penelitian mutakhir menunjukkan bahwa bayi yang diberi ASI eksklusif akan mempunyai kadar kolesterol yang lebih tinggi. Pada saat pertumbuhan otak yang cepat diperlukan kadar kolesterol yang tinggi . Selain itu kolesterol juga diperkirakan berfungsi dalam pembentukan enzim untuk metabolisme kolesterol yang akan mengendalikan kadar kolesterol dikemudian hari sehingga dapat mencegah serangan jantung dan arteriosklerosis pada usia muda.
-Karbohidrat ASI
Karbohidrat utama ASI adalah laktosa (gula), laktosa diperlukan untuk pertumbuhan otak, meningkatkan penyerapan kalsium, meningkatkan pertumbuhan bakteri usus yang baik, yaitu Lactobacillus bifidus, laktosa oleh fermentasi akan diubah menjadi asam laktat yang akan memberikan suasana asam pada usus bayi yang akan menghambat pertumbuhan bakteri yang berbahaya.
-Protein ASI
 ASI mengandung alfa-laktalbumin yang tidak menyebabkan alergi,  mengandung taurin yang diperlukan untuk: pertumbuhan otak,susunan syaraf, dan retina, lactoferrin untuk: mengangkut zat besi dari ASI kedarah, pembunuh bakteri yang jahat, lysosyme sebagai antibiotik alami di dalam ASI.

Faktor pelindung
ASI mengandung sel darah putih: sebagai fagositosit,membuat C3 dan C4, laktoferin, SIgA , dan juga mengandung imunoglobulin yang melindungi tubuh terhadap infeksi.

Vitamin, mineral dan zat besi
ASI mengandung vitamin dan mineral yang lengkap, meski kadar mineral ASI relatif rendah, tetapi cukup untuk bayi sampai umur 6   bulan.


    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-1948621149123946701?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/1948621149123946701/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/asi-eksklusif.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/1948621149123946701'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/1948621149123946701'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/asi-eksklusif.html' title='ASI Eksklusif'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-4685500882839668429</id><published>2009-02-06T08:53:00.000-08:00</published><updated>2009-02-06T08:58:09.698-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HEALTH'/><title type='text'>Angina Pektoris</title><content type='html'>Nyeri dada atau ketidaknyamanan yang disebabkan oleh iskemia miokard yang merupakan akibat dari ketidakseimbangan antara suplai dan kebutuhan oksigen miokard. (Tucker et al, 1998).&lt;span class="fullpost"&gt;

Pengkajian
-Nyeri atau tekanan dada; sakit ringan sampai sakit berat; tajam, kesemutan atau tekanan atau rasa terbakar.

Faktor pencetus :
-Stress emosi atau fisik
-Pemajan terhadap suhu ekstrem seperti dingin
-Makan terlalu banyak

Faktor yang meringankan :
Menghilangkan faktor pencetus
Menggunakan tablet nitrogliserin (NTG)

Tanda dan Gejala
1).Diaforesis
2).Sakit kepala
3).Berdebar-debar
4).Sesak napas

Penatalaksanaan
Obat-obatan :
-Nitrat : kerja lama dan pendek
-Agen bloking beta adrenergik
-Antagonis kalsium
-Analgesik, sedatif.
-Terapi Oksigen
-Diet : rendah lemak, rendah kolesterol, rendah natrium.
-Angiopati koroner translimunal perkutan (AKTP).

    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-4685500882839668429?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/4685500882839668429/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/angina-pektoris.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/4685500882839668429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/4685500882839668429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/angina-pektoris.html' title='Angina Pektoris'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-5023998784287454652</id><published>2009-02-06T08:48:00.000-08:00</published><updated>2009-02-06T08:53:05.620-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HEALTH'/><title type='text'>Henti Jantung</title><content type='html'>Merupakan suatu kondisi dimana jantung berhenti memompakan darah (berkontraksi) yang ditandai dengan ketidaksadaran yang terjadi sebagai kolaps yang tiba-tiba, tidak ada denyut nadi yang teraba pada nadi karotis, radialis dan femoralis, apnoe atau gerakan napas tidak efektif, pupil dilatasi, kulit keabuan atau putih atau sianosis, tampak seperti mati. (Skeet, 1995 &amp; Jusrafli).

Penanganan
Penanganan pasien yang mengalami henti jantung yaitu pertama dilakukan resusitasi jantung paru dengan prinsip ABC. 
&lt;span class="fullpost"&gt;

Urutan tindakan dalam melakukan resusitasi jantung paru yaitu :
a.Pastikan keselamatan penolong dan pasien terjamin
b.Periksa pasien dan lihat responsnya
Goyang bahunya dan bertanya cukup keras. ”Siapa namamu ?”, ”Coba buka matanya”. Bila pasien menjawab atau bergerak, biarkan pasien tetap pada posisinya, periksa keadaan pasien secara berkala dan teratur. Bila pasien tidak memberi respons, berteriaklah mencari bantuan, buka jalan napas dengan mendorong dahi dan mengangkat dagu. Posisikan telapak tangan pada dahi sambil mendorong dahi ke belakang (head tilt). Ibu jari dan telunjuk harus bebas agar dapat digunakan menutup hidung jika perlu memberikan napas buatan. Pada waktu yang sama ujung-ujung jari tangan yang lain mengangkat dagu (chin lift). Jika ada kecurigaan trauma leher jangan melakukan head tilt.
c.Sambil mempertahankan jalan napas bebas, lihat, dengar raba ada tidaknya udara pernapasan keluar masuk dengan cara melihat pergerakan dada turun naik, mendengar suara napas pada mulut pasien dan meraba gerak hawa pernapasan dengan pipi.
Jika pernapasan memadai, posisikan pasien pada ”recovery position” (jika tidak ada kecurigaan trauma leher), pastikan pernapasan tetap ada, bila ada beri oksigen 100 % dan carilah bantuan.
Jika pasien tidak bernapas, carilah bantuan, telentangkan pasien, singkirkan semua sumbatan yang terlihat dari mulut pasien (misal gigi yang terlepas), beri 2 napas buatan yang efektif, setiap napas harus disertai ekshalasi.
Jika mengalami kesulitan dalam memberikan napas buatan yang efektif, periksa lagi apakah mulut pasien sudah bersih dari sumbatan, periksa apakah posisi ”head tilt – chin lift” sudah benar. Usahakan lagi memberi sampai 5 kali napas buatan untuk mendapatkan paling sedikit 2 napas buatan yang efektif.
d.Periksa tanda-tanda sirkulasi (meskipun napas buatan belum berhasil), cari apakah ada gerakan pasien (gerakan menelan atau bernapas), dan raba nadi karotis.
Jika yakin ada tanda-tanda sirkulasi, lanjutkan napas buatan sampai pasien bisa bernapas sendiri, tiap menit periksa lagi tanda-tanda sirkulasi. Jika pasien mulai bernapas tetapi tetap tidak sadar, posisikan pada ”recovery position”. Periksalah kondisi dan siap mengembalikan pada posisi terlentang untuk diberi napas buatan.
Jika tidak ada tanda-tanda sirkulasi, mulai dilakukan pijat jantung dengan cara 
1).Tentukan lokasi pijatan setengah-bagian bawah tulang dada (sternum) dengan telunjuk dan jari tengah menyusur batas bawah iga sampai titik temu dengan sternum.
2).Tambahkan 1 jari kemudian tempatkan tumit tangan satunya di atas sternum tepat disamping telunjuk tersebut. Itu adalah titik tumpu pijat jantung, 2 jari di atas procexus xyphoideus.
3).Tumit satunya diletakkan  di atas tangan yang sudah berada tepat di titik pijat jantung
4).Jari-jari kedua tangan dirapatkan dan diangkat agar tidak ikut menekan.
5).Penolong mengambil posisi tegak lurus di atas dada pasien dengan siku lengan lurus, menekan sternum sedalam 4 – 5 cm (1,5 – 2 inci).
6).Ulangi gerakan pijat, lepas, pijat, lepas sekitar 100 kali/menit (kira-kira 2 pijatan/detik).
7).Setiap setelah 15 kali pijat jantung lakukan head tilt – chin lift dan beri 2 napas buatan efektif. Lalu pijat jantung lagi 15 kali dan seterusnya (15 : 2).
e.Lanjutkan resusitasi sampai ada tanda-tanda kehidupan kembali atau bantuan yang lebih mampu datang atau penolong kelelahan sehingga kalau diteruskan akan membahayakan penolong.
f.Bilamana mencari bantuan, 
1).Sangat penting bagi penolong untuk sesegera mungkin mencari bantuan,
2).Jika ada dua penolong salah satu melakukan resusitasi sedangkan lainnya mencari bantuan.
3).Jika hanya ada satu penolong, lakukan resusitasi minimal 1 menit (satu siklus) dulu sebelum berusaha mencari bantuan. (FK-UNAIR, 2002)

    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-5023998784287454652?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/5023998784287454652/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/henti-jantung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/5023998784287454652'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/5023998784287454652'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/henti-jantung.html' title='Henti Jantung'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-7826893024966541010</id><published>2009-02-06T08:43:00.000-08:00</published><updated>2009-02-06T08:44:39.175-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HEALTH'/><title type='text'>Kedaruratan Kardiovaskuler</title><content type='html'>Kedaruratan jantung merupakan suatu kondisi yang tidak diinginkan terjadi, dimana seseorang terancam bahaya kematian karena sakit jantung, apabila tidak mendapat pertolongan semestinya. (Karim).
Sebagaimana halnya dengan sistem respirasi, sistem kardiovaskuler juga sangat penting bagi kehidupan dimana kemampuannya untuk mensirkulasikan darah keseluruh tubuh, mengirimkan oksigen dan zat-zat makanan ke jaringan serta mengeluarkan karbondioksida dan sisa produk metabolisme lainnya. Kerusakan dan atau kegagalan total dari kemampuan kerja kardiovaskuler ini mengarah pada ketidakmampuan atau kematian individu. (Skeet, 1995)
&lt;span class="fullpost"&gt;


    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-7826893024966541010?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/7826893024966541010/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/kedaruratan-kardiovaskuler.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/7826893024966541010'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/7826893024966541010'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/kedaruratan-kardiovaskuler.html' title='Kedaruratan Kardiovaskuler'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-2652610285250458820</id><published>2009-02-06T08:38:00.000-08:00</published><updated>2009-02-06T08:42:40.585-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HEALTH'/><title type='text'>Kegawat Daruratan</title><content type='html'>Pertolongan pertama merupakan pertolongan secara cepat dan bersifat sementara waktu yang diberikan pada seorang yang menderita luka atau terserang penyakit mendadak. Tujuan yang penting dari pertolongan pertama adalah memberikan perawatan yang akan menguntungkan pada orang-orang tersebut sebagai persiapan terhadap penanganan lanjut.
Pelayanan keperawatan gawat darurat adalah pelayanan profesional yang didasarkan pada ilmu dan metodologi keperawatan gawat darurat yang berbentuk pelayanan bio-psiko-sosial-spiritual yang komprehensif ditujukan kepada klien/pasien yang mempunyai masalah aktual atau resiko yang disertai kondisi lingkungan yang tidak dapat dikendalikan. Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dikembangkan sedemikian rupa sehingga mampu mencegah kematian atau kecacatan yang mungkin terjadi.&lt;span class="fullpost"&gt;

Contoh kasusnya yaitu Cardiac Arrest, Fibrilasi Ventrikel, Tension Pneumothorax dan lainnya dimana pada aplikasinya digunakan simbol warna, pada kasus gawat darurat yang mengancam jiwa menggunakan simbol warna biru. Keadaan ini mengharuskan penanganan segera pada ruang resusitasi.
Kondisi darurat tidak gawat merupakan suatu kondisi dimana terjadi gangguan integritas fisiologis atau psikologis secara mendadak. Misalnya pasien dengan dislokasi, nyeri kepala non spesifik dan lainnya. Dalam Aplikasi pada IRD menggunakan simbol warna kuning. 
Sedangkan kondisi gawat tidak darurat adalah suatu kondisi yang potensial dapat mengancam jiwa dan dapat merusak fungsi vital organ seperti jantung, otak dan paru-paru. Contoh kasusnya antara lain acute dyspnea, nyeri abdominal akut, konfusi akut dan lain sebagainya. Pada aplikasi menggunakan simbol warna merah. (emedicine.com)

Prosedur Umum Penanganan Kegawatdaruratan
Beberapa prinsip umum manajemen kegawatdaruratan adalah yaitu :
1.Bersikap tenang tapi cekatan dan berpikir sebelum bertindak (jangan panik).
2.Sadar peran perawat dalam menghadapi korban dan wali/saksi.
3.Melakukan pengkajian yang cepat dan cermat terhadap masalah yang mengancam jiwa (henti napas, nadi tidak teraba, perdarahan hebat, keracunan).
4.Melakukan pengkajian sistematik sebelum melakukan tindakan secara menyeluruh.
5.Pertahankan korban pada posisi datar atau sesuai (kecuali jika ada ortopnea), lindungi korban dari kedinginan.
6.Jika korban sadar, jelaskan apa yang terjadi, berikan bantuan untuk menenangkan dan yakinkan akan ditolong.
7.Hindari mengangkat/memindahkan yang tidak perlu, memindahkan jika hanya ada kondisi yang membahayakan.
8.Jangan diberi minum jika ada trauma abdomen atau perkiraan kemungkinan tindakan anastesi umum dalam waktu dekat.
9.Jangan dipindahkan (ditransportasi) sebelum pertolongan pertama selesai dilakukan dan terdapat alat transportasi yang memadai.

Terdapat lima prosedur umum yang memberikan keseluruhan kerangka kerja pada penanganan pasien kegawatdaruratan :
1.Memeriksa situasi
Informasi yang cepat dan tepat harus dikumpulkan dan diinterpretasikan oleh penolong pertama, terutama mengenai penyebab, riwayat kejadian, riwayat penyakit pasien termasuk obat-obatan yang telah digunakan. Bila pengkajian dilakukan dengan cepat pada suatu kasus akan menolong menentukan prioritas dan mencegah komplikasi yang utama.
2.Menentukan sifat dan kedalam cidera, penyakit atau masalah-masalah.
Dalam menentukan sifat dan kedalam dari suatu kegawatdaruratan, sifat berarti tipe seperti jantung, paru-paru atau trauma. Kadang hal ini tumpang tindih antara satu sistem dengan sistem lain seperti jantung paru-paru. Kegawatdaruratan dalam konteks ini harus dilihat sebagai perkiraan resiko kehidupan atau tahapan perkembangan kegawatdaruratan.
a.Pemeriksaan pasien
1)Memeriksa tanda-tanda vital
2)Memeriksa perdarahan yang hebat
3)Memeriksa keracunan internal
4)Memeriksa syok
5)Memeriksa bagian-bagian tubuh
6)Memeriksa penyakit yang timbul mendadak dan kondisi nontraumatik.
b.Tanda-tanda dan gejala-gejala yang penting
7)Menentukan tingkat kesadaran
8)Warna kulit
9)Pernafasan
10)Denyut nadi
11)Pupil
12)Nyeri
13)Kemampuan bergerak
14)Bengkak
15)Deformitas
16)Perdarahan dari orificium
17)Mual / muntah
18)Kejang


Memberikan pertolongan pertama yang tepat
Seleksi terhadap prosedur pertolongan pertama tergantung pada interpretasi data. Pengkajian pasien dimulai dengan mengevaluasi tanda-tanda vital dan proses yang sangat serius sampai yang kurang serius, sehingga sistem prioritas yang sama dapat dilakukan pada pemberian pertolongan pertama. Penanganan kegawatdaruratan yang mengancam kehidupan harus segera dilakukan lebih dulu daripada kondisi-kondisi yang kurang serius. Segera setelah kondisi serius dilakukan perawatan, maka penolong pertama dapat beralih ke kondisi kurang serius.
Cardiopulmonary arrest dan perdarahan hebat merupakan prioritas utama. Waktu merupakan suatu faktor krisis disini. Keracunan dan syok berat juga merupakan priorotas tertinggi. Prioritas selanjutnya adalah kegawatdaruratan yang membutuhkan tindakan medis segera segera jika kehidupan / nyawa masih dapat dipertahankan. Hal ini termasuk koma, serangan jantung, CVA, luka bakar berat, stroke dan kegawatdaruratan bedah seperti kerusakan limpa dan perdarahan internal lainnya. Kesulitan atau komplikasi dalam persalinan juga dipertimbangkan sebagai prioritas kegawatdaruratan tinggi. Bila cidera atau kondisi medis yang mengancam jiwa sudah diatasi, pengkajian dilanjutkan dengan sistematis.

4.Memberikan otoritas dan mengatur pemindahan.
Penolong pertama sewaktu memulai pertolongannya harus menginstruksikan orang yang ada disekitarnya untuk meminta bantuan. Jika penolong sendirian perlu untuk memberikan pertolongan pertama yang vital bagi kehidupan dan harus dilakukan rujukan ke rumah sakit yang lebih tinggi bila peralatan dan petugas kurang memadai.

5.Lengkapi tindakan lanjutan (follow up).
Merupakan prosedur-prosedur yang mendukung, mengganti dan menyertai pertolongan pertama. Kisaran dari yang umum ke perawatan teknis. Pada dasarnya pertolongan pertama harus mempertimbangkan hal-hal ini sebagai prosedur perawatan lanjutan :
a.Mempertahankan jalan napas dan cek tanda-tanda vital.
b.Memberikan rasa nyaman pasien bila mungkin
c.Mempertahankan suhu tubuh
d.Memberikan dukungan mental.
e.Memberikan cairan kecuali kontraindikasi
f.Mengontrol orang yang melihat kejadian
g.Menyimpan rujukan.
Tetapi untuk kegawatdaruratan mayor, urutan lima prosedur ini bisa mengalami perubahan tergantung situasinya. Sebagai contoh pengaturan otoritas dan pemindahan pasien bisa dilakukan sebelum prosedur pertolongan pertama selesai.
Dalam beberapa jenis keadaan kegawatdaruratan yang telah disepakati pimpinan masing-masing rumah sakit, maka perawat yang bertugas di Instalasi Gawat Darurat dapat bertindak langsung sesuai dengan prosedur tetap rumah sakit yang berlaku. Peran ini sangat dekat kaitannya dengan upaya penyelamatan jiwa pasien secara langsung.

Dalam kegawatdaruratan diperlukan 3 kesiapan, yakni :
1.Siap mental, dalam arti bahwa ”emergency can not wait”. Setiap unsur yang terkait termasuk perawat harus menghayati bahwa aritmia dapat membawa kematian dalam 1 – 2 menit. Apnea atau penyumbatan jalan napas dapat mematikan dalam 3 menit.
2.Siap pengetahuan dan ketrampilan. Perawat harus mempunyai bekal pengetahuan teoritis dan patofisiologi berbagai penyakit organ tubuh penting. Selain itu juga keterampilan manual untuk pertolongan pertama.
3.Siap alat dan obat. Pertolongan pasien gawat darurat tidak dapat dipisahkan dari penyediaan/logistik peralatan dan obat-obatan darurat. (Widiasih, 2003).

    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-2652610285250458820?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/2652610285250458820/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/kegawat-daruratan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/2652610285250458820'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/2652610285250458820'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/kegawat-daruratan.html' title='Kegawat Daruratan'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-9135686471452799917</id><published>2009-02-06T08:32:00.000-08:00</published><updated>2009-02-06T08:38:07.870-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HEALTH'/><title type='text'>Retardasi Mental</title><content type='html'>Keterbelakangan mental menerangkan keadaan fungsi intelektual umum bertaraf subnormal yang dimulai dalam masa perkembangan individu dan berhubungan dengan terbatasnya kemampuan belajar maupun penyesuaian diri proses pendewasaan individu tersebut atau kedua-duanya. (Nelson, 2000). 
Menurut WHO (dikutip dari Menkes, 1990) Retardasi mental adalah kemampuan mental yang tidak mencukupi. Menurut Melly Budhiman Retardasi Mental ini memiliki kriteria sebagai berikut : 
&lt;span class="fullpost"&gt;
1.Fungsi intelektual umum di bawah normal (umumnya di bawah 70). 
2.Terdapat kendala dalam perilaku adaptif sosial. 
3.Gejalanya timbul dalam masa perkembangan yaitu di bawah usia 18 tahun. 

Bila ditinjau dari gejalanya Melly Budhiman (dikutip dari Soetjiningsih, 1994) membagi Retardasi Mental dalan : 
1.Tipe Klinik 
Biasanya mudah dideteksi sejak dini, mempunyai penyebab organik dan kelainan fisik maupun mental yang diderita cukup berat. Kebanyakan anak ini memerlukan perawatan yang terus menerus dan perkembangannya sangat lambat. 
2.Tipe Sosio Budaya 
Biasanya baru diketahui setelah anak mencapai usia sekolah. Penampilannya seperti anak normal, diagnosis Retardasi Mental baru ditegakkan setelah anak masuk sekolah dan ternyata tidak dapat mengikuti pelajaran. Tipe anak ini mempunyai taraf IQ golongan borderline dan Retardasi Mental ringan. Anak Retardasi Mental memiliki tingkat ketergantungan yang berbeda, tergantung level cacat mental (tingkat IQ) dan segberapa jauh proses optimalisasi yang dilakukan oranga tua atau pengasuhnya. 

Menurut nilai IQ nya, maka intelegensi seseorang dapat digolongkan sebagai erikut (dikutip dan Swaiman, 1989) : 

Nilai IQ
Sangat Superior 130 atau lebih, Superior 120 – 129 ,Di atas rata-rata 110 – 119, Rata-rata  90 – 110, Retardasi Mental Borderline  70 – 79,Retardasi Mental Ringan (Mampu didik)  52 – 69, Retardasi Mental Sedang (Mampu latih)  36 – 51, Retardasi Mental Berat 20 – 35, Retardasi Mental Sangat Berat  Di bawah 20 

Klasifikasi anak Retardasi Mental menurut IQ (Nelson, 2000 adalah : 
1.Mild Retardation, biasanya tingkat IQ 50-55 sampai dengan 68-70. Merupakan level yang umum. Anak dapat belajar keterampilan teoritis, dapat hidup mandiri dengan latihan khusus misalnya belajar ilmu hitung. Anak juga dapat mandiri seperti mandi, memakai baju sendiri. Anak dapat mencapai usia kejiwaan 8-12 tahun (usia sekolah). 
2.Moderate Retardation IQ 35-40 sampai dengan 50-55 dapat belajar keterampilan merawat diri, latihan sosial dan kejuruan dasar lingkungan kerja yang terlindung. Usia kejiwaan anak adalah 3- 7 tahun (suaia prasekolah). 
3.Sever Retardation IQ 20-25 sampai dengan 35-40 perlu pengawasan sepanjang sisa waktu lahir, dapat melakukan latihan khusus untuk mempelajari beberapa keterampilan diri. Usia kejiwaan anak biasanya Toddler. 
4.Profound Retardation IW kurang dari 20-25. Tidak mampu belajar keterampilan merawat diri. Anak umumnya dilembagakan, usia kejiwaan usia bayi. 

Penjelasan di atas jelas menunjukkan tingkat ketergantungan anak Retardasi Mnetal lebih tinggi dibandingkan dengan anak yang pertumbuhan dan perkembangan anak yang normal dan optimal. 
Anak Retardasi Mental dapat dikenali dari tanda sebagai berikut (Sacharin Rosa, 1990) :
1.Penampilan fisik tidak seimbang, misalnya kepala terlalu kecil/besar, mulut melongo, mata sipit/mongoloid, badan bungkuk. 
2.Kecerdasan terbatas.
3.Tidak dapat mengurus diri sendiri tanpa bantuan orang lain sesuai usia.
4.Arah minat sangat terbatas kepada hal-hal yang terbatas, sederhana saja.
5.Perkembangan bahasa/bicara lambat.
6.Tidak ada/kurang sekali perhatian terhadap lingkungannya (pandangan kosong) dan perhatiannya labil, sering berpindah-pindah.
7.Koordinasi gerakan kurang, gerakan kurang terkendali.
8.Daya ingatannya lemah, emosi sangat miskin dan terbatas, apatis dan acuh tak acuh terhadap sekitarnya.
9.Sering ngiler/keluar cairan dari mulut.

Secara garis besarnya faktor penyebab dapat dibagi 4 golongan (Soetjiningsih, 1994) yaitu :
1.Faktor geneitik
Akibat kelainan kromosom :
a.Kelainan jumlah kromosom misalnya trisomi – 21 atau dikenal Mongolia atau Syndrome Down.
b.Kelainan bentuk kromosom.
2.Faktor Prenatal
Dimaksudkan adalah keadaan tertentu yang telah diketahui ada sebelum atau pada saat kelahiran, tetapi tidak dapat dipastikan sebabnya.
3.Faktor Perinatal
a.Proses kelahiran yang lama, misalnya Plasenta previa, ruptur tali umbilikus.
b.Posisi janin yang abnormal seperti letak bokong atau melintang, anomalo uterus dan kelainan bentuk jalan lahir.
c.Kecelakaan pada waktu lahir dan distress fatal.
4.Faktor Pascanatal
a.Akibat infeksi (meningitis, ensefalitis, meningoesefaitis dan infeksi).
b.Trauma kapitis dan tumor otak.
c.Kelainan tulang tengkorak.
d.Kelainan endokrin dan metabolik, keracunan pada otak serta faktor sosio budaya.

    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-9135686471452799917?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/9135686471452799917/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/retardasi-mental.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/9135686471452799917'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/9135686471452799917'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/retardasi-mental.html' title='Retardasi Mental'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-8354274014637316007</id><published>2009-02-06T08:28:00.000-08:00</published><updated>2009-02-06T08:29:58.856-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO BISNIS'/><title type='text'>Bisnis Valuta Asing</title><content type='html'>Dalam bisnis valas terdapat banyak istilah – yang di gunakan , jadi seandainya anda – anda semua berminat dalam menjalankan bisnis ini paling tidak tahu istilah – istilah yang sering di gunakan dalam bermain valas sehingga dalam annda dapat menjalankan transaksi dan menyusun strategi dengan baik.adapun istilah – istilah yang sering dijumpai antara lain : 
Broker : perantara transaksi valas, seorang trader selalu menggunakan jasa broker dalam bertransaksi valas.
Trader : pelaku transaksi valas 
Order : permintaan transaksi ada 2 macam order beli ( buy ) dan order jual ( sell)
Komoditi : pasangan valas yang di perdagangkan 
Pips atau point ; satuan terkecil dari gerakan harga valas 
Bid/ask : pasangan harga jua beli, bid adalah harga jual kita sebagai trader dan ask adalah harga jual kita sebagai trader.
&lt;span class="fullpost"&gt;

Lot : satuan jumlah atau volume untuk komoditi valas.
Spread : selisih antara harga jual dan harga beli 
Account ; rekening. Jenis – jenis account dalam bertransaksi valas yaitu micro account ( minimum transaksi 0.01 lot ), mini account ( min trx 0.1 lot ), regular account ( min trx 1 lot ) 
Margin : dana jaminan untuk bisa melakukan transaksi valas.
Deposit : jumlah dana yang di setorkan ke account kita 
Leverage : sebuah angka yang digunakan untuk menentukan besar kecilnya margin yang di gunakan untuk menentukan besar kecilnya margin yang dibutuhkan dalam melakukan sebuah transaksi valas.
Ekuiti : jumlah dana yang siap untuk di jadikan margin atau jaminan.
Open position : transaksi yang sedang berjalan.
Close position : tindakan untuk menutup transaksi yang kita miliki 
Floating : potensi untung atau rugi dalam sebuah open posisi.
Free margin : sisa dana kita yang masih bisa digunakan untuk membuka transaksi baru selain transaksi yang sedang berjalan 
Margin call : peringan dari broker karena margin yang kita miliki tidak cukup untuk melakukan transaksi 
Profit : keuntungan yang kita peroleh dari trnsaksi valas.
Inject : tindakan menambah dana ke account supaya dapat melakukan transaksi valas 
Loss : kekalahan yang diperoleh dari transaksi valas
Take profit: merealisasikan keuntungan 
Stop loos : tindakan merealisasikan kekalahan 
Swap : bunga yang kita bayar atau kita dapatkan dari transaksi terbuka yang kita miliki 
Komisi : jumlah dana yang harus kita bayar ke broker setiap kali melakukan transaksi beli – jual atau jual – beli 

    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-8354274014637316007?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/8354274014637316007/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/bisnis-valuta-asing.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/8354274014637316007'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/8354274014637316007'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/bisnis-valuta-asing.html' title='Bisnis Valuta Asing'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-3687049656887949541</id><published>2009-02-05T12:00:00.000-08:00</published><updated>2009-02-05T12:13:03.424-08:00</updated><title type='text'>Bayi Hipotermi</title><content type='html'>Bayi hipotermi adalah bayi dengan suhu badan dibawah normal.  Adapun suhu normal bayi adalah 36,5-37,5 °C. Suhu normal pada neonatus 36,5-37,5°C (suhu ketiak).  Gejala awal hipotermi apabila suhu &lt;36°C atau kedua kaki &amp; tangan teraba dingin.  Bila seluruh tubuh bayi terasa dingin maka bayi sudah mengalami hipotermi sedang (suhu 32-36°C).  Disebut hipotermi berat bila suhu &lt;32°C, diperlukan termometer ukuran rendah (low reading thermometer) yang dapat mengukur sampai 25°C. (Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirahardjo, 2001). Disamping sebagai suatu gejala,  hipotermi merupakan awal penyakit yang berakhir dengan kematian. (Indarso, F, 2001).  Sedangkan menurut Sandra M.T. (1997) bahwa hipotermi yaitu kondisi dimana suhu inti tubuh turun sampai dibawah 35°C.&lt;span class="fullpost"&gt;

Etiologi
Penyebab terjadinya hipotermi pada bayi yaitu :
1)Jaringan lemak subkutan tipis.
2)Perbandingan luas permukaan tubuh dengan berat badan besar.
3)Cadangan glikogen dan brown fat sedikit.
4)BBL (Bayi Baru Lahir) tidak mempunyai respon shivering (menggigil) pada reaksi kedinginan. (Indarso, F, 2001).
5)Kurangnya pengetahuan perawat dalam pengelolaan bayi yang beresiko tinggi mengalami hipotermi. ( Klaus, M.H et al, 1998).

Mekanisme hilangnya panas pada BBL
Mekanisme hilangnya panas pada bayi yaitu dengan :
1Radiasi yaitu panas yang hilang dari obyek yang hangat (bayi) ke obyek yang dingin.
2)Konduksi yaitu hilangnya panas langsung dari obyek yang panas ke obyek yang dingin.
3)Konveksi yaitu hilangnya panas dari bayi ke udara sekelilingnya.
4)Evaporasi yaitu hilangnya panas akibat evaporasi air dari kulit tubuh bayi (misal cairan amnion pada BBL). (Indarso, F, 2001).

Akibat-akibat yang ditimbulkan oleh hipotermi
Akibat yang bisa ditimbulkan oleh hipotermi yaitu :
1)HipoglikemiAsidosis metabolik, karena vasokonstrtiksi perifer dengan metabolisme anaerob.
3)Kebutuhan oksigen yang meningkat.
4)Metabolisme meningkat sehingga pertumbuhan terganggu.
5)Gangguan pembekuan sehingga mengakibatkan perdarahan pulmonal yang menyertai hipotermi berat.
6)Shock.
7)Apnea.
8)Perdarahan Intra Ventricular. (Indarso, F, 2001).
Pencegahan  dan Penanganan Hipotermi
Pemberian panas yang mendadak, berbahaya karena dapat terjadi apnea sehingga direkomendasikan penghangatan 0,5-1°C tiap jam (pada bayi &lt; 1000 gram penghangatan maksimal 0,6 °C). (Indarso, F, 2001).
Alat-alat
Inkubator
Untuk bayi &lt; 1000 gram, sebaiknya diletakkan dalam inkubator.  Bayi-bayi tersebut dapat dikeluarkan dari inkubator apabila tubuhnya dapat tahan terhadap suhu lingkungan 30°C.
Radiant Warner
 Adalah alat yang digunakan untuk bayi yang belum stabil atau untuk tindakan-tindakan.  Dapat menggunakan servo controle (dengan menggunakan probe untuk kulit) atau non servo controle (dengan mengatur suhu yang dibutuhkan secara manual).

Pengelolaan
Menurut Indarso, F (2001) menyatakan bahwa pengelolaan bayi hipotermi :
(1)Bayi cukup bulan
-Letakkan BBL pada Radiant Warner.
-Keringkan untuk menghilangkan panas melalui evaporasi.
-Tutup kepala.
-Bungkus tubuh segera.
-Bila stabil,  dapat segera rawat gabung sedini mungkin setelah lahir bayi dapat disusukan.
(2)Bayi sakit
-Seperti prosedur di atas.
-Tetap letakkan pada radiant warmer sampai stabil.

Bayi kurang bulan (prematur)
-Seperti prosedur di atas.
-Masukkan ke inkubator dengan servo controle atau radiant warner dengan servo controle.
(3)Bayi yang sangat kecil
-Dengan radiant warner yang diatur dimana suhu kulit 36,5 °C.
­Tutup kepala.
­Kelembaban 40-50%.
­Dapat diberi plastik pada radiant warner.
­Dengan servo controle suhu kulit abdomen 36, 5°C.
­Dengan dinding double.
- Kelembaban 40-50% atau lebih (bila kelembaban sangat tinggi, dapat dipakai sebagai sumber infeksi dan kehilangan panas berlebihan).
­Bila temperatur sulit dipertahankan, kelembaban dinaikkan.
­Temperatur lingkungan yang dibutuhkan sesuai umur dan berat bayi.



Tabel 2.1  Temperatur yang dibutuhkan menurut umur dan berat badan neonatus
Umur Berat Badan Neonatus
 &lt;1200 gr 1201-1500 gr 1501-2500 gr &gt; 2500 gr
0-24 jam 34-35,4 33,3-34,4 31,8-33,8 31-33,8
24-48 jam 34-35 33-34,2 31,4-33,6 30,5-33
48-72 jam 34-35 33-34 31,2-33,4 30,1-33,2
72-96 jam 34-35 33-34 31,1-33,2 29,8-32,8
4-14 hari  32,6-34 31-33,2 29
2-3 minggu  32,2-34 30,5-33 
3-4 minggu  31,6-33,6 30-32,2 
4-5 minggu  31,2-33 29,5-32,2 
5-6 minggu  30,6-32,3 29,31,8 
Sumber : Klaus, M,H et al. (1998). Penatalaksanaan Neonatus Resiko Tinggi : 

 Mempertahankan Suhu Tubuh Untuk Mencegah Hipotermi
Menurut Indarso, F (2001) menyatakan bahwa untuk mempertahankan suhu tubuh bayi dalam mencegah hipotermi adalah :
(1)Mengeringkan bayi segera setelah lahir
Cara ini merupakan salah satu dari 7 rantai hangat ;
a.Menyiapkan tempat melahirkan yang hangat, kering dan bersih.
b.Mengeringkan tubuh bayi yang baru lahir/ air ketuban segera setelah lahir dengan handuk yang kering dan bersih.
c.Menjaga bayi hangat dengan cara mendekap bayi di dada ibu dengan keduanya diselimuti (Metode Kangguru). 
d.Memberi ASI sedini mungkin segera setelah melahirkan agar dapat  merangsang  pooting reflex dan bayi memperoleh kalori dengan :
-Menyusui bayi.
-Pada bayi kurang bulan yang belum bisa menetek ASI diberikan dengan sendok atau pipet.
-Selama memberikan ASI bayi dalam dekapan ibu agar tetap hangat.
e.Mempertahankan bayi tetap hangat selama dalam perjalanan pada waktu rujukan.
f.Memberikan penghangatan pada bayi baru lahir secara mandiri.
g.Melatih semua orang yang terlibat dalam pertolongan persalinan.

Menunda memandikan bayi lahir sampai suhu tubuh normal
Untuk mencegah terjadinya serangan dingin, ibu/keluarga dan penolong persalinan harus menunda memandikan bayi.
a.Pada bayi lahir sehat yaitu cukup bulan, berat &lt; 2500 gram, langsung menangis kuat, memandikan bayi ditunda 24 jam setelah kelahiran.  Pada saat memandikan bayi, gunakan air hangat.
b.Pada bayi lahir dengan resiko, keadaan umum bayi lemah atau bayi dengan berat lahir 2000 gram sebaiknya jangan dimandikan.  Tunda beberapa hari sampai keadaan umum membaik yaitu bila suhu tubuh stabil, bayi sudah lebih kuat dan dapat menghisap ASI dengan baik.

Menangani Hipotermi
(1)Bayi yang mengalami hipotermi biasanya mudah sekali meninggal.  Tindakan yang harus dilakukan adalah segera menghangatkan bayi di dalam inkubator atau melalui penyinaran lampu.
(2)Cara lain yang sangat sederhana dan mudah dikerjakan setiap orang ialah metode dekap, yaitu bayi diletakkan telungkup dalam dekapan ibunya dan keduanya diselimuti agar bayi senantiasa hangat.
(3)Bila tubuh bayi masih dingin, gunakan selimut atau kain hangat yang diseterika terlebih dahulu yang digunakan untuk menutupi tubuh bayi dan ibu.  Lakukan berulangkali sampai tubuh bayi hangat.  Tidak boleh memakai buli-buli panas, bahaya luka bakar.
(4)Biasanya bayi hipotermi menderita hipoglikemia sehingga bayi harus diberi ASI sedikit-sedikit dan sesering mungkin.  Bila bayi tidak dapat menghisap beri infus glukosa 10% sebanyak 60-80 ml/kg per hari.

    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-3687049656887949541?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/3687049656887949541/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/bayi-hipotermi.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/3687049656887949541'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/3687049656887949541'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/bayi-hipotermi.html' title='Bayi Hipotermi'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-6183946266167251322</id><published>2009-02-03T07:59:00.000-08:00</published><updated>2009-02-03T08:04:58.891-08:00</updated><title type='text'>Infeksi Nosokomial</title><content type='html'>Infeksi nosokomial adalah suatu infeksi yang terjadi di rumah sakit atau infeksi oleh kuman yang dapat selama berada di rumah sakit (Zulkarnain I, 1998 ).
Infeksi nosokomial tidak saja menyangkut penderita tetapi juga yang kontak dengan rumah sakit termasuk staf rumah sakit, sukarelawan, pengunjung dan pengantar.
&lt;span class="fullpost"&gt;

Suatu Infeksi dikatakan di dapat rumah sakit apa bila :
1)Pada waktu penderita mulai dirawat di rumah sakit tidak didapatkan tanda-tanda klinik dari infeksi tersebut.
2)Pada waktu penderita dirawat di rumah sakit tidak sedang dalam masa inkubasi dari infeksi tersebut.
3) Tanda-tanda klinik tersesut baru timbul sekurang-kurangnya setelah 3 x 24 jam sejak dimulainya perawatan.
3)Infeksi tersebut bukan merupakan sisa dari infeksi sebelumnya.
4)Bila saat mulai dirawat di rumah sakit sudah terdapat tanda-tanda infeksi dan dapat dibuktikan infeksi tersebut didapat penderita ketika dirawat di rumah sakit yang sama pada waktu lalu, serta belum pernah dilaporkan sebagai infeksi nosokomial (Hasbullah T, 1992).

Cara penularan Infeksi Nosokomial 
Macam-macam penularan infeksi nosokomial bisa berupa :
1)Infeksi silang (Cross Infection)
Disebabkan oleh kuman yang didapat dari orang atau penderita lain di rumah  sakit secara langsung atau tidak langsung.
2)Infeksi sendiri (Self infection,Auto infection)
Disebabkan oleh kuman dari penderita itu sendiri yang berpindah tempat dari satu jaringan kejaringan lain.
3)Infeksi lingkungan (Enverenmental infection)
Disebabkan oleh kuman yang berasal dari  benda atau bahan yang tidak bernyawa yang berada di lingkungan rumah sakit. Misalnya : lingkungan yang lembab dan lain-lain (Depkes RI 1995).

Menurut Jemes H,Hughes dkk yang dikutip oleh Misnadiarli 1994  tentang model cara penularan, ada 4 cara penularan infeksi nosokomial yaitu :
1)Kontak langsung antara pasien dan personil yang merawat atau menjaga pasien
2)Kontak tidak langsung ketika obyek tidak bersemangat/kondisi lemah dalam lingkungan menjadi kontaminasi dan tidak didesinfeksi atau sterilkan, sebagai contoh perawatan luka paska operasi.
3)Penularan cara droplet infection dimana kuman dapat mencapai keudara (air borne).
4)Penularan melalui vektor yaitu penularan melalui hewan/serangga yang membawa kuman.

Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya infeksi nosokomial.
Infeksi pada dasarnya terjadi karena interaksi langsung maupun tidak langsung antara penderita (host) yang rentan mikroorganisme yang infeksius dan lingkungan sekitarnya (Environment). Faktor-faktor yang saling mempengaruhi dan saling berhubungan disebut rantai infeksi sebagai berikut :
1)Adanya mikroorganisme (Agent) yang infeksius mikroba penyebab infeksi dapat berupa bakteri, virus, jamur maupun parasit. Penyebab utama infeksi nosokomial biasanya bakteri dan virus dan kadanga-kadang jamur dan jarang oleh parasit. Peranannya dalam infeksi nosokomial tergantung antara lain dari patogenesis atau virulensi dan jumlahnya.
2)Adanya portal of exit/pintu keluar.
Portal of exit mikroba dari manusia biasanya melalui satu tempat, meskipun dapat juga dari beberapa tempat. Portal of exit yang utama adalah saluran pernapasan, daluran cerna dan saluran urogenitalia.
3)Adanya porta of entry / Pintu masuk
Tempat masuknya kuman dapat melalui kulit, dinding mukosa, saluran cerna, saluran pernafasan dan saluran urogenitalia. Mikroba yang terinfesius dapat masuk ke saluran ceran melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi seperti: E.coli, Shigella. Mikroba penyebab rubella dan toxoplasmosis dapat masuk ke host melalui placenta. 
4)Terdapatnya cara penularan.
Penularan atau transmission adalah perpindahan mikroba dari source ke host. Penyebaran dapat melalui kontak, lewat udara dan vektor. 
Cara penularan yang paling sering terjadi pada infeksi nosokomial adalah dengan cara kontak. Pada cara ini terdapat kontak antara korban dengan sumber infeksi baik secara langsung, tidak langsung maupun secara droplet infection.
5)Penderita (host) yang rentan.
Masuknya kuman kedalam tubuh penderita tidak selalu menyebabkan infeksi. Respon penderita terhadap mikroba dapat hanya infeksi subklinis sampai yang terhebat yaitu infeksi berat yang dapat menyebabkan kematian. Yang memegang peranan sangat penting adalah mekanisme pertahanan tubuh hostnya. Mekanisme pertahana tubuh secara non spesifik antara lain adalah kulit, dinding mukosa dan sekret, kelenjar-kelenjar tubuh. Mekanisme pertahanan tubuh yang spesifik timbul secara alamia atau bantuan , secara alamia timbul karena pernah mendapat penyakit tertentu, seperti poliomyelitis atau rubella. Imunitas buatan dapat timbul secara aktif karena mendapat vaksin dan pasif karena pemberian imuneglobulin (Serum yang mengandung antibodi).
Lingkungan sangat mempengaruhi rantai infeksi sebagai contoh tindakan pembedahan di kamar operasi akan lebih kecil kemungkinan mendapatkan infeksi luka operasi dari pada dilakukan ditempat lain.  ( Wirjoadmodjo B 1993 ).
Selain pembagian faktor-faktor diatas, infeksi nosokomial juga dipengaruhi oleh faktor eksogen dan endogen. Faktor endogen adalah faktor yang ada didalam tubuh penderita sendiri antara lain umur, jenis kelamin, daya tahan tubuh dan kondisi lokal. Faktor eksogen adalah faktor dari luar tubuh penderita berupa lamanya penderita dirawat, kelompok yang merawat, lingkungan, peralatan tehnis medis yang dilakukan dan adanya benda asing dalam tubuh penderita yang berhubungan dengan udarah luar (Roeshadi Joko,1991).

Kondisi-kondisi yang mempermudah terjadinya Infeksi nosokomial 
Infeksi nosokomial mudah terjadi karena adanya beberapa keadaan tertentu :
1.Rumah sakit merupakan tempat berkumpulnya orang sakit/pasien, sehingga jumlah dan jenis kuman penyakit yang ada lebih penyakit dari pada ditempat lain.
2.Pasien mempunyai daya tahan tubuh rendah, sehingga mudah tertular.
3.Rumah sakit sering kali dilakukan tindakan invasif  mulai dari sederhana misalnya suntukan sampai tindakan yang lebih besar, operasi. Dalam melakukan tindakan sering kali petugas kurang memperhatikan tindakan aseptik dan antiseptik.
4.Mikroorganisme yang ada cenderung lebih resisten terhadap antibiotik, akibat penggunaan berbagai macam antibiotik yang sering tidak rasional.
5.Adanya kontak langsung antara pasien atau petugas dengan pasien, yang dapat menularkan kuman patogen.
6.Penggunaan alat-alat kedokteran yang terkontaminasi dengan  kuman
(Farida Betty, 1999)
Sumber infeksi nosokomial dapat berasal dari pasien, petugas rumah sakit, pengunjung  ataupun lingkungan rumah sakit. Selain itu setiap tindakan baik tindakan invasif maupun non invasif yang akan dilakukan pada pasien mempunyai resiko terhadap infeksi nosokomial. Adapun sumber infeksi tindakan invasif  (operasi) adalah :
1.Petugas :
-Tidak/kurang memahami cara-cara penularan
-Tidak/kurang memperharikan kebersihan perorangan
-Tidak menguasai cara mengerjaklan tindakan 
-Tidak memperhatikan/melaksanakan aseptik dan antiseptik
-Tidak mematuhi  SOP (standar operating procedure)
-Menderita penyakit tertntu/infeksi/carier
2.Alat :
-Kotor
-Tidak steril
-Rusak / karatan
-Penyimpangan kurang baik
3.Pasien:
-Persiapan diruang rawat kurang baik
-Higiene pasien kurang baik
-Keadaan gizi kurang baik (malnutrisi)
-Sedang mendapat pengobatan imunosupresif
4.Lingkungan
-Penerangan/sinar matahari kurang cukup
-Sirkulasi udarah kurang baik
-Kebersihan kurang (banyak serangga, kotor, air tergenang)
-Terlalu banyak peralatan diruangan
-Banyak petugas diruangan  (Farida Betty, 1999. hal:11)

Penyabab Infeksi nosokomial
Mikroorganisme penyebab infeksi dapat berupa : bakteri, virus, fungi dan parasir, penyebab utamanya adalah bakteri dan virus, kadang-kadang jamur dan jarang disebabkan oleh parasit. Peranannya dalam menyebabkan infeksi nosokomial tergantung dari patogenesis atau virulensi dan jumlahnya.
Patogenesis adalah kemampuan mikroba menyebabkan penyakit, patogenitas lebih jauh dapat dinyatakan dalam virulensi dan daya invasinya. Virulensi adalah pengukuran dari beratnya suatu penyakit dan dapat diketahui dengan melihat morbiditas dan derajat penularan, Daya invasi adalah kemampuan mikroba menyerang tubuh. Jumlah mikroba yang masuk sangat menentukan timbul atau tidaknya infeksi dan bervariasi antara satu mikroba dengan mikroba lain dan antara satu host dengan host yang lain (Wirjoatmodjo B, 1993).

Yang perlu diperhatikan dalam pencegahan Infeksi nosokomial luka Operasi :
1.Sebelum masuk rumah sakit 
-Pemerikasaan dengan pengobatan pasien untuk persiapan operasi agar dilakukan sebelum pasien masuk/dirawat di rumah sakit.
-Perbaikan keadaan pasien, misalnya gizi, penyakit DM.
2.Sebelum operasi 
Pasien operasi dilakukan dengan benar sesuai dengan prosedur, misalnya pasien harus puasa, desinfeksi daerah operasi, klimas dan lain-lain.
3.Pada wantu operasi
-Semua petugas harus mematuhi peraturan kamar operasi.
-Bekerja sesuai SOP (standar operating procedur)
-Perhatikan wantu/lama operasi.
4.Paska operasi
Perhatikan perawatan alat-alat Bantu yang terpasang sesudah operasi seperti : kateter, infus, dan lain-lain (Farida Betty, 1999)

    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-6183946266167251322?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/6183946266167251322/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/infeksi-nosokomial.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/6183946266167251322'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/6183946266167251322'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/infeksi-nosokomial.html' title='Infeksi Nosokomial'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-1667978433233780199</id><published>2009-02-03T07:56:00.000-08:00</published><updated>2009-02-03T07:58:35.730-08:00</updated><title type='text'>Infeksi</title><content type='html'>Infeksi adalah berhubungan dengan berkembang-biaknya mikroorganisme dalam tubuh manusia yang disertai dengan reaksi tubuh terhadapnya  (Zulkarnain Iskandar, 1998 ).&lt;span class="fullpost"&gt;

Patofisiologi Infeksi.
Reaksi tubuh dapat berupa reaksi lokal dan dapat pula terjadi reaksi umum. Pada infeksi dengan reaksi umum akan melibatkan syaraf dan metabolik pada saat itu terjadi reaksi ringan limporetikularis disuluru tubuh, berupa proliferasi sel fagosit dan sel pembuat antibodi (limfosit B). Kemudian reaksi lokal yang disebut inflamasi akut, reaksi ini terus berlangsung selama menjadi proses pengrusakan jaringan oleh trauma. Bila penyebab pengrusakan jaringan bisa diberantas, maka sisa jaringan yang rusak disebut debris akan difagositosis dan dibuang oleh tubuh sampai terjadi resolusi dan kesembuhan. Bila trauma berlebihan, reksi sel fagosit kadang berlebihan sehingga debris yang berlebihan terkumpul dalam suatu rongga membentuk abses atau bekumpul dijaringan tubuh yang lain membentuk flegman (peradangan yang luas dijaringan ikat).(Sjamsuhidajat R,  1997 ).

Gambaran klinis.

Gambaran klinis infeksi pasca bedah adalah : Rubor (kemerahan), kalor (demam setempat) akibat vasodilatasi dan tumor (benngkak) karena eksudasi. Ujung syaraf merasa akan terangsang oleh peradangan sehingga terdapat rasa nyeri (dolor). Nyeri dan pembengkan akan mengakibatkan gangguan faal, dan reaksi umum antara lain berupa sakit kepala, demam dan peningkatan denyut jantung (Sjamsuhidajat R. 1997).

Etiologi Infeksi 
Beberapa kuman gram positif (stroptokokus, stapilokokus) garam negatif (Enterobakrerium, pseudomonas) kuman anaerob (klostrodium, bakriodes, blasto-mikosis) dan virus (Hepatitis, herpes, poliomyelitis) .(Sjamsuhidajat,1997).

    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-1667978433233780199?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/1667978433233780199/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/infeksi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/1667978433233780199'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/1667978433233780199'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/infeksi.html' title='Infeksi'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-6748868575747520122</id><published>2009-02-03T07:50:00.000-08:00</published><updated>2009-02-03T07:53:33.173-08:00</updated><title type='text'>Apendiksitis</title><content type='html'>Menurut Purnaman, dkk. (1992) mengemukakan bahwa apendisitis adalah peradangan yang terjadi pada apendik atau umbai cacing 
Sabiston (1992) berpendapat bahwa apendisitis adalah suatu penyakit prototipe yang berlanjut melalui peradangan, obstruksi, dan iskhemia didalam rangka waktu penyakit dalam perjalanan waktu penyakit.
&lt;span class="fullpost"&gt;

Dari pendapat diatas dapat disimpulkan apendisitis adalah peradangan yang terjadi pada apendisitis atau umbai cacing yang disebabkan obstruksi dan infeksi yang berlangsung dalam tahapan yang bervariasi dalam gejala yang berbeda.

Tanda dan gejala.
Menurut Gibson J. (1992) tanda dan gejala yang sering timbul pada pasien apendisitis meliputi rasa sakit didaerah epigastrium, daerah periumbilikus atau daerah mc -Burney (daerah sepertiga jarak antara pusat dan spina iliaka anterior superior kanan). Terlihat pasien tampak sakit dan menghindari pergerakan di perut yang nyeri, adanya nyeri tekan pada tempat yang sakit, mual dan muntah serta suhu badan dan denyut nadi meningkat.
Patofisiogi.

Sabiston (1992) mengemukakan bahwa proses peradangan dapat disebabkan atau dipengaruhi oleh 4 (empat) faktor yaitu :
(1).Adanya isi lumen.
(2).Derajat sumbatan yang terus menerus,
(3).Sekresi mulut yang terus menerus.
(4).Sifat yang inelaktis atau tidak lentur dari mukosa apendiks.
Soelarto Reksoprodjo, dkk (1995) berpendapat dasar terjadinya apendisitis mula – mula disebabkan sumbatan dan  obstruksi apendiks, menyebabkan mukus yang diproduksi secara terus – menerus sehingga semakin lama mukus yang terbendung makin banyak dan menumpuk, dalam lumen meningkat, dan selanjutnya dengan invasi dari bakteri yang virulen akan menyebabkan mukus menjadi pus, adanya sekresi mukosa yang terus  menerus dan sifat tidak elatisnya, atau in elastis dari jaringan serosa menyebabkan tekanan dalam lumen makin meninggi, sehingga tekanan yang tinggi ini mengganggu aliran knife mengakibatkan edema pada apendisitis yang tersebut fase fokal apendisitif akut.
Keluhan timbul biasanya sakit viseral hal ini karena persyaratan apendiks sama dengan usus yaitu nurvus torakalis x, persyaratan para simpatis berasal dari cabang nervus vagus yang mengikuti arteri mesentrika superior dan arteri apendikularis sedangkan simpatis berasal dari nervus torakalis x .  (Syamsuhidajat, 1996 ; 866). Biasanya fase ini disertai rasa mual dan muntah.
Tingkat selanjutnya akibat peningkatan tekanan lumen. Akibat sekresi yang terus menerus mengakibatkan terganggunya aliran linfe menimbulkan gangguan yaitu penyumbatan vena sehingga terjadinya trombosit dan iskhemia fase ini disebut apendisitis superatif akut.
Setelah mukosa tervena, menyusul serosa juga terinvasi mengakibatkan iritasi, akan merangsangg peritoniumm pariental sehingga pasien mengalami perpindahan nyeri somatis yang khas untuk apendisitis yaitu nyeri di perut kanan bawah dititik MC. Burney.
Nyeri somatis yang terlokalisasi merupakan suatu ancaman bila  tidak dilakukan pengobatan, arteri bisa terjadi nevrosis, dan bila nevrosis disertai pembentukan nanah yang berlebihan dan kemudian diikuuti terjadinya gangguan yangg disebut fase apendisitis ganggrenosa. Pada fase ini dapat timbul komplikasi dimana dinding apendiks menjadi rapuh dan pecah sehigga  terjadi perforasi, dan bila tidak  diketemukan timbul masa lokal tersebut berisi nanah disebut apendisitis abses dan apabila gejala hilang timbul  dikemudian hari akan berakibat terjadinya apendisitis kronik.

    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-6748868575747520122?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/6748868575747520122/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/apendiksitis.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/6748868575747520122'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/6748868575747520122'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/apendiksitis.html' title='Apendiksitis'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-5966615803418728506</id><published>2009-02-03T07:26:00.000-08:00</published><updated>2009-02-03T07:33:47.034-08:00</updated><title type='text'>Osteoporosis ( Pembagian, Patofisiologi, Gejala dan Tanda , dll.)</title><content type='html'>Osteoporosis adalah kondisi dimana terjadi peningkatan porositas dari tulang. Atau dengan kata lain adalah sugresif dari masa tulang, sehingga memudahkan terjadinya patah tulang (Albright  JA, 1979).
   Bagian tulang yang umumnya diserang adalah (Djoko Roeshadi, 2001):
Pada tulang radius distal, Pada tulang vertebrae, Pada tulang kollum femur / pelvis 
&lt;span class="fullpost"&gt;

Pembagian Osteoporosis 
Chehab Rukmi Hylmi (1994) membagi osteoporosis sebagai berikut :
1. Osteoporosis Primer 
2. Osteoporosis Sekunder 
3. Osteoporosis Idiopatic

Osteoporosis Primer 
 Osteoporosis primer adalah suatu osteoporosis yang tidak diketahui penyebabnya dengan jelas ini merupakan kelompok terbesar. 
Osteoporosis primer dibagi menjadi :

Type I 
    Osteoporosis yang timbul pada wanita post menoupouse 
Type II 
    Osteoporosis yang terdapat pada kedua jenis kelamin   dengan usia yang semakin bertambah (senilis) 

Osteoporosis Sekunder 
 Osteoporosis sekunder adalah  suatu osteoporosis yang diketahui penyebabnya  jelas. 
Biasanya disebabkan oleh :
1.Endcrine disease 
2.Nutritional causes 
3.Drugs 

Osteoporosis Idiopatic 
 Yang dimaksud dengan osteoporosis jenis ini adalah terjadinya pengurangan masa tulang pada :
1.Juvenile 
2.Adolesence
3.Wanita pra menoupouse 
4.Laki-laki berusia muda /pertengahan 
5.osteoporosis jenis ini lebih jarang terjadi. 

Patofisiologi Osteoporosis 
 Sel tulang terdiri atas osteoblas, osteossit dan  osteoclas yang dalam aktifitasnya mengatur homeostasis kalsium yang tidak  berdiri sendiri melainkan saling berinteraksi. Homeostasis kalsium pada  tingkat seluler didahului penyerapan tulang oleh osteoclas  yang memerlukan waktu 40 hari disusul fase istirahat dan kemudian disusul fase pembentukan tulang kembali oleh osteoblas yang memerlukan waktu 120 hari
Dalam  penyerapannya osteoclas melepas transforming  Growth Factor yang merangsang aktivitas awal osteoblas dalam keadaan normal kwantitas dan kwalitas penyerapan tulang oleh osteoclas sama dengan kwantitas dan kwalitas pembentukan tulang baru oleh osteoclas. Pada Osteoporasis penyerapan tulang lebih banyak dari pada pembentukan baru (Djoko Roeshadi, 2001).

Gejala dan Tanda Osteoporosis 
 Pada awalnya penyakit ini tidak menimbulkan gangguan apapun. Namun dalam  kondisi yang sudah parah gambaran klinik osteoporosis adalah sebagai berikut (Djoko R, 2001) 
1.Nyeri 
2.Tinggi badan berkurang /memendek 
 Dalam mendiagnosis osteoporosis tidak hanya berdasarkan pemeriksaan klinik serta radiologis saja. Dengan pemeriksaan penunjang yaitu BMD (Bone Mineral Density) dan DEXA (Dual Energy X-Ray Absorpsiometry) diagnosis osteoporosis menjadi lebih pasti. 

Faktor Resiko Osteoporosis 
 Dikenal beberapa faktor resiko untuk terjadinya osoteoporosis. Faktor resiko ini dibagi menjadi dua (R. Prayitno Prabowo, 2001).
1.Faktor resiko yang tidak bisa dirubah 
-Usia 
-Jenis kelamin 
-Ras 
-Riwayat Keluarga /keturunan 
-Bentuk tubuh 
2.Faktor resiko yang dapat dirubah 
-Merokok 
-Alcohol 
-Defisiensi vitamin d 
-Kafein 
-Gaya hidup 
-Gangguan makan (anoreksia vervusa) 
-Defisiensi esterogen pada menoupouse alami atau menoupouse karena operasi 
-Penggunaan obat-obatan tertentu seperti :
•Diuretik
•Glukoortikoid 
•Anti konvulsan 
•Hormon tiroid berlebihan 
 Sesuai dengan tujuan penelitian, maka pembahasan mengenai faktor resiko akan dibatasi pada merokok,  alcohol, menoupouse, kafein, latihan, umur, jenis kelamin, keturunan. 
*Merokok
Gaya hidup modern, tang  telah  melegalkan wanita merokok di depan umum, semakin membuka banyaknya kasus osteoporosis Nikotin dalam rokok menyebabkan melemahnya daya serap sel terhadap kalsium dari darah ke tulang.  Sehingga proses pembentukan tulang oleh osteoblast menjadi melemah (Djoko R, 2001).
*Alkohol 
Dampak dari konsumsi alcohol pada osteoporosis berhubungan dengan jumlah alcohol yang dikonsumsi. Konsumsi yang berlebihan akan menyebabkan melemahnya daya serap sel terhadap kalsium dari darah ke tulang. (R. Prayitno, 2001).
*Menopouse 
Di sini kadar esterogen menurun. Dengan menurunnya kadar esterogen resorbsi tulang menjadi lebih cepat, sehingga akan terjadi  penurunan masa tulang yang banyak. Bila tidak segera diintervensi akan cepat terjadi osteoporosis (RP 2001).
*Kafein
Mengkonsumsi atau minum kopi diatas 3 cangkir per hari, menyebabkan tubuh selalu ingin  kencing. Keadaan tersebut menyebabkan kalsium banyak terbuang bersama  air kencing (Djoko R, 2001).
*Latihan /aktivitas 
Imobilisasi dengan penurunan penyangga berat badan merupakan  stimulus penting bagi resorppsi tulang. Beban fisik yang terintegrasi merupakan  penentu dari puncak masa tulang (Bayu Santoso, 2001).
*Umur- jenis kelamin – keturunan 
Dari segi  usia pada laki-laki dan wanita usia diatas 40 tahun merupakan usia terkenaa osteoporosis. Sehingga sebelum mencapai usia ini, kekuatan dan gizi tulang harus selalu diperhatikan, agar penurunan  kekuatan tulang tidak begitu curam. 
Dari perbedaan jenis kelamin dapat diketahui bahwa kerapuhan tulang banyak diderita oleh wanita yang menoupouse. Hal ini dikarenakan hormon esterogennya menurun drastis.
Sejarah keluarga juga mempengaruhi penyakit ini, pada keluarga yang mempunyai sejarah osteoporosis, anak-anak yang dilahirkannya enderung akan mempunyai  penyakit yang sama (Djoko R, 2001).

Tata Laksana
 Tata laksana disini menurut Djoko Roeshadi dianjurkan untuk prevensi maupun pengobatannya. Tujuan prevensi adalah untuk mencegah terjadinya osteoporosis dengan menghindari atau mengurangi faktor resiko osteoporosis. Prevensi ini bisa dilakukan dengan melakukan penyuluhan terhadap penduduk, agar mereka dapat mengendalikan hal-hal yang dapat meningkatkan terjadinya  ostreoporosis seperti misalnya :
1.Mencegah dan menghentikan kebiasaan seperti merokok dan minum alcohol 
2.Mengatur diet yang baik / dengan benar seperti mengkonsumsi sayuran, susu tinggi kalsium dll. 
3.Olah raga teratur 

    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-5966615803418728506?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/5966615803418728506/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/osteoporosis-pembagian-patofisiologi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/5966615803418728506'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/5966615803418728506'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/osteoporosis-pembagian-patofisiologi.html' title='Osteoporosis ( Pembagian, Patofisiologi, Gejala dan Tanda , dll.)'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-2243200439165382021</id><published>2009-02-03T07:10:00.000-08:00</published><updated>2009-02-03T07:13:11.975-08:00</updated><title type='text'>Infark miocard akut</title><content type='html'>Infark Miokard  (IM) adalah  disebabkan oleh penurunan aliran darah melalui satu atau lebih arteri koroner,  mengakibatkan iskemik miokard dan nekrosis  (I Made Kariasa,  1993 )&lt;span class="fullpost"&gt;

Gambaran  Klinik Infark miocard akut.
Nyeri dada bagian kiri adalah keluhan pasien infark miocard yang paling sering tampil dan dalam beberapa hal dapat cukup gawat untuk dilukiskan sebagai nyari yang paling buruk yang pernah dialami pasien. Yang paling lazim dipakai dalam melihat nyeri pasien tersebut adalah berat, tekanan,  menghancurkan.   
Sifat nyeri hampir serupa dengan angina pectoris  tetapi lazimnya lebih gawat dan jauh lebih lama.  Nyeri infark  miocard  sering diikuti kelemahan, berkeringat, mual , muntah, pusing dan ketakutan yang menyolok, nyeri biasanya terjadi saat pasien priode kegiatan.
Meskipun nyeri adalah keluhan yang tampil,  paling minimal 15–20%  pasien infark miocard  dapat terjadi tanpa nyeri.                      ( Kartoleksono. S  ,1980,).
Dalam banyak hal  ciri yang menonjol dari penampilan pasien ialah reaksinya terhadap nyeri,  Ketakutannya khas dan gelisah, berusaha meredakan  nyerinya dengan bergerak-gerak ditempat tidur,  berbelit-belit,  mengeliat, berdahak atau berusaha muntah.   Lazimnya pucat, sering bertalian  dengan respirasi dan ekstrimitas-ekstrimitas dingin.     Takut mati,  perasaan ajal sudah dekat cepat marah pada penyakit  atau menganggap perawatan yang tidak perlu , kkuatir tentang keluarga, kerja dan pengeluaran  keuangan yang begitu banyak.   
Hasil pemeriksaan laboratorium yang sering dilakukan  pada kasus infark miocard  adalah  Creatinine Phosphokinase (CPK ),   Lactic dehydrogenase (LDH),  Glutamic oxaloacetic transaminase  (GOT). CPK-MB  pada meningkat antara 4–6 jam,  memuncak dalam 12 –24 jam dan kembali normal dalam 36–48 jam.  Pemeriksaan  LDH   naik agak lebih lambat dan lebih  lama yaitu memuncak   pada 24–48 jam dan memakan waktu lama untuk kembali normal, biasanya hari keempat dan penurun terakhir pada hari ke sebelas.  
Pada gambaran EKG menunjukkan peninggian  gelombang S-T,  iskemia berarti  penurunan  atau  datarnya  gelombang T, menunjukkan cedera  dan adanya gelombang Q berarti nekrosis.

Komplikasi yang mungkin terjadi
Banyak komplikasi dari miokard infark, namun hanya bebarapa yang ditulis diantaranya adalah ;
Dysrhytmia  ;   40-50%  kematian miocard infark  disebabkan kerusakan miocard.  
Cardiogenik shock juga tidak kalah tingginya, dimana pasien setelah (IM) terjadi shock dan 80%  meninggal dunia.
Gagal jantung dan oedema paru  dan juga komplikasi lainnya.

Penata laksanaan
Sasaran pengobatan pada  Infark Miocard Acuta  (IMA) pertama dan yang paling penting adalah menghilangkan rasa sakit (nyeri) dan cemas.   Kedua menurunkan kerja miokard.  Ketiga    mencegah  dan  mengobati sedini mungkin komplikasi  yang akan terjadi.   Istirahat, pemberian  O2 ,  diet  rendah kalori dan mudah dicerna dan pasang infus untuk siap gawat. Yang keempat adalah dengan cara meningkatkan kesehatan jantung, serta perawatan diri.
Untuk pemberian  therapi obat,   diupayakan dengan cara kolaborasi dengan dokter ahli dan yang sipatnya emergensi dan dapat  dilakukan perawat ICCU  harus sudah ada protap ruang CCU dan dapat dipertanggung jawabkan dalam cara pemberian maupun cara pendokumentasiaan, misalnya pemberian oksigen.

    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-2243200439165382021?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/2243200439165382021/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/infark-miocard-akut.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/2243200439165382021'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/2243200439165382021'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/02/infark-miocard-akut.html' title='Infark miocard akut'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-4704956494325128464</id><published>2009-01-31T08:21:00.000-08:00</published><updated>2009-02-01T10:48:25.218-08:00</updated><title type='text'>Kanker Serviks</title><content type='html'>Kanker serviks adalah suatu proses keganasan yang terjadi pada serviks/mulut rahim, di mana pada  keadaan ini terdapat sekelompok jaringan yang tumbuh secara terus- menerus dan tidak terbatas, tidak terkoordinasi dan tidak berguna bagi tubuh, sehingga jaringan disekitarnya tidak dapat berfungsi dengan baik.  ( Sarwono, 1996 ).
&lt;span class="fullpost"&gt;

Faktor Penyebab ( Sarjadi, 1995 )
Walaupun dalam arti biologis sebab kanker serviks belum diketahui, tetapi ada keadaan tertentu yang berhubungan erat sekali dengan penyakit ini, sehingga dapat dianggap sebagai faktor-faktor penyebab.
•Umur pertama kali kawin yang relatif muda  ( dibawah 20 tahun ). Dikatakan bahwa pada usia muda epitel  serviks uteri belum cukup kuat untuk menerima rangsangan spermatosoa. Makin muda umur pertama kali kawin, makin tinggi resiko mendapatkan kanker serviks uteri.
•Jumlah kelahiran per-vagina yang cukup banyak, dimana melahirkan anak lebih dari tiga kali akan mempertinggi resiko.
•Higiene atau kebersihan alat genital yang kurang baik, sehingga memudahkan terjadinya servisitis yang dipercaya erat kaitannya dengan terjadinya kanker serviks.
•Spermatosoa terutama yang mempunyai kandungan protein tinggi akan merubah susunan biokimia sel epitel yang siap tumbuh menjadi kanker.
•Smegma, yang berdasarkan penelitian ditemukan pada kelompok Yahudi yang mempunyai  kebiasaan melakukan sirkumsisi pada bayi pria yang baru lahir, ternyata insiden kanker serviks uteri ditemukan sangat sedikit pada istri-istri mereka.
•Hubungan seksual yang terlalu sering, terlebih dengan pasangan yang berbeda-beda akan meninggikan resiko.
Berbagai virus ( virus herpes simpleks tipe-2, human papilloma virus ) disebut-sebut juga menyebabkan terjadinya kanker ini.

Tanda dan gejala
Gejala klinis stadium awal, yaitu tanpa keluhan ditemukan secara kebetulan,  beser putih ( fluor albus ) yang sulit sembuh, kontak berdarah ( perdarahan post koital ) atau perdarahan per vagina yang disangka sebagai perpanjangan waktu haid ( manuaba, 1998 )
Pada stadium lanjut, baru terlihat tanda-tanda yang lebih khas, baik berupa perdarahan yang hebat, fluor albus yang berbau dan rasa sakit yang dapar hebat ( Sarijadi, 1995 )

Pencegahan ( Tucker, 1999 )
•Mempertahankan riwayat siklus menstruasi secara akurat ( frekuensi, lamanya menstryasi, jumlah dan warna ).
•Pentingnya mempertahankan kebersihan diri dan ginekologis dengan baik.
•Perlunya menghindari seringnya douching, khususnya selama remaja dan selama kehamilan.
•Pentingnya menunda fungsi seksual pada 10 tahun pertama.
•Perlunya pemeriksaan ginekologis periodik, reguler.
•Pentingnya pemeriksaan sitologi pap smear pertama pada awal aktifitas seksual atau usia 18 tahun.
ACS ( American Cancer Society ) mengemukakan bahwa wanita yang melakukan pap smear normal selama 2 tahun berturut-turut, kemudian dapat melakukannya 3 tahun sekali. 
American College Of  Obstetrics and Gynecology ( ACOG ) merekomendasikan bahwa wanita yang melakukan pap smear setiap tahun dapat berhubungan seksual secara aktif. Pap smear dan pemeriksaan fisik merupakan penilaian paling efektif untuk deteksi dini dan perawatan evaluasi yang sesuai untuk mencegah kanker servikal.
Metode cermin dari pemeriksaan mandiri untuk mengamati : ekskoriasi kulit, ulserasi, benjolan, leukoplakia dan atrofi

Terapi ( Bagian Obstetri dan Ginekologi, Unpad )
Makin dini diagnosa, makin baik hasil terapi, maka diagnosa dini harus lebih diutamakan .
(1).Stadium 0 ( nol )
•Hystrektomi totalis dan pengangkatan vagina secukupnya. Pada wanita muda ditinggalkan satu atau dua ovaria. Tidak dilakukan radioterapi oleh karena :
-dapat menyebabkan menopause pada wanita muda.
-Ada beberapa kasus yang resisten terhadap radioterapi.
-Tidak dapat dilakukan konfirmasi dari diagnosa.
•Amputasi cervix atau konisiasi
Dilakukan pada wanita muda yang masih ingin punya anak, dengan syarat :
-Bila lesinya kecil sekali.
-Bila dapat dilakukan pemeriksaan smear secara teratur.
- Bila klien cukup pengetahuannya untuk mengerti arti penyakitnya.
(2). Stadium I b ke atas.
•Irradiasi
•Operasi
•Kombinasi ( irradiasi dan pembedahan )
Cytostatica. Makin dini diagnosa, makin baik hasil terapi, maka diagnosa dini harus lebih diutamakan .
(1).Stadium 0 ( nol )
•Hystrektomi totalis dan pengangkatan vagina secukupnya. Pada wanita muda ditinggalkan satu atau dua ovaria. Tidak dilakukan radioterapi oleh karena :
-dapat menyebabkan menopause pada wanita muda.
-Ada beberapa kasus yang resisten terhadap radioterapi.
-Tidak dapat dilakukan konfirmasi dari diagnosa.
•Amputasi cervix atau konisiasi
Dilakukan pada wanita muda yang masih ingin punya anak, dengan syarat :
-Bila lesinya kecil sekali.
-Bila dapat dilakukan pemeriksaan smear secara teratur.
- Bila klien cukup pengetahuannya untuk mengerti arti penyakitnya.
(2). Stadium I b ke atas.
•irradiasi
•Operasi
•Kombinasi ( irradiasi dan pembedahan )
•Cytostatica.

Komplikasi ( Bagian Obstetri dan Ginekologi, Unpad ).
Komplikasi irradiasi :
•Kerentanan kandung kencing ( bersifat sementara ).
•Diare ( bersifat sementara ).
•Perdarahan rektal.
•Fistula vesico atau recto vaginalis.

Komplikasi operasi :
•Fistula ureteral dan vesical.

    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-4704956494325128464?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/4704956494325128464/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/01/kanker-serviks.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/4704956494325128464'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/4704956494325128464'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/01/kanker-serviks.html' title='Kanker Serviks'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-6012261605398451089</id><published>2009-01-31T08:06:00.000-08:00</published><updated>2009-02-01T10:48:01.398-08:00</updated><title type='text'>Hipertensi</title><content type='html'>Hypertensi  adalah  meningkatnya tekanan darah  baik tekanan  sistolik  dan  diastolic  serta  merupakan  suatu  factor  terjadinya  kompilikasi penyakitt  kardiovaskuler   ( Soekarsohardi,1999 )  
Hipertensi  adalah  peningkatan   tekanan  darah  sistolik  dan  diastolic  diatas standar  dihubungkan dengan  usia  ( Gede Yasmin,1993 ).
&lt;span class="fullpost"&gt;

Dari  definisi – definisi  diatas dapat  disimpulkan  bahwa  : 
Hipertensi  adalah  peningkatan  tekanan  darah  baik  sistolik  maupun  diastolic  diatas  normal  sesuai   umur  dan  merupakan   salah  satu  factor  resiko  terjadinya  kompilkasi  penyakit   kardiovaskuler.  
    
Etiologi
Hipertensi  dapat dikelompokan   dalam dua  kategori :
1)Hipertensi  primer  artinya  belum  diketahui penyebabnya  yang jelas.
Berbagai  faktor  yang  turut  berperan sebagai  penyebab  hipertensi  seperti  berrtambahnya  usia , factor  psikologis ,  dan keturunan.
Sekitar   90  %  hipertensi  tidak diketahui  penyebabnya .
2)Hipertensi  sekunder  telah  diketahui  penyebabnya  seperti  stenosis  arteri  renalis,  penyakit  parekim ginjal, Koartasio aorta. Hiperaldosteron, pheochromositoma dan pemakaian oral kontrasepsi.
Adapun  factor  pencetus  hipertensi  seperti, keturunan, jenis  kelamin, umur, kegemukan, lingkungan, pekerjaan, merokok, alcohol  dan  social  ekonomi (Susi  Purwati , 2000 )

Patofisiologi.
Jantung adalah  sistim pompa yang berfungsi untuk memompakan darah  keseluruh  tubuh, tekanan teresebut bergantung pada factor cardiac output dan  tekanan  peririfer. Pada  keadaan  normal  untuk  memenuhi  kebutuhan  metabolisme jaringan tubuh yang meningkat diperlukan peningkatan  cardiac   output  dan  tekanan  perifer menurun  . 
Konsumsi sodium (garam )  yang berlebihan  akan  mengakibatkan  meningkatnya volume cairan dan pre load  sehingga  meningkatkan  cardiac  aouput . Dalam sistim  Renin -  Angiotensien  - aldosteron  pada  patogenesis    hipertensi, , glandula  supra renal  juga  menjadi  factor  penyebab  oleh  karena  faktor  hormon 
.Sistim  Renin  mengubah angiotensin menjadi  angiotensin  I  kemudian angitensin  I  menjad angiotensin  II  oleh  Angitensi  Convertion  Ensym (ACE )
   Angiotensin  II  mempengaruhi  Control  Nervus  Sistim  dan  nervus  pereifer  yang  mengaktifkan  sistim  simpatik  dan  menyebabkan  retensi vaskuler  perifer  meningkat . Disamping  itu  angiotensin II  mempunyai  efek  langsung  terhadap  vaskuler  smoot  untuk  vasokonstruksi  renalis. Hal  tersebut  merangsang  adrenal  untuk  mengeluarkan  aldosteron  yang  akan meningkatkan  extra  Fluid  volume  melalui  retensi  air  dan  natrium. Hal  ini  semua  akan  meningkatkan  tekanan  darah  melalui  peningkatan  cardiac  output. (Jurnlistik international cardiovaskuler,1999) 
                              
Komplikasi yang mungkin  terjadi  akibat  hipertensi  seperti , penyakit  jntung  koroner, gagal  jantung ,gagal ginjal ,kerusakan  mata, dan kerusakan pembuluh darah otak ( Sri Rahayu, 20000)   

Perawatan pada  penderita  hipertensi  adalah sebagai  berikut :
-Pengaturan diit
-Berolah raga
-Obat-obatan penurun takanan darah antara lain : ga secara teratur
-Menghilangkaan rasa  takut
-Diuretik  : Hidrochlortiasid,Furosemid dll.  
-Betabloker :Proparnolol, dll.
-Alfabloker : Prazosin  dll.
-Penghambat  ACE  : Kaptopril  dll.
-Antagonis Kalsium : Diltiasem  dll.(farmakologi FKUI,1995)   
-Nutrisi
Dalam merencanakan menu makanan untuk penderita hipertensi ada beberapa factor yang perlu  diperhatikan yaitu  keadaan berat badan,  derajat hipertensi,aktifitas dan ada tidaknya komplikasi. Sebelum pemberian nutrisi pada penderita hipertensi ,diperlukan  pengetahuan tentang jumlah kandungan  natrium dalam bahan makanan. Makan biasa ( untuk orang sehat rata-rata mengandung 2800 – 6000 mg per hari ). Sebagian besar  natrium  berasal dari  garam dapur.   
Untuk mengatasi tekanan darah tinggi harus selalu memonitor kadaan tekanan darah serta cara pengaturan makanan sehari-hari. Secara garis besar ada 4 (empat) macam diit untuk menanggulangi atau minimal mempertahankan tekanan darah yaitu :
Diet rendah garam
Diet  rendah garam pada hakekatnya merupakan diet dengan mengkonsumsi
Makanan tanpa garam.Garam dapur mempunyai  kandungan 40% Natrium.
Sumber sodium lainnya antara lain makanan yang mengandung soda kue, baking powder,  MSG (Mono Sodium Glutamat),Pengawet makanan atau natrium bensoat biasanya terdapat dalam saos,kecap,selai,jelli,makanan yang terbuat dari mentega.
Penderita tekanan darah tinggi yang sedang menjalankan diet pantang garam memperhatikan hal sebagai berikut :
a)Jangan menggunakan garam dapur
b)Hindari makanan awetan seperti kecap, margarie, mentega, keju, trasi, petis, biscuit, ikan asin, sardensis, sosis dan lain-lain.
c)Hindari bahan makanan yang diolah dengan menggunakan bahan makanan tambahan atau penyedap rasa seperti saos.
d)Hindari penggunaan beking soda atau obat-obatan yang mengandung sodium.
e)Batasi minuman yang bersoda seperti cocacola, fanta, seperait 
2)Diet rendah kolesterol / lemak.
Didalam tubuh terdapat tiga bagian lemak yaitu kolesterol, trigliserida, dan pospolipid. Sekitar 25 – 50 % kolesterol berasal dari makanan dapat diarsorbsi oleh tubuh sisanya akan dibuang lewat faeces. Beberapa makanan yang mengandung kolestero tinggi yaitu daging, jeroan, keju keras, susu, kuning telur, ginjal, kepiting, hati dan kaviar. Tujuan diet rendah kolesterol adalah menurunkan kadar kolestero serta menurunkan berat badan bila gemuk. 
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam mengatur nutrisi pada hypertensi adalah :
a)Hindari penggunaan minyak kelapa, lemak, margarine dan mentega.
b)Batasi konsumsi daging, hati, limpa dan jenis jeroan.
c)Gunakan susu full cream.
d)Batasi konsumsi kuning telur, paling banyak tiga butir per minggu. 
e)Lebih sering mengkonsumsi tahu, tempe, dan jenis kacang-kacang lainnya.
f)Batasi penggunaan gula dan makanan yang manis-manis seperti sirup, dodol.
g)Lebih banyak mengkonsumsi sayur-sayuran dan buah – buahan.
3)Diet kalori bila kelebihan berat badan. 
Hypertensi tidak mengenal usia dan bentuk tubuh seseorang. Meski demikian orang yang kelebihan berat badan akan beresiko tinggi terkena hypertensi. Salah satu cara untuk menanggulanginya dengan melakukan diet rendah kalori, agar berat badannya menurun hingga normal. Dalam pengaturan nutrisi perlu diperhatikan hal berikut :
a)Asupan kalori dikurangi sekitar 25 % dari kebutuhan energi atau 500 kalori untuk penurunan 0,5 kg berat badab per minggu.
b)Menu makanan harus seimbang dan memenuhi kebutuhan zat gizi.
c)Perlu dilakukan aktifitas olah raga ringan.
Contoh menu untuk penderita hypertensi :
1 piring nasi ( 100 gram ), 1 potong daging ( 50 gram ), 1 mangkok sup ( 130 gram ), 1 potong tempe ( 50 gram ), 1 potong pepaya ( 100 gram ), ( Sri Rahayu, 2000 ).

    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-6012261605398451089?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/6012261605398451089/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/01/hipertensi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/6012261605398451089'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/6012261605398451089'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/01/hipertensi.html' title='Hipertensi'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-6453013959245988365</id><published>2009-01-31T07:27:00.001-08:00</published><updated>2009-02-01T10:48:34.708-08:00</updated><title type='text'>Aquired Immune Deficiency Syndrome ( AIDS )</title><content type='html'>AIDS merupakan singkatan dari Aquired Immune Deficiency Syndrome. 
AIDS merupakan kumpulan gejala penyakit akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh oleh virus yang disebut HIV.Dalam bahasa Indonesia dialihkan sebagai sindrom cacat kekebalan tubuh dapatan.(Depkes RI,1997) 
&lt;span class="fullpost"&gt;

Cara transmisi
HIV ditransmisikan dengan cara terbatas,antara lain melalui kontak seksual,komponen darah,dan secara perinatal.(Peter dan Esther,1997)
HIV telah diisolasi dari sejumlah cairan tubuh,termasuk darah,saliva,urin,cairan serebrospinal,dan keringat.Virus HIV seringkali   menginfeksi sel limfosit T helper (juga dikenal dengan nama T4+,CD4+,OKT4+).Walupun begitu temuan tersebut tidak berarti bagi kesehatan.Tidak ada bukti yang menyatakan bahwakontak dengan saliva atau air mata penderita dapat menyebabkan seseorang terinfeksi.(Richard dan Borucki,1997)
          Kegiatan dan/atau perilaku yang dianggap mempunyai resiko tinggi dan seringkali adahubungannya dengan infeksi HIV antara lain hubungan seksual melalui vagina dan atau hubungan seksual melalui anal serta kegiatan seksual lainnya yang potensial dapat menyebabkan seseorang terinfeksi oleh HIV.Kegiatan seksual lain yang mungkin dapat menyebabkan terjadinya infeksi HIV antara lain : 
(1) Anilingus:menginduksi hubungan intim di daerah anal dengan menggunakan lidah.
(2) Cunnilingus: menginduksi hubungan intim di daerah vagina/klitoris dengan menggunakan lidah(resiko lebih tinggi saaat menstrulasi)
(3) Fellatio:menginduksi  hubungan intim padadaerah genital pria dengan menggunakan lidah dan penghisapan (resiko lebih tinggi bila ejakulasi terjadi di dalam mulut)
(4) Fisting:memasukan atau meletakan tangan,kepalan tangan,ataupun lengan bawah ke dalam rektum atau vagina
(5) Urolagnia:menginduksi hubungan intim dengan cara mengeluarkan urin ke dalam kulit (lebih berisiko bila terdapat luka terbuka pada kulit,oral,vagina,atau rektum)
(6) Memakai benda-benda seks pada rektum dan/atau vagina
(7) Bergantian menggunakan jarum suntik dan penggunaan yang sering pada pecandu obat
(8) Penderita hemofillia dan mereka yang menerima transfusi darah terutama sebelum pertengahan tahun 1985
(9) Transmisi ibu-janin: wanita yang terinfeksi HIV menularkan HIV ke janin yang dikandungnya bak saat dalam kandungan maupun saat melahirkan (25% dari 35% kasus).  
         Kegiatan dan/atau perilaku yang dianggap mempunyai resiko rendah dan seringkali tak ada hubungannya dengan infeksi HIV antara lain:
(1) Transmisi okupasi: dari bukti yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa tenaga kesehatan mempunyai resiko kecil terhadap tansmisi okupasi(misalnya melalui jarum suntik) (kurang dari 0.4% atau 1:200).
(2) Kontak yang tak disengaja: tidak ada bukti yang menyatakan bahwa AIDS atau HIV dapat ditransmisikan melalui udara,makanan,air,cairan muntahan,arthrooda(nyamuk),atau melalui kontak yang tak disengaja (misal berpelukan atau berciuman).  
   
Imunologi
         Imunitas merupakan respon adaptif yang normal.Sistem imun ini melindungi tubuh dari invasi mikroba dan mencegah terjadinya proliferasi sel yang mengalami mutasi seperti yang terjadi pada pertumbuhan neoplasma.(Borucki,1997)
         Saat ini pengetahuan mengenai sistem imun semakin meningkat melalui pengalan-pengalaman almi yang diperoleh dari individu yang mendapat gangguan pada sistem kekebalan tubuhnya baik itu yang diperoleh karena faktor herediter maupun karena kelainan kongenital.Dari pengalan-pengalaman tersebut diketahui bahwa perkembangan respon imun yang normal dapat terjadi dua perlengkapan senajata yang bekerja secara paralel,yang pertama Humoral dan yang lain adalah Seluler.Pengertian Humoral dan Seluler menyatakan bahwa sistem imun humoral bekerja melalui antibodi dan sistem imun seluler melaui sel di mana sebagian sel tersebut adalah sel T yang bersifat sitotoksik.(Borucki,1997)
         Kedua persenjataan tersebut pada awalnya tergantung pada sel-sel untuk mengenali,memproses,dan mempresentasikan antigen-antigen asing.Antigen-presenting-cells (APCs)  ini biasanya berasal dari monosit/atau makrofag dan mempunyai cara yang unik dalam mengenali dan memberikan reaksi terhadap berbagai antigen asing yang sebelumnya tidak dikenal.Antigen APCs sangat unik karena mereka dapat berrespon terhadap berbagai antigen asing.APCs menfagositosis antigen asing (bakteri,virus,parasit,sel-sel tumor,jaringan yang ditransplantasikan),memproses antigen tersebut  kemudian memperlihatkan antigen tersebut pada permulaan sel mereka sehingga sel-sel respon imun yang lainnya (sel-sel B dan T) dapat mengenali antigen-antigen ini sebagai antigen asing .Setelah matang,sel B dan sel T akan mengenali antigen tersebut secara spesifik dan hanya bekerja menghadapi antigen itu saja.Kedua sel tersebut dapat saja berespon terhadap antigen yang mirip tetapi sama sekali tidak akan berespon terhadap antigen yang sangat berbeda dengan antigen target mereka.Kemampuan respon imun tubuh untuk  mengenali berbagi macam antigen kemudian tergantung pada skenario yang diatas yang diulang terus-menerus sehingga tubuh mengenali setiap antigen asing yang baru.(Borucki,1997)
         Sekali terstimulasi oleh interaksi APC,antigen asing dan berbagi macam modulator imun (interferon dan interleukin),sel-sel B  mengalami transformasi dan membelah diri dalam proses ekspansi klonal.Selama proses maturasi berlangsung sel-sel B menjadi sel-sel plasma yang membawa imunoglobulin spesifik (suatu antibodi yang disingkat menjadi Ig atau Ab) pada permukaan selnya dan bila terangsang akan mensekresi imunoglobulin disekitar lingkungannya.Sel-sel plasma mungkin masih tetap belum bekerja selama respon awal sampai permukaan imunoglobulin mereka (surface imunoglobulins: sIg) berjumpa dengan antigen asing.Permukaan imunoglobulin sel-sel plasma dan imunoglobulin yang disekresikan bereaksi terhadap antigen yang sama.(Borucki,1997) 
         Secara keseluruhan,antibodi yang diketahui terdiri dari lima kelas yaitu IgG,IgM,IgA,IgD,dan IgE.Sebagian besar imunoglobulin yang bersirkulasi ke dalam darah adalah dari kelas IgG dan empat subkelasnya yaitu IgG1,IgG2,IgG3,dan IgG4.IgA disebut juga secretory Ab) merupakan imunoglobulin yang dominan berada di air liur,bronkus,dan bagian tubuh lain yang mensekresi mukus.Setelah mereka mengalami pemaparan pertama dengan satu antigen,imunoglobulin dari kelas IgM secara khusus muncul terlebih dahulu  kemudian secara cepat diikuti oleh respon sekunder yang sama dengan ditunjukkan oleh antibodi dari kelas IgG.Kelas IgM merupakan antibodi dengan masa hidup yang pendek yaitu sekitar 6 enam bulan,sedang IgG mempunyai masa hidup yang lebih lama,biasanya sampai beberapa tahun.Pola kemunculan IgM yang timbul terlebih dahulu baru kemudian diikuti oleh IgG sering kali digunakan sebagai alat bantu dalam diagnostik,karena IgM akan muncul diawal proses infeksi akut dan hanya terdeteksi pada waktu yang pendek.IgD merupakan komponen terbesar dari imunoglobulin permukaan (sIg) sel B,dan IgE merupakan imunoglobulin efektor pada saat terjadi reaksi hipersensitivitas tipe 1 (immediate,alergi,anafilaksis).(Borucki,1997)
         Respon imun seluler lebih bersifat komplek dan melibatkan komponen tiga macam populasi sel-sel T yang berbeda dengan fungsi yang berbeda pula yaitu helper kemudian supresor dan sitotoksik.Fungsi sel T helper dan supresor adalah membantu mengatur aktifitas respon efektor cell-mediated.(Borucki,1997)
         Sel helper bekerja dengan meningkatkan atau memeprluas agresifitas respon cell-mediated (CMI).Penggolongan sel-sel T seringkali didasarkan pada penanda yang dibawa oleh sel tersebut dipermukaannya.Adanya penanda permukaan ini mengingatkan adanya fungsi yang berbeda pada subpopulasi dari sel-sel T;sebagai contoh,sebagian besar sel-sel T dengan aktifitas helper secara fenotip adalah sel-sel CD4.Sel-sel CD4 kemudian mewakili subpopulasi dari sel mediated respon imun.(Borucki,1997)
         Virus penyebab imunodefisiensi pada manusia beriaktan dengan CD4 (OKT4) pada permulaan sel-sel CD4+ secara progresif terinfeksi oleh HIV,dan fungsi sel helper yang penting secara bertahap menghilang.HIV juga menginfeksi monosit atau makrofage,sel-sel yang mempresentasikan antigen dan selanjutnya memperlemah respon imun untuk bereaksi terhadap antigen-antigen baru (neoantigens) dengan mengganggu aktifitas sel-sel CD4 dan APC yang sangat penting dalam respon terhadap neoantigen.(Borucki,1997;20)
         Sel-sel CD4 yang dapat ditekan tanpa adanya infeksi HIV,infeksi oleh virus serupa,atau karena sebab-sebab lain kondisi ini disebut limfositopenia TCD4+ Idiopatik atau ICL.ICL mempunyai sifat yang heterogen dalam hal pengaruhnya terhadap berbagai macam populasi dan menunjukkan maifestasi klinik yang berbeda ,kedua sifat tadi membuat  ICL tidak sama dengan infeksi HIV dan AIDS.(Borucki,1997)  
             
Etiologi dan Patogenesis
         Human immunodefisiciency virus dianggap sebagai virus penyebab AIDS.Virus ini termasuk dalam famili retroviridae.(Borucki, 1997;23)
         Nama retroviridae atau retrovirus diberikan pada jenis virus ini karena kemampuannya yang unik untuk mentransfer informasi genetik mereka dari RNA ke DNA dengan menggunakan enzim yang disebut reserve transkripse,cara ini meruapakan kebalikan dari proses transkripsi (dari DNA ke RNA) dan translasi (dari RNA ke protein).Walupun pada awalnya retrovirus dididentifikasi keganasan,tetapi pada saat ini semakin jelas hubungannya dengan berbagai penyakit degeratif seperti AIDS.Retrovirus secara umum dibagi menjadi dua kelas yaitu transforming retroviruses (onkogenik) dan non transforming retroviruses (lentivirus).(Borucki,1997)
         Bila dibandingkan dengan virus-virus yang lain,retrovirus sukar berpindah dari satu pejamu ke pejamu yang lainnya.Ketidakmampuan untuk berpindah ini mencerminkan labilitas yang besar pada virion.Semua jenis retrovirus dapat diinaktivasi dengan mudah oleh deterjan dalam kadar ringan,pemanasan ringan,pengeringan serta cairan dengan pH rendah,sedang atau tinggi.Oleh karena itu transmisi virus ini diperkirakan tidak dapat terjadi melalui kontak fisik kecuali bila terkena darah atau cairan tubuh lainnya (seperti saat terjadinya hubungan seksual),maupun dari ibu ke janin yang dikandungnya.Kebanyakan infeksi retrovirus termasuk HIV didahului oleh suatu periode laten yang berlangsung selama berbulan-bulan sampai bertahun-tahun.Periode laten yang panjang ini sudah harus diduga terjadi pada virus yang cara transmisi utamanya adalah vertikal atau kontak intim,karena virus yang membunuh pejamunya sebelum dapat ditransmisi tidak adapat bertahan hidup lama di alam.(Borucki,1997)
         Hasil studi terakhir menyebutkan bahwa pada periode laten di mana replikasi  HIV dalam darah rendah ,replikasinya pada jaringan limfoid,termasuk kelenjar limfe,limpa,tonsil,dan adenoid,sangat tinggi.(Borucki,1997)  
         Selanjutnya,dari bukti epidemologi awal pada penderita AIDS diperkirakan adanya agen yang dapat dipindahkan mungkin dalam bentuk virus,terutama semenjak diketahui bahwa cara transmisinya diketahui sama dengan virus hepatitis B yaitu melalui kontak seksual dan pertukaran darah dan produknya melalui transfusi.Hilangnya fenotip sel T CD4 secara perlahan dan selektif juga diperkirakan karen kemampuan afintas yang besar pada sel jenis   ini. (Borucki,1997)
         Keluarga Retroviridae pada manusia diketaui bersifat leukemogenik sel T dan menyebar melalui kontak yang dekat (terutama kontak seksual) dan/atau produk darah,maka dilakukan penelitian untuk mengetahui jenis retrovirus baru yang diperkirakan yang diperkirakan sebagai agen penyebeb AIDS.Hampir dalam waktu yang bersamaan dua kelompok peneliti,yang satu berasal Perancis diketahui oleh Luc Montagnier dan kelompok peneliti lain yang berasal dari Amerika,di bawah pimpinan pimpinan Robert C. Gallo mengisolasi retrovirus yang berasal dari penderita yang menderita AIDS.Kelompok peneliti dari Perancis menamai virus tersebut Lymphadeno associated virus (LAV),sedangkan Gallo menamai virus tersebut HTLV-III karena sebelumnya telah terindentifikasi retrovirus leukemogenik pada sel T lain yaitu,HTLV-1 dan HTLV-II.Kedua virus tersebut pada akhirnya dinyatakan sebagai agen yang identik dan melalui kesepakatan bersama disebut sebagai human immunodeficiency virus-1(HIV-1 atau HIV).Virus HIV kedua yang menyebabkan penyakit dengan spektrum yang sama telah berhasil diisolasi dan disebut dengan HIV-2.Angka kejadian dari penyakit yang disebabkan oleh virus HIV-2 ini di Amerika Serikat tercatat sangat jarang terjadi.(Borucki,1997;26)
         Genom dari HIV mempunyai persamaan yang sangat erat dengan retroviridae lainnya dan terorganisasi dalam tiga segmen pemberi kode yaitu kelompok segmen yang mempunyai komponen protein antigen (the group associated antigen protein components : GAG),mantel pembungkus (the envelope:ENV),dan segmen polimerasi (POL).Virus HIV mempunyai kemampuan tambahan yang dapat memberikan kode untuk komponen pengatur,termasuk fungsi positif (memperbesar) dan fungsi negatif (menghambat).(Borucki,1997)
         Gen HIV-ENV memberiakan kode pada sebuah protein 160-kilodalton (kD) yang kemudian membelah menjadi bagian 120-kD (eksternal) dan 41-kD (transmembranosa).Keduanya merupakan glikosilat;glikoprotein 120 (gp120) yang berikatan dngan CD4 dan mempunyai peran yang sangat penting dalam membantu perlekatan virus dengan sel target; Glikoprotein 41(gp41) mungkin saja terlibat dalam perlekatan antara sel terinfeksi sel sehat dan dalam pembentukan sinsitium.Antibodi yang terbentuk karena adanya kedua glikoprotein ini sangat khas terdapat dalam darah penderita yang terjangkit infeksi HIV.(Borucki,1997)       
         Protein-protein GAG merupakan komponen struktural utama dari virus ini.salah satu dari prtein-protein tersebut yaitu jenis protein 24-kD,p24,dapat ditemukan pada serum penderita yang menunjukan proses infeksi dan perkembangbiakan virus sedang berlangsung denagn aktif.dari data-data yang terkumpul diperkirakan adanya antigen ini pada serum penderita menandakan bahwa prognossis yang lebih buruk.Pada Penderita yang terinfeksi oelh virus HIV,di dalam peredaran darahnya akan ditemukan antibodi sebagai akibat adanya satu atau lebih protein-protein GAG.Antibodi-antibodi yang bekerja melawan komponen-komponen GAG atau ENV inilah yang diperiksa sewaktu dilakukan skrening darah dengan cara ELISA.(Borucki,1997)
         Gen POL bekerja memberikan kode genetik untuk tiga komponen utama yaitu reserve transcriptase (RT),protease (PR) dan integrase (IN).Komponen pertama yaitu RT disebut demikian karena bukanya mentranskripsikan DNA menjadi RNA seperti skenario pada umumnya,tetapi justru mengubah virus RNA menjadi DNA,peristiwa inilah yang disebut transkripsi terbalik.Karena sel-sel pejamu manusia tidak memerlukan proses sepeti ini,maka proses transkripsi terbalik yang unik ini menjadi suatu cara yang berguna untuk pengobatan. (Borucki,1997)
         Penyakit HIV akan diderita seumur hidup,tindakan-tindakan yang cukup keras harus diambil untuk mencegah penyebaran yang cepat dari virus tersebut.Hal yang perlu diingat adalah tidak semua orangnya yang menderita infeksi virus HIV akan langsung menunjukkan gejala-gejala klinik,sehingga transmisi dapat terus terjadi saat penderita masih dalam periode asimtomatik.Individu yang mempunyai resiko untuk memperoleh infeksi HIV dan mereka yang tercatat pernah menderita penyakit hubungan seksual lain perlu mendapatkan konseling mengenai pentingnya pemeriksaan HIV.Jika individu pada akhirnya menyetujui untuk dilakukan pemeriksaan maka pemberian konseling setelah pemeriksaan pada individu tersebut sangat dianjurkan walaupun hasilnya negatif.(Borucki,1997)   
                                                                                                                                                                                    
Klasifikasi,Gejala,dan Tanda klinis
         Menurut Pusat Kontrol dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengklasifikasikan HIV/AIDS tergantung pada patofisiologi penyakit akibat peningkatan defisit imun dan penurunan fungsi.Klasifikasi HIV/AIDS adalah sebagai berikut :
(1)Group I; infeksi akut,seperti gejala flu dan tes antibodi terhadap HIV negatif.
(2)Group II (Asimtomatis); tes antibodi terhadap HIV positif,tidak ada gejala-gejala dan  laboratorium yang mengarah ke HIV/AIDS
(3)Group III (Simtomatis); tes antibodi terhadap HIV Positif,dan terjadi pembesaran kelenjar limfe secara menetap dan merata (Persisten generalized lymphadenopathy)
(4)Group IVA; tes antibodi terhadap HIV positif,dan terjadi penyakit konstitusional (demam atau diare yang persisten,penurunan berat badan lebih 10% dari berat badan normal)
(5)Group IVB; sama dengan group IVA disertai adanya penyakit neurologi,dementia,neurophati,dan myelophati.
(6)Group IVC; sama dengan group IVB disertai sel CD4 &lt; 200 mm,dan terjadi infeksi opurtunistik.
(7)Group IV-D; sama dengan group IVC disertai terjadi tuberkulosis paru,kanker servikal yang invasif,dan keganasan yang lain. 

Cara Pencegahan
         Sampai saat ini belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan AIDS,belum ada vaksin yang dapat mencegah terjadinya AIDS,dan belum ada metode yang terbukti dapat menghilangkan infeksi karier HIV.(Lyons&amp; Valentine,1997)Karena alasan ini,segala usaha harus dilakukan untuk mencegah AIDS dengan cara : (1) Hindarkan hubungan seksual di luar nikah dan usahakan hanya berhubungan dengan satu pasangan seksual,(2)Pergunakan kondom,terutama bagi kelompok perilaku resiko tinggi,(3)Seorang ibu darahnya telah diperiksa dan ternyata positif HIV hendaknya jangan hamil ,karena bisa memindahkan virusnya kepada janin yang dikandungya,(4)Orang-orang yang tergolong pada kelompok perilaku resiko tinggi hendaknya tidak menjadi donor darah,dan (5) Menggunakan jarum suntik dan alat tusuk lainnya seperti; akupuntur,jarum tatto,jarum tindik,dll hendaknya sekali pakai dan harus terjamin streilitasnya.(Depkes,2002). 

Pemeriksaan Diagnostik Untuk HIV
         Ada dua pemeriksaan yang sering dipakai untuk mendeteksi adanya antibodi terhadap HIV.Yang pertama adalah ELISA (enzyme-linked immunosorbent assay),bereaksi terhadap antibodi yang ada adalam serum dengan memperlihatkan warna yang lebih tua jika terdeteksi antibodi virus dalam jumlah besar.Pemeriksaan ELISA mempunyai mempunyai sensitifitas 93%  sampai 98% dan spesifitasnya 98% sampai 99% Kuhnl,1985).Tetapi hasil positif palsu (atau negatif palsu) dapat berakibat luar biasa,karena akibatnya sangat serius.Oleh sebab itu,pemeriksaan ELISA diulang dua kali,dan jika keduanya menunjukkan hasil positif,dilanjutkan dengan pemeriksaan yang lebih spesifik,yaitu Western blot.Pemeriksaan Western blot juga dilakukan dua kali.Pemeriksaan ini lebih sedikit memberikan hasil positif palsu atau negatif palsu.Jika seseorang telah dipastikan mempunyai seropositif terhadap HIV,maka dilakukan pemeriksaan klinis dan imunologik  untuk menilai keadaan penyaki,dan mulai dilakukan usaha untuk mengendalaikan infeksi.(Price &amp; Wilson,1995)   

    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-6453013959245988365?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/6453013959245988365/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/01/aquired-immune-deficiency-syndrome-aids.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/6453013959245988365'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/6453013959245988365'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/01/aquired-immune-deficiency-syndrome-aids.html' title='Aquired Immune Deficiency Syndrome ( AIDS )'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-2451879196538624377</id><published>2009-01-30T02:39:00.000-08:00</published><updated>2009-02-01T10:48:46.555-08:00</updated><title type='text'>Dengue Haemorhagic Fever (DHF)</title><content type='html'>Dengue haemorhagic fever (DHF) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue sejenis virus yang tergolong arbovirus dan masuk kedalam tubuh penderita melalui gigitan nyamuk aedes aegypty (Christantie Efendy,1995 ).
&lt;span class="fullpost"&gt;

Dengue haemorhagic fever (DHF) adalah penyakit yang terdapat pada anak dan orang dewasa dengan gejala utama demam, nyeri otot dan nyeri sendi yang disertai ruam atau tanpa ruam. DHF sejenis virus yang tergolong arbo virus dan masuk kedalam tubuh penderita melalui gigitan nyamuk aedes aegypty (betina) (Seoparman , 1990).

DHF adalah demam khusus yang dibawa oleh aedes aegypty dan beberapa nyamuk lain yang menyebabkan terjadinya demam. Biasanya dengan cepat menyebar secara efidemik. (Sir,Patrick manson,2001).

Dengue haemorhagic fever (DHF) adalah suatu penyakit akut yang disebabkan oleh virus yang ditularkan oleh nyamuk aedes aegypty (Seoparman, 1996).

Dari beberapa pengertian di atas maka dapat disimpulkan bahwa dengue haemorhagic fever (DHF) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue sejenis virus yang tergolong arbovirus dan masuk kedalam tubuh penderita melalui gigitan nyamuk aedes aegypty yang terdapat pada anak dan orang dewasa dengan gejala utama demam, nyeri otot dan nyeri sendi yang disertai ruam atau tanpa ruam.
2. Etiologi

a. Virus dengue sejenis arbovirus.

b. Virus dengue tergolong dalam family Flavividae dan dikenal ada 4 serotif, Dengue 1 dan 2 ditemukan di Irian ketika berlangsungnya perang dunia ke II, sedangkan dengue 3 dan 4 ditemukan pada saat wabah di Filipina tahun 1953-1954. Virus dengue berbentuk batang, bersifat termoragil, sensitif terhadap in aktivitas oleh diatiter dan natrium diaksikolat, stabil pada suhu 70 oC.

Keempat serotif tersebut telah di temukan pula di Indonesia dengan serotif ke 3 merupakan serotif yang paling banyak.
3. Patofisiologi

Virus akan masuk ke dalam tubuh melalui gigitan nyamuk aedes aegypty dan kemudian akan bereaksi dengan antibody dan terbentuklah kompleks virus-antibody. Dalam sirkulasi akan mengaktivasi system komplemen. Akibat aktivasi C3 dan C5 akan dilepas C3a dan C5a,dua peptida yang berdaya untuk melepaskan histamine dan merupakan mediator kuat sebagai factor meningkatnya permeabilitas dinding pembuluh darah dan menghilangkan plasma melalui endotel dinding itu.

Terjadinya trobositopenia, menurunnya fungsi trombosit dan menurunnya faktor koagulasi (protombin dan fibrinogen) merupakan factor penyebab terjadinya perdarahan hebat , terutama perdarahan saluran gastrointestinal pada DHF.

Yang menentukan beratnya penyakit adalah meningginya permeabilitas dinding pembuluh darah , menurunnya volume plasma , terjadinya hipotensi , trombositopenia dan diathesis hemorrhagic , renjatan terjadi secara akut.

Nilai hematokrit meningkat bersamaan dengan hilangnya plasma melalui endotel dinding pembuluh darah. Dan dengan hilangnya plasma klien mengalami hipovolemik. Apabila tidak diatasi bisa terjadi anoxia jaringan, acidosis metabolic dan kematian.
4. Tanda dan gejala

a. Demam tinggi selama 5 – 7 hari

b. Mual, muntah, tidak ada nafsu makan, diare, konstipasi.

c. Perdarahan terutama perdarahan bawah kulit, ptechie, echymosis, hematoma.

d. Epistaksis, hematemisis, melena, hematuri.

e. Nyeri otot, tulang sendi, abdoment, dan ulu hati.

f. Sakit kepala.

g. Pembengkakan sekitar mata.

h. Pembesaran hati, limpa, dan kelenjar getah bening.

i. Tanda-tanda renjatan (sianosis, kulit lembab dan dingin, tekanan darah menurun, gelisah, capillary refill lebih dari dua detik, nadi cepat dan lemah).


5. Komplikasi

Adapun komplikasi dari penyakit demam berdarah diantaranya :

a. Perdarahan luas.

b. Shock atau renjatan.

c. Effuse pleura

d. Penurunan kesadaran.

6. Klasifikasi

a. Derajat I :

Demam disertai gejala klinis lain atau perdarahan spontan, uji turniket positi, trombositopeni dan hemokonsentrasi.

b. Derajat II :

Manifestasi klinik pada derajat I dengan manifestasi perdarahan spontan di bawah kulit seperti peteki, hematoma dan perdarahan dari lain tempat.

c. Derajat III :

Manifestasi klinik pada derajat II ditambah dengan ditemukan manifestasi kegagalan system sirkulasi berupa nadi yang cepat dan lemah, hipotensi dengan kulit yang lembab, dingin dan penderita gelisah.

d. Derajat IV :

Manifestasi klinik pada penderita derajat III ditambah dengan ditemukan manifestasi renjatan yang berat dengan ditandai tensi tak terukur dan nadi tak teraba.

7. Pemeriksaan penunjang

a. Darah 

1) Trombosit menurun.

2) HB meningkat lebih 20 %

3) HT meningkat lebih 20 %

4) Leukosit menurun pada hari ke 2 dan ke 3

5) Protein darah rendah

6) Ureum PH bisa meningkat

7) NA dan CL rendah


b. Serology : HI (hemaglutination inhibition test).

1) Rontgen thorax : Efusi pleura.

2) Uji test tourniket (+)

8. Penatalaksanaan 

a. Tirah baring

b. Pemberian makanan lunak . 

c. Pemberian cairan melalui infus.

Pemberian cairan intra vena (biasanya ringer lactat, nacl) ringer lactate merupakan cairan intra vena yang paling sering digunakan , mengandung Na + 130 mEq/liter , K+ 4 mEq/liter, korekter basa 28 mEq/liter , Cl 109 mEq/liter dan Ca = 3 mEq/liter.

d. Pemberian obat-obatan : antibiotic, antipiretik,

e. Anti konvulsi jika terjadi kejang

f. Monitor tanda-tanda vital ( T,S,N,RR).

g. Monitor adanya tanda-tanda renjatan

h. Monitor tanda-tanda perdarahan lebih lanjut

i. Periksa HB,HT, dan Trombosit setiap hari. 

9. Tumbuh kembang pada anak usia 6-12 tahun

Pertumbuhan merupakan proses bertambahnya ukuran berbagai organ fisik berkaitan dengan masalah perubahan dalam jumlah, besar, ukuran atau dimensi tingkat sel. Pertambahan berat badan 2 – 4 Kg / tahun dan pada anak wanita sudah mulai mengembangkan cirri sex sekundernya.

Perkembangan menitik beratkan pada aspek diferensiasi bentuk dan fungsi termasuk perubahan sosial dan emosi.
a. Motorik kasar

1) Loncat tali

2) Badminton

3) Memukul

4) Motorik kasar di bawah kendali kognitif dan berdasarkan secara bertahap meningkatkan irama dan kehalusan.

b. Motorik halus

1) Menunjukan keseimbangan dan koordinasi mata dan tangan

2) Dapat meningkatkan kemampuan menjahit, membuat model dan bermain alat musik.
c. Kognitif

1) Dapat berfokus pada lebih dan satu aspek dan situasi

2) Dapat mempertimbangkan sejumlah alternatif dalam pemecahan masalah

3) Dapat membelikan cara kerja dan melacak urutan kejadian kembali sejak awal

4) Dapat memahami konsep dahulu, sekarang dan yang akan datang
d. Bahasa

1) Mengerti kebanyakan kata-kata abstrak

2) Memakai semua bagian pembicaraan termasuk kata sifat, kata keterangan, kata penghubung dan kata depan

3) Menggunakan bahasa sebagai alat pertukaran verbal

4) Dapat memakai kalimat majemuk dan gabungan 
10. Dampak hospitalisasi

Hospitalisasi atau sakit dan dirawat di RS bagi anak dan keluarga akan menimbulkan stress dan tidak merasa aman. Jumlah dan efek stress tergantung pada persepsi anak dan keluarga terhadap kerusakan penyakit dan pengobatan.

Penyebab anak stress meliputi ;

a. Psikososial

Berpisah dengan orang tua, anggota keluarga lain, teman dan perubahan peran 

b. Fisiologis

Kurang tidur, perasaan nyeri, imobilisasi dan tidak mengontrol diri

c. Lingkungan asing

Kebiasaan sehari-hari berubah

d. Pemberian obat kimia

Reaksi anak saat dirawat di Rumah sakit usia sekolah (6-12 tahun)

e. Merasa khawatir akan perpisahan dengan sekolah dan teman sebayanya

f. Dapat mengekspresikan perasaan dan mampu bertoleransi terhadap rasa nyeri

g. Selalu ingin tahu alasan tindakan

h. Berusaha independen dan produktif

Reaksi orang tua

a. Kecemasan dan ketakutan akibat dari seriusnya penyakit, prosedur, pengobatan dan dampaknya terhadap masa depan anak

b. Frustasi karena kurang informasi terhadap prosedur dan pengobatan serta tidak familiernya peraturan Rumah sakit.

    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-2451879196538624377?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/2451879196538624377/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/01/dengue-haemorhagic-fever-dhf.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/2451879196538624377'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/2451879196538624377'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/01/dengue-haemorhagic-fever-dhf.html' title='Dengue Haemorhagic Fever (DHF)'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-6983482258411802282</id><published>2009-01-29T07:26:00.000-08:00</published><updated>2009-01-30T10:17:37.119-08:00</updated><title type='text'>Photo Tour De Sarangan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SYHNRPNovLI/AAAAAAAAABI/lelVVszo2eE/s1600-h/sepeda+sarangan.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 180px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SYHNRPNovLI/AAAAAAAAABI/lelVVszo2eE/s320/sepeda+sarangan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296740332789611698" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;span class="fullpost"&gt;

waduh setelah menempuh berkilo - kilo akhirnya sampai juga di sarangan, tour ini start di kota magetan, trus finish di sarangan wah ternyata asik juga ya bersepeda....walaupun capeknya minta ampun tapi semangat olah raga ,masih tetap berkobar....

&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SYNDGbZmzWI/AAAAAAAAABU/0K2mlHOXjZU/s1600-h/perahu.bmp"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 180px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SYNDGbZmzWI/AAAAAAAAABU/0K2mlHOXjZU/s320/perahu.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297151364431269218" /&gt;&lt;/a&gt;
setelah kecapekan bersepeda kamipun bersantai - santai menikmati indahnya pemandangan di sarangan bersama teman - teman, 

    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-6983482258411802282?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/6983482258411802282/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/01/photo-tour-de-sarangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/6983482258411802282'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/6983482258411802282'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/01/photo-tour-de-sarangan.html' title='Photo Tour De Sarangan'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/SYHNRPNovLI/AAAAAAAAABI/lelVVszo2eE/s72-c/sepeda+sarangan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-3059418715217074981</id><published>2009-01-29T06:39:00.000-08:00</published><updated>2009-02-05T08:59:02.544-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HEALTH'/><title type='text'>Tehnik - Tehnik Menyusui</title><content type='html'>Tehnik Menyusui
Seorang ibu dengan bayi pertamanya mungkin akan mengalami berbagai masalah karena tidak mengetahuinya cara-cara menyusui yang benar. Oleh sebab itu untuk mencapai keberhasilan menyusui diperlukan pengetahuan mengenai teknik menyusui.
&lt;span class="fullpost"&gt;

Langkah- langkah menyusui yang benar menurut Soetjiningsih, 1997:

a.Sebelum  menyusui putting susu dan areola mammae dibersihkan dengan kapas basah atau ASI dekeluarkan sedikit, kemudian dioleskan pada putting dan sekitar kalang payudara.

b.Bayi diletakkan menghadap perut ibu / payudara.
•Ibu duduk atau berbaring dengan santai, bila duduk lebih baik menggunakan kursi yang rendah (agar kaki ibu tidak menggantung) dan punggung ibu bersandar pada sandaran kursi.
•Bayi dipegang pada belakang bahunya dengan menggunakan satu lengan, kepala bayi terletak pada siku ibu (kepala tidak boleh menengadah, dan bokong bayi ditahan dengan telapak tangan).
•Satu tangan bayi diletakkan dibelakang badan ibu, dan yang satunya di depan.
•Perut bayi menempel pada badan ibu, kepala bayi menghadap payudara (tidak hanya menoleh atau membelokkan kepala bayi).
•Telinga dan lengan bayi terletak pada satu garis lurus.
•Ibu menatap bayi dengan kasih sayang.

c.Payudara dipegang dengan ibu jari diatas dan jari yang lain menopang di bawah, jangan menekan putting susu atau kalang payudara saja

d.Bayi diberi rangsangan agar membuka mulut (roting refleks) dengan cara:
-Menyentuh pipi dengan puting susu atau
-Menyentuh sisi mulut bayi

e.Setelah bayi mebuka mulut, dengan cepat kepala bayi didekatkan ke payudara ibu dan puting susu serta kalang payudara dimasukkan ke mulut bayi.
-Usahakan sebagian besar kalang payudara dapat masuk kedalam mulut bayi, sehingga puting susu berada di bawah langit-langit dan lidah bayi akan menekan ASI keluar dari tempat penampungan ASI yang terletak di bawah kalang payudara.
-Setelah bayi mulai menghisap payudara tak perlu dipegang atau disangga.

f.Melepas isapan bayi
Setelah menyusui pada satu payudara sampai kosong, sebaiknya diganti dengan payudara yang satunya. Cara melepas isapan bayi:
-Jari kelingking ibu dimasukkan ke mulut bayi melalui sudut mulut atau dagu bayi ditekan ke bawah.

g.Menyendawakan bayi
Tujuan menyendawakan bayi adalah mengeluarkan udara dari lambung supaya bayi tidak muntah setelah menyusu. Cara menyendawakan bayi adalah:
-Bayi digendong tegak dengan bersandar pada bahu ibu kemudian punggungnya ditepuk perlahan-lahan
-Bayi tidur tengkurap dipangkuan ibu kemudian punggungnya ditepuk perlahan-lahan.

    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-3059418715217074981?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/3059418715217074981/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/01/tehnik-tehnik-menyusui.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/3059418715217074981'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/3059418715217074981'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/01/tehnik-tehnik-menyusui.html' title='Tehnik - Tehnik Menyusui'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-1641300745390531863</id><published>2009-01-29T06:31:00.000-08:00</published><updated>2009-02-05T08:59:02.545-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HEALTH'/><title type='text'>Manfaat ASI</title><content type='html'>Manfaat ASI
Manfaat ASI sangat besar dalam upaya meningkatkan kualitas hidup anak, karena dengan menyusui tidak hanya memberi keuntungan pada bayi saja, tetapi juga bagi ibu dan keluarga, bahkan bagi negara
&lt;span class="fullpost"&gt;

Keuntungan menyusui bagi bayi

a.Ditinjau dari Aspek Gizi
Kandungan gizi lengkap dan sesuai dengan kebutuhan bayi untuk tumbuh kembang yang optimal.
Mudah dicerna dan diserap, karena perbandingan whey protein /casein adalah 80/20, sedangkan susu sapi 40/60. Disamping itu ASI mengandung lipase yang memecah trigliserida menjadi asam lemak dan gliserol. Laktosa dalam ASI mudah terurai menjadi glukosa dan galaktosa, dan enzim laktase sudah ada sejak bayi lahir.

b.Ditinjau dari Aspek Imonologi
Mengandung Zat kekebalan antara lain:
Imunitas selular yaitu lekosit sekitar 4000/ml ASI yang terutama terdiri dari Makrofag
Imunitas humoral, misalnya sIgA- ensim pada Asi yang mempunyai efek antibakteri misalnya lisozim, katalase dan peroksidase.
Laktoferin
Faktor bifidus
Antibodi lainnya: Interferon, faktor antistafilokokus, antibodi HSV, B12 binding protein, dan komplemen C3 dan C4.
Tidak menyebabkan alergi

c.Ditinjau dari Aspek Psikologis
Mendekatkan hubungan ibu dan bayi
Menimbulkan perasaan aman bagi bayi, yang penting untuk mengembangkan dasar kepercayaan dengan mulai mempercayai orang lain/ibu dan akhirnya mempunyai kepercayaan pada diri sendiri.

d.Manfaat lainnya bagi Bayi
•Mengurangi insidens karies dentis
•Mengurangi maloklusi rahang
•Asi mengandung sekitar 13 macam hormon antara lain ACTH, TRH, TSH, EGF, Prolaktin, Kortikosteroit, Prostaglandin, dll.

Keuntungan Menyusui bagi Ibu

a.Aspek kesehatan ibu
Mengurangi perdarahan post- partum
Mempercepat involusi uterus
Mengurangi insidens karsinoma payudara

b.Aspek psikologis
Mendekatkan hubungan ibu dan anak
Memberikan perasaan diperlukan

c.Aspek keluarga berencana
Menunda kembalinya kesuburan, sehingga dapat menjarangkan kehamilan. Perlu diketahui bahwa frekuensi menyusui yang sering baru mempunyai efek keluarga berencana.

Keuntungan Menyusui bagi Keluarga
•Hemat karena tidak perlu menyediakan dana untuk membeli susu formula
•Bayi jarang sakit, bisa menghemat biaya pengobatan
•Mendekatkan hubungan bayi dengan keluarga.

Keuntungan bagi Bangsa dan Negara
a.Dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian anak. Karena nilai gizi yang optimal dan adanya faktor protektif pada ASI, maka anak jarang sakit dan kematian anak yang minum ASI lebih rendah
b.Mengurangi subsidi rumah sakit untuk perawatan ibu dan anak. Rumah sakit tidak perlu membeli susu formula, botol dot, bahan bakar untuk mensterilkan botol, dll. Disamping itu dengan rawat gabung akan menurunkan insiden infeksi nusokomial, sehingga selain perawatan ibu dan anak lebih pendek, juga menghemat pembelian antibiotika, cairan infus, dll
c.Mengurangi subsidi biaya perawatan anak sakit. Telah terbukti bahwa bayi yang minum susu botol lebih sering sakit diare, penyakit infeksi saluran pernafasan dan malnutrisi dari pada yang minum ASI.
d.Mengurangi devisa negara untuk membeli susu formula. 
e.Meningkatkan kualitas generasi penerus, karena anak yang mendapatkan ASI tumbuh kembang secara optimal, dengan demikian kualitas generasi penerus terjamin.
Jadi betapa besarnya andil menyusui dalam hidup ini, sehingga sangat disayangkan kalau sampai ada ibu yang tidak mau menyusui bayinya sendiri. Sikap dan perilaku yang salah seperti ini harus kita luruskan, agar tercipta anak-anak yang sehat jasmani, mental, maupun sosial

    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-1641300745390531863?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/1641300745390531863/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/01/manfaat-asi-manfaat-asi-sangat-besar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/1641300745390531863'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/1641300745390531863'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/01/manfaat-asi-manfaat-asi-sangat-besar.html' title='Manfaat ASI'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-3200023148144591232</id><published>2009-01-28T10:28:00.000-08:00</published><updated>2009-02-05T08:59:02.545-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HEALTH'/><title type='text'>Gagal Ginjal Kronis</title><content type='html'>Gagal ginjal kronis merupakan kegagalan fungsi ginjal (unit nefron) yang berlangsung pelahan-lahan karena penyebab berlangsung lama dan menetap yang mengakibatkan penumpukan sisa metabolit (toksik uremik) sehingga ginjal tidak dapat memenuhi kebutuhan biasa lagi dan menimbulkan gejala sakit. 
Adapun yang menjadi penyebab gagal ginjal kronik antara lain infeksi, penyakit peradangan, penyakit vaskuler hipersensitif, gangguan jaringan penyambung, gangguan kongenital dan heriditer, gangguan metabolisme, nefropatik toksik dan neoropati obstruksi. Gagal ginjal kronik terjadi setelah sejumlah keadaan yang menghancurkan masa nefron ginjal. 
Keadaan ini mencakup penyakit parenkim ginjal difus bilateral, juga lesi   obstruksi pada traktus urinarius. Mula-mula terjadi beberapa serangan penyakit ginjal terutama menyerang glumerulus (glumerulonefritis), yang menyerang tubulus ginjal (pyelonefritis atau penyakit polikistik) dan yang mengganggu &lt;span class="fullpost"&gt;

Prognosa gagal ginjal kronis
Pada penyakit gagal ginjal dini (mikroalbuminuria) sudah mempunyai prognostik morbiditas dan mortalitas kardiovaskuler. Dengan memberatnya kelainan ginjal, disertai dengan penurunan fungsi ginjal, prognosis terbukti semakin buruk, menuju gagal ginjal yang memerlukan dialisis, komplikasi organ target yang mengurangi kualitas hidup dan meningkatkan angka kematian.

Penatalaksanaan gagal ginjal kronis
Pada tahapan gagal ginjal kronik gangguannya tergantung dari kerusakannya, antara lain dengan memperhatikan faal ginjal yang masih tersisa. Bila faal ginjal yang masih tersisa sudah sangat sedikit, usaha- usaha pengobatan   biasa yang berupa diet, pembatasan minum, dan obat-obatan tidak berhasil maka akan memerlukan terapi khusus yaitu hemodialisis   (Sidabutar, 1993). 
Dialisis adalah difusi partikel larut dari satu kompartemen cairan ke kompartemen lain melewati membran semipermiabel. Pada hemodialisis, darah merupakan salah satu kompartemen dan dialisat adalah bagian yang lain. Membran semi permiabel adalah lembar tipis, berpori-pori terbuat dari selulosa atau bahan sintetik. Ukuran pori-pori membran memungkinkan difusi zat dengan berat molekul rendah seperti urea, kreatinin, dan asam urat berdifusi. Molekul air juga sangat kecil dan bergerak bebes melalui membran, tetapi kebanyakan protein plasma, bakteri dan sel-sel darah terlalu besar untuk melewati pori-pori membran. Perbedaan konsentrasi zat pada dua kompartemen disebut gradien konsentrasi. 
Darah yang mengandung produk sisa seperti urea dan kreatinin, mengalir kedalam kompartemen dialiser atau ginjal buatan, tempat akan bertemu dengan dialisat, yang tidak mengandung urea atau kreatinin. Ditetapkan gradien maksimum sehingga zat ini mengalir dari darah ke dialisat. Aliran berulang darah melalui pada rentang kecepatan 200-400 ml/menit lebih dari 2 - 4 jam mengurangi kadar produk sisa ini menjadi keadaan yang lebih normal (Hudak &amp; Gallo, 1996). 
Sistim dari hemodialisa akan membuang produk metabolisme protein seperti urea, kreatinin dan asam urat, membuang kelebihan air dengan mempengaruhi tekanan banding antar darah dan bagian cairan, biasanya terdiri atas tekanan positif dalam arus darah dan tekanan negatif (penghisap) dalam kompartemen dialisat (proses ultra filtrasi), mempertahankan atau mengembalikan sistim bufer tubuh dan mempertahankan atau mengembalikan kadar elektrolit tubuh.
   
Hal-hal  yang mempengaruhi pada klien gagal ginjal kronis antara lain :
1.Umur
Usia adalah umur individu yang dihitung mulai saat dilahirkan sampai saat ulang tahun (Elisabet, 1995). Semakin meningkat umur seseorang, tingkat kematangan dan kekuatan seeorang akan lebih matang dalam berfikir dan bekerja. Dari segi kepercayaan masyarakat seseorang yang lebih dewasa akan lebih dipercaya dari orang yang belum cukup tinggi kedewasaannya. Hal ini sebagai akibat dari pengalaman dan kematangan jiwanya. Semakin tua umur seseorang akan terjadi proses penurunan kemampuan fungsi organ tubuh (regeneratif) akan mempengaruhi dalam mengambil keputusan terutama dalam menangani penyakit gagal ginjal kronis sehingga klien dihadapkan pada masalah yang sangat komplek, hal ini akan menggangu perilaku klien (Hucklo, 1998). 
2.Pendidikan 
Pendidikan berarti bimbingan yang diberikan oleh seseorang terhadap perkembangan orang lain menuju kearah suatu cita-cita tertentu (Suwarno, 1992). Jadi dapat dikatakan bahwa pendidikan itu menuntun manusia untuk berbuat dan mengisi kehidupannya untuk mencapai keselamatan dan kebahagiaan. Pendidikan diperlukan untuk menambah ilmu yang dimiliki sehingga memudahkan dalam memperoleh informasi misalnya hal-hal yang menunjang kesehatannya. 
Menurut Y.B Mantra yang dikutip oleh Notoatmojo (1985), pendidikan dapat mempengaruhi seseorang termasuk juga perilaku seseorang akan pola hidup terutama dalam memotivasi untuk sikap berperan serta dalam pembangunan kesehatan. Makin tinggi tingkat pendidikan seseorang, makin mudah menerima informasi sehingga makin banyak pula pengetahuan yang dimiliki.Sebaliknya pendidikan yang kurang akan menghambat perkembangan sikap seseorang terhadap nilai-nilai yang baru diperkenalkan (Kuncoroningrat, 1997). 
Faktor pendidikan seseorang sangat berperan dalam menghadapi kecemasan, karena klien mempunyai pengalaman dalam pendidikan akan lebih mampu mengatasi/menyelesaikan masalah dengan menggunakan koping yang efektif dan kontruktif dari pada seseorang dengan pendidikan rendah (Broewer, 1983).
3.Pekerjaan
Pekerjaan adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk menunjang kehidupannya dan kehidupan keluarganya (Thomas, 1996). Pekerjaan yang membutuhkan waktu untuk duduk yang lama dan terus-menerus cenderung akan mempengaruhi organ tubuh seperti sakit pinggang, kejang-kejang dan tidak lancar buang air kecil hal tersebut karena kurang pergerakan sehingga akan mempengaruhi proses homeostasisnya (Erich, 1996)
4.Sosial ekonomi
Sosial ekonomi merupakan pendapatan bruto yang dihasilkan oleh klien untuk memenuhi kebutuhan dasarnya. Pada klien yang menderita penyakit gagal ginjal kronis memerlukan biaya pengobatan dan perawatan serta motivasi yang tinggi untuk kelangsungan hidupnya (Markum, 1991).
5.Pengetahuan
Pengetahuan merupakan hasil dari pendidikan yang diperoleh, dan ini terjadi setelah orang melakukan penginderaan terhadap suatu obyek tertentu. Penginderaan terjadi melalui panca indra klien yang mengalami gagal ginjal kronis.
6.Lamanya sakit
Bagi klien yang menderita penyakit kronis mempunyai perasaan bahwa tidak ada obat yang dapat diperoleh untuk penyembuhan penyakitnya, lamanya sakit merupakan hal yang menggagu klien dalam berperan baik sebagai orang tua yang bertanggung jawab terhadap anak-anaknya maupun sebagai pencari nafkah untuk kelangsungan hidup keluarganya (Eiser, 1990).  

    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-3200023148144591232?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/3200023148144591232/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/01/gagal-ginjal-kronis.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/3200023148144591232'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/3200023148144591232'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/01/gagal-ginjal-kronis.html' title='Gagal Ginjal Kronis'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-5029411875663184803</id><published>2009-01-28T08:47:00.000-08:00</published><updated>2009-01-28T08:50:10.593-08:00</updated><title type='text'>LPJ Hafalkan Panca Prasetya Korpri</title><content type='html'>Bagi semua saja yang akan berangkat LPJ jangan lupa lo...menghafalkan Panca Prasetya Korpri, sebab bagi calon - calon PNS ini mutlak harus hafal. bagi semua saja yang male s buka - buka buku baca di sini aja..
PANCA PRASETYA KORPRI

Kami Anggota Korps Pegawai Republik Indonesia, adalah insan yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Berjanji :

1. Setia dan taat kepada Negara Kesatuan dan Pemerintah Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
2. Menjunjung tinggi kehormatan bangsa dan negara serta memegang teguh rahasia jabatan dan rahasia negara.
3. Mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat di atas kepentingan pribadi dan golongan.
4. Memelihara kesatuan dan persatuan bangsa serta kesetiakawanan Korps Pegawai Republik Indonesia.
5. Menegakkan kejujuran, keadilan dan disiplin serta meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme.&lt;span class="fullpost"&gt;

Makna Panca Prasetya Korpri
Kami anggota Korpri merupakan pernyataan dan janji secara sadar, ikhlas dan penuh tanggung jawab kepada diri sendiri, bagi mereka yang secara sah telah menempuh proses rekruitmen, pendidikan dan pelatihan, pengangkatan serta telah mengucapkan sumpah atau janji dan telah menandatangani ikatan kerja sebagai Pegawai RI. Oleh karena itu, anggota Korpri dapat dipercaya untuk memikul tugas atau jabatan pemerintahan.

Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Anggota Korpri dengan sepenuh jiwa mengakui bahwa Tuhan Yang Maha Esa adalah Sang Maha Pencipta, Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ketakwaan yang diwujudkan ke dalam berbagai bentuk amal dan ibadah merupakan suatu pernyataan terima kasih yang luhur kepada Sang Maha Pencipta.

a. Prasetya Pertama

Setia merupakan sikap batin. Dengan demikian setia dan taat kepada Negara Kesatuan dan Pemerintah Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 merupakan sikap batin anggota Korpri dan kesanggupannya mewujudkan dan mengamalkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. Pada umumnya kesetiaan timbul dari pengetahuan dan pemahaman atas keyakinan yang mendalam terhadap sesuatu.

b. Prasetya Kedua

Setiap anggota Korpri menjunjung tinggi kehormatan bangsa dan negara. Menjunjung tinggi adalah mengangkat dan meletakkan sesuatu di atas kepala dengan tujuan menghormati atau menghargainya, kehormatan, menyangkut martabat, harga diri, nilai-nilai keluhuran seseorang atau sesuatu yang menjadi sumber keberadaannya.
Dengan demikian, pengertian menjunjung tinggi kehormatan bangsa dan negara ialah menjunjung tinggi norma-norma yang hidup pada bangsa dan negara Indonesia.

Memegang teguh rahasia. Rahasia dapat berupa rencana, kegiatan atau tindakan yang akan, sedang atau telah dilaksanakan. Rahasia dapat menimbulkan kerugian atau bahaya apabila diberitakan kepada atau diketahui oleh orang yang tidak berhak. rahasia dapat berupa dokumen tertulis, seperti surat, notulen rapat, peta, dan dapat pula berupa keputusan atau perintah lisan atau rekaman suara dari pejabat yang berwenang. Rahasia ada yang bersifat sangat rahasia, rahasia, atau terbatas, ada yang kerahasiaannya terus menerus, ada rahasia negara dan rahasia jabatan.

Rahasia Negara adalah rahasia yang ruang lingkupnya meliputi seluruh atau sebahagian besar kepentingan negara dan dibuat oleh pimpinan tertinggi negara.

Rahasia Jabatan ialah rahasia mengenai atau yang ada hubungannya dengan instansi tertentu dan dibuat oleh pimpinan instansi yang bersangkutan.
Karena jabatan atau pekerjaannya, pegawai RI yang menduduki jabatan tertentu mengetahui rahasia negara atau rahasia jabatan. Karena setiap kebocoran rahasia selalu menimbulkan kerugian atau bahaya, hendaklah menjadi kewajiban pegawai RI yang bersangkutan untuk memegang teguh rahasia negara atau rahasia jabatan yang diketahuinya atau yang dipercayakan kepadanya. Kewjiban memegang suatu rahasia berlaku terus menerus baik sewaktu masih aktif bekerja maupun sesudah pensiun.
Memegang teguh rahasia, selain merupakan etik, juga merupakan kewajiban hukum yang terdapat di dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

c. Prasetya Ketiga

Kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan bergantung pada kualitas dan ketangguhan pegawai RI. Oleh sebab itu pegawai RI harus melaksanakan kebijaksanaan pemerintah dengan sebaik-baiknya dengan penuh tanggung jawab dan harus memahami kebijaksanaan pemerintah dan menguasai peraturan perundang-undangan menurut bidangnya masing-masing.

Setiap anggota Korpri mempunyai kedudukan dan peranan sebagai Abdi Negara dan Abdi Masyarakat. sebagai Abdi Negara hendaklah bekerja dengan ikhlas dan sungguh-sungguh menurut bidangnya masing-masing dalam rangka mencapai tujuan negara dan harus selalu mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan.

Sebagai Abdi Masyarakat harus selalu memberikan layanan secara profesional yang sebaik-baiknya untuk memenuhi aspirasi dan kepentingan masyarakat menurut bidangnya masing-masing dengan cara mempercepat pemberian layanan yang diperlukan masyarakat dan memberikan penjelasan yang diperlukan masyarakat tanpa pamrih.

d. Prasetya Keempat

Persatuan dan kesatuan bangsa merupakan efek sinergi dari saling ketergantungan antara berbagai unsur di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Dalam rangka memelihara/memperkukuh persatuan dan kesatuan bangsa, setiap anggota Korpri harus berusaha, antara lain :

1) Menghayati dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila di dalam kehidupannya sehari-hari.

2) Meningkatkan kerukunan hidup antar umat beragama dan kerja sama di antara rakyat Indonesia yang memeluk agama yang berbeda-beda dan menganut kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
3) Menghormati adat istiadat dan kebiasaan golongan masyarakat.
4) Meningkatkan kepedulian dan kesetiakawanan sosial, khususnya terhadap lapisan masyarakat yang tertinggal di dalam pembangunan.
Kesetiakawanan Korpri merupakan sikap batin dari mereka yang merasa senasib sepenanggungan di dalam mencapai misi bersama yang diembannya. Setiap anggota Korpri harus memelihara kesetiakawanan Korpri. Setia kawan merupakan sikap positif dari mereka yang mempunyai tujuan yang sama dan mempunyai persamaan cara di dalam mencapai tujuan. Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan kerjas ama personal, fungsional, profesional di antara anggota Korpri.

e. Prasetya Kelima

Berjuang menegakkan/meningkatkan mengandung pengertian kesediaan untuk selalu berbuat sesuatu yang lebih baik secara terus menerus. Kejujuran bagi anggota Korpri ialah ketulusan hati di dalam melaksanakan tugasnya dan tidak menyalah gunakan wewenang yang diberikan kepadanya. setiap anggota Korpri harus bersikap dan bekerja dengan jujur, tertib, cermat, adil dan bersemangat untuk kepentingan negara.

Kesejahteraan merupakan salah satu tujuan nasional negara kita. Oleh karena itu, segenap anggota Korpri harus turut serta aktif dan dinamis di dalam meningkatkan kesejahteraan umum demi tercapainya masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Pembangunan kesejahteraan pegawai RI dilakukan sebagai bagian yang menyeluruh dari pembangunan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Profesionalisme mengandung pengertian kesanggupan seseorang dalam menghayati, menguasai, mengerjakan suatu konsep/gagasan atau tugas yang dihadapi atau ditugaskan kepadanya. Disamping ilmu pengetahuan dan kemampuan, anggota Korpri hendaklah mempunyai kreativitas yang tinggi. Kreativitas mengandung arti kesanggupan atau keahlian seseorang dalam melahirkan berbagai gagasan, ide, konsep yang tepat, tepat guna dan hasil guna untuk keperluan atau penyelesaian sesuatu secara profesional
    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-5029411875663184803?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/5029411875663184803/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/01/lpj-hafalkan-panca-prasetya-korpri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/5029411875663184803'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/5029411875663184803'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/01/lpj-hafalkan-panca-prasetya-korpri.html' title='LPJ Hafalkan Panca Prasetya Korpri'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-5731347905286263320</id><published>2009-01-28T08:43:00.000-08:00</published><updated>2009-02-05T08:59:02.545-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HEALTH'/><title type='text'>Diabetes Mellitus</title><content type='html'>Diabetes Mellitus (DM) adalah gangguan metabolik kronis yang tidak dapat disembuhkan tetapi dapat dikontrol yang dikarakteristikkan dengan hiperglikemia karena defisiensi insulin atau ketidakadekuatan penggunaan insulin. (Barbara Engram, 1998 : 532).
Diabetes Mellitus (DM) adalah keadaan hiperglikemia kronik disertai berbagai kelainan metabolik akibat gangguan hormonal, yang menimbulkan berbagai komplikasi kronik pada mata, ginjal, saraf, dan pembuluh darah, disertai lesi pada membran basalis dalam pemeriksaan dengan mikroskop elektron. (Mansjoer Arif, 1999 : 580).
Diabetes Mellitus (DM) merupakan suatu penyakit kronik yang kompleks yang melibatkan (1) kelainan metabolisme karbohidrat, protein dan lemak dan (2) berkembangnya komplikasi makrovaskuler, mikrovaskuler dan neurologis.
&lt;span class="fullpost"&gt;

Etiologi
Insulin Dependent Diabetes Mellitus (IDDM) atau Diabetes Mellitus tergantung Insulin (DMTI) disebabkan oleh destruksi sel  pulau langerhans akibat proses auto imun. Sedangkan Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus (NIDDM) atau Diabetes Mellitus tidak tergantung insulin (DMTII) disebabkan kegagalan relatif sel  dan resistensi insulin. Resistensi insulin adalah turunnya kemampuan insulin untuk merangsang pengambilan glukosa oleh jaringan perifer dan untuk menghambat produksi glukosa oleh hati.

Patofisiologi
Diabetes Mellitus I (IDDM) dapat memperlihatkan rentang gejala dari ringan, gejala tidak spesifik sampai koma yang jelas. Umumnya akan menyerang pada individu yang berusia di bawah 30 tahun, yang sering memperlihatkan tanda-tanda klasik diabetes : poliuria, polidepsia dan polifagia. Individu dengan diabetes tipe I adalah insulin openik (memiliki defisiensi absolut insulin sebagai akibat kerusakan sel-sel beta pankreas) ; oleh karenanya pada penderita tersebut memerlukan pemberian insulin eksogen untuk mencegah ketoasidosis dan mempertahankan kehidupan. Dan tipe II, atau NIDDM, dapat ditunjukkan dengan beberapa atau tanpa gejala-gejala klasik DM. DM ini tipikal terjadi pada individu di atas usia 30 tahun yang mengalami kekurangan insulin relatif karena resisten terhadap insulin atau penurunan sensitivitas jaringan/responsivitas terhadap insulin eksogen/endogen.

Manifestasi Klinis
Diagnosis Diabetes Mellitus awalnya dipikirkan dengan adanya gejala khas berupa polifagia, poliuria, polidipsia, lemas, dan berat badan turun. Gejala lain yang mungkin dikeluhkan pasien adalah kesemutan, gatal, mata kabur, dan impotensi pada pria, serta pruritus vulva pada wanita.

Pemeriksaan Penunjang
Pemeriksaan penyaring dapat dilakukan dengan pemeriksaan glukosa darah sewaktu, dapat diikuti dengan tes toleransi glukosa oral (TTGO) standart. Untuk kelompok resiko tinggi yang hasil pemeriksaan penyaring negatif, perlu pemeriksaan penyaring ulangan tiap tahun. Bagi pasien berusia &gt; 45 tahun tanpa faktor resiko, pemeriksaan penyaring dapat dilakukan setiap 3 tahun.

Komplikasi
Akut : Koma Hipoglikemia, Ketoasidosis, Koma Hiperosmolar non ketotik
Kronik : Makroangiopati, mengenai pembuluh darah besar, pembuluh darah jantung, pembuluh darah tepi, pembuluh darah otak, Mikroangiopati, mengenai pembuluh darah kecil, retinopati diabetik, nefropati diabetik, Neuropati diabetik, Rentan infeksi, seperti TB paru, gingivitis, infeksi saluran kemih, Kaki diabetik.

Penatalaksanaan
Dalam jangka pendek penatalaksanaan Diabetes Mellitus bertujuan untuk menghilangkan keluhan/gejala Diabetes Mellitus, sedangkan tujuan jangka panjang adalah untuk mencegah komplikasi. Tujuan tersebut dilaksanakan dengan cara menormalkan kadar glukosa, lipid dan insulin. Kerangka utama penatalaksanaan Diabetes Mellitus yaitu perencanaan makan, latihan jasmani, obat hipoglikemik dan penyuluhan. 
    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-5731347905286263320?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/5731347905286263320/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/01/diabetes-mellitus-diabetes-mellitus-dm_28.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/5731347905286263320'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/5731347905286263320'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/01/diabetes-mellitus-diabetes-mellitus-dm_28.html' title='Diabetes Mellitus'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-8152487627167515577</id><published>2009-01-23T14:07:00.000-08:00</published><updated>2009-02-05T09:01:11.579-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TUTORIAL BLOG'/><title type='text'>CARA MEBUAT BLOG</title><content type='html'>Seperti halnya email, buat account dulu di free blog provider (pemberi hosting/domain blog gratis). Yg paling populer adalah http://www.blogger.com. Bagi Anda yg sudah agak kenal teknologi bisa juga buat account di http://www.wordpress.com dan http://blogsome.com. Selain yg dua ini masih banyak penyedia blog gratis yg bisa Anda ketahui kemudian. Ikuti pentunjuk step-by-step ketika mendaftar.
setelah proses registrasi selasai kemudian sign-in di http://blogger.com, anda dapat mulai memposting/mempublish apapun yg Anda inginkan di blog: mulai dari curhat, cerpen, puisi, tulisan serius sampai yg canda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-8152487627167515577?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/8152487627167515577/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/01/cara-mebuat-blog.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/8152487627167515577'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/8152487627167515577'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/01/cara-mebuat-blog.html' title='CARA MEBUAT BLOG'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-5110323506229818174</id><published>2009-01-23T11:06:00.000-08:00</published><updated>2009-01-23T11:07:00.775-08:00</updated><title type='text'>MARS KORPRI</title><content type='html'>Mars Korpri

Satukan irama langkahmu
Bersatu tekad menuju kedepan
Berjuang bahu membahu
Memberikan tenaga tak segan

Membangun negara yang jaya
Membina bangsa besar sejahtera
Memakai akal dan daya
Membimbing membangun mengemban

Berdasar Pancasila
Dan Undang - Undang Dasar Empat Lima
Serta dipandukan oleh haluan negara
Kita maju terus

Dibawah panji Korpri
Kita mengabdi tanpa pamrih
Didalam naungan Tuhan Yang Maha Kuasa
Korpri maju terus&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-5110323506229818174?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/5110323506229818174/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/01/mars-korpri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/5110323506229818174'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/5110323506229818174'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2009/01/mars-korpri.html' title='MARS KORPRI'/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4700424898958947291.post-9187738071597298910</id><published>2005-02-03T18:04:00.000-08:00</published><updated>2009-02-03T18:07:01.214-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;


    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4700424898958947291-9187738071597298910?l=jhonkarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jhonkarto.blogspot.com/feeds/9187738071597298910/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2005/02/blog-post.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/9187738071597298910'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4700424898958947291/posts/default/9187738071597298910'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jhonkarto.blogspot.com/2005/02/blog-post.html' title=''/><author><name>Jhonkarto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vnR_vGzX7Hw/TAtdC9thUpI/AAAAAAAAAJk/WkvveygApIk/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
